3 WNI Terjebak di 'Pulau Dajjal' Socotra saat Saudi Serang Yaman

Tiga WNI Terjebak di 'Pulau Dajjal' yang Puluhan Hari Telah Tertahan!

Kemlu RI mengungkapkan, ada tiga orang warga negara Indonesia (WNI) yang terdampar di Pulau Socotra, Yaman, karena wilayah udara Yaman ditutup pada saat serangan militer Arab Saudi ke Pelabuhan Mukalla, Yaman. Ternyata, ketiga orang WNI ini mengalami kondisi "stranded" (tertanduk) akibat pemberontakan di Yaman.

Menurut Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, ketiga orang WNI ini masuk ke Socotra melalui jasa operator wisata Tour Socotra yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). "Mereka terjebak di Pulau Socotra karena wilayah udara Yaman ditutup," ujar Heni.

Dalam kondisi tertahan ini, ketiga orang WNI itu tidak dapat berpindah tempat dari Socotra. Kemlu RI mengkoordinasikan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Muscat, Riyadh, hingga Abu Dhabi untuk menangani tiga WNI yang terjebak. "Semua perwakilan sudah berkomunikasi dengan ketiga WNI tersebut dan memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan mereka," kata Heni.

Heni juga menyebutkan bahwa penerbangan dari maskapai Yemenia Airways sudah tersedia untuk menanggapi situasi tiga orang WNI yang tertahan. Namun, ketiga WNI ini belum ikut ke dalam penerbangan tersebut. Menurutnya, perwakilan KBRI akan terus mendorong agar ketiga WNI tersebut bisa ikut dalam penerbangan tersebut dan akan mengawal kasus ini.

Saat ini, tiga orang WNI yang tertahan di Pulau Socotra masih dalam keadaan baik dan sehat.
 
Kurangnya informasi deh banget sih... Mereka terjebak di Socotra selama puluhan hari, tapi gini aja kabar dari Kemlu RI. Tidak ada foto atau video yang bisa kita lihat, apa lagi kabar tentang kondisi mereka sekarang? Saya rasa ini harus ada update lebih serius dari pihak Kemlu RI atau KBRI.
 
Oooh, kan kabar tentang 3 WNI yang jebak di Pulau Socotra itu ngerasa sangat menyerukan 🤯! Udah puluhan hari mereka kira-kira bertahan gue jangan tahu siapa yang terburu-buru nginformasikan kabar ini. Nanti harus tanya kenapa kabar ini tidak secepatnya 😒, kan ada pasal tentang keterbukaan informasi di Indonesia ya? 🤔 Kemudian, apa rencana aja nih untuk menolong 3 WNI itu? Udah ada penerbangan yang tersedia tapi mereka belum ikut ke dalamnya... apa lagi? Gue harap bisa mendengar kabar baik-baik dari KBRI dan Kemlu RI 😅.
 
Gue yakin itu pulau socotra yang membuat kereta api jatuh dari luar ruangan ya 🚂😂 tapi gak bisa salah kalau pemerintah memang harus berkomunikasi dengan kedutaan besar untuk bantu 3 wni ini ya 🤝🌎. Gue pikir penerbangan itu yang akan bawa kembali 3 orang wni ini nanti, tapi gue harap segera aja ya 💨🕰️. Pulau socotra itu gak kecil banget, harus berkomunikasi dengan operator wisata juga ya 🤝🌴. Gue yakin pemerintah akan bantu 3 wni ini nanti, tapi harap cepat aja ya ⏱️😬
 
Makasih diberitahu kabar tentang ketiga warga negara kita yang terjebak di Pulau Socotra 🤕. Saya rasanya sangat khawatir, tapi juga berharap kabarnya baik. Kenapa pulau itu bisa ditutup? Ternyata ada pemberontakan? Saya ingat aja ketika saya masih kecil, mba dan ayah selalu bercanda tentang "Pulau Dajjal" yang kayaknya tidak ada di dunia nyata 😂. Bayangkan jika ternyata benar-benar ada! Tapi sepertinya ini bukan hal yang lucu, tapi serius banget.

Saya harap perwakilan KBRI bisa membantu mensejahterakan ketiga warga negara kita itu dan mereka bisa kembali ke Indonesia dengan aman 🙏. Mau ngerasa sedih atau apa? Tapi kayaknya kita harus berharap baik-baik saja, ya!
 
Pulau dajjal itu kan malah nyaman banget! 🤣 Saya rasa walaupun terjebak, ketiga orang WNI ini pasti bisa lebih santai di sana karena tidak ada biaya hidup yang tinggi sama sekali. Kalau mau ikut penerbangan, pasti mereka akan kehilangan resepi makanan favorit mereka atau harus mengurangi belanjaannya. Saya rasa Kemlu RI harus lebih fokus memastikan kesehatan dan keselamatan ketimbang biaya wisata yang dihabiskan. Yang penting ya, ketiga orang WNI ini masih dalam keadaan baik... tapi saya rasa itu sudah cukup juga. 🙄
 
Ini cerita yang sedikit mengejutkan banget! Saya pikir 3 orang WNI itu sudah bisa kembali ke Indonesia, tapi ternyata masih ada masalah. Menurut saya, ini karena sistem koordinasi antara Kemlu RI dan KBRI di Yaman belum sempurna. Kalau tidak ada kesalahan komunikasi, pasti 3 orang WNI ini sudah bisa ikut penerbangan yang tersedia. Saya harap pemerintah bisa memperbaiki hal ini agar tidak terulang lagi. 😊
 
kembali
Top