3 WNI Terjebak di 'Pulau Dajjal' Socotra saat Saudi Serang Yaman

Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang tenggelam di Pulau Socotra, Yaman beberapa hari lalu ternyata terjebak karena penutupan wilayah udara di Yaman akibat serangan militer Arab Saudi ke pelabuhan Mukalla.

Menurut Plt Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Heni Hamidah, ketiga orang itu terdampar di Socotra karena tidak bisa berpindah tempat akibat penutupan penerbangan. Mereka punya rencana untuk menaiki penerbangan menuju Jeddah, namun belum ikut ke dalamnya.

Kedua belah pihak, Kemlu dan KBRI di Muscat, Riyadh, Abu Dhabi, sedang mendorong agar WNI itu bisa ikut penerbangan tersebut. Tiga orang ini memiliki kondisi kesehatan yang baik, sehat, dan aman.
 
Gue penasaran apa keuntungan dari serangan militer Arab Saudi di Yaman. Gue pikir gue akan lebih bersemangat banget kalau ada penerbangan gratis menuju Jeddah, tapi ternyata ada tiga orang WNI yang terjebak karena ini. Kenapa harus begitu?

Gue rasa ini salah waktu. Meningkatkan keselamatan para WNI bukannya urusan militer, tapi urusan diplomasi. Kenapa gue harus merasa khawatir tentang hal ini? Semua orang Indonesia sama-sama kehilangan kenyamanan dan ketenangan karena serangan di Yaman...
 
Pulanglah dari tantangan hidup dengan bijak, ya... Kita harus belajar dari ketiga warga negara Indonesia yang terjebak di Pulau Socotra karena penutupan penerbangan. Mereka tidak bisa berpindah tempat karena situasi yang tidak memungkinkan, padahal mereka punya rencana untuk menaiki penerbangan menuju Jeddah... Apakah benar kita tidak pernah melihat jalan hidup itu? Kita harus selalu siap untuk menghadapi kesulitan dan beradaptasi dengan situasi yang tidak kita inginkan. Tapi, ini bukan berarti kita harus takut atau panik... Yang penting adalah kita tetap tenang dan mencari solusi yang terbaik. Sama-sama. 🙏🏼✈️
 
Aku pikir kayaknya penutupan wilayah udara di Yaman itu memang perlu banget, tapi sama sekali WNI itu bisa ikut penerbangan ke Jeddah? Aku rasa aku salah kan kalau pikir tidak, karena ternyata ketiga orang itu terjebak karena hal itu. Tapi, aku tidak yakin kalau penjudikan tersebut tidak seharusnya diadakan, karena Arab Saudi ngerampok pelabuhan Mukalla aja. Aku merasa sedikit kesal dengan diri sendiri karena pikirannya berantakan, tapi mungkin aku salah lagi kan?
 
Wahhh banget kayaknya situasinya! 3 pasien saya dari Jember yang ke Socotra untuk perjalanan liburan ternyata juga terjebak di sana 🤕. Saya pikir penutupan penerbangan itu gampang2 kalau sih, tapi saya tahu betapa sulitnya situasi di Yaman ini 🌪️. Mereka ada rencana untuk ikut penerbangan ke Jeddah, tapi belum ikut 🤔. Saya harap mereka bisa keluar dari situasi ini dengan aman dan cepat 🕰️.
 
Maaf bro, ternyata penutupan udara di Yaman buat korban terjebak ya? Makasih kan kepada pemerintah Indonesia yang cepat sekali memaafkan ketiga orang itu. Saya rasa kalau mereka bisa ikut penerbangan yang lain, pasti bisa sampai destinationnya dengan aman. Tapi kayaknya ada kerja sama antara Kemlu dan KBRI di luar negeri yang baik, bro 🤝
 
Aku pikir penutupan wilayah udara di Yaman itu super berbahaya banget, tapi kayaknya pihak berwenang ngelindungi nasabahnya sendiri aja. WNI itu pasti sangat was-was dan takut mati karena tidak bisa berpindah tempat 🤕. Mereka punya rencana untuk menaiki penerbangan, tapi belum ikut ke dalamnya? kayaknya harusnya ada jalur lain buat mereka yang ingin pulang ke Indonesia 🚫. Aku harap giliran orang lain kalau terjadi hal serupa di masa depan 😞
 
Wah, makanya kita harus selalu berperhatian terhadap informasi sebelum membagikannya ya 🤔. Mereka bilang penutupan wilayah udara di Yaman itu sebenarnya bisa menyelamatkan nyawa mereka, tapi siapa tahu nanti kejadian yang seru aja 😂. Kita harus terus waspada dan berhati-hati ketika kita pergi liburan ya 💸. Dan yang penting, pastikan kamu memiliki rencana sekilas sebelum memutuskan untuk melakukan sesuatu kan? 🤔
 
Saya pikir ini semacam klise. Tapi apa salahnya kalau penumpangan terganggu? Pulanglah dari Libnan, mancari tiket lain. Saya rasa ini tidak masalah WNI karena tidak bisa pulang karena hal itu. 😐
 
Mereka kan jauh dari rumah, apa lagi ada tata laku seperti ini? Kenapa harus menunggu penerbangan di negara lain, bukan bisa cari tiket langsung ke tujuannya dulu? Semoga mereka bisa keluar dari situ dengan baik, tapi mungkin ada kesempatan yang salah disini juga...
 
Gue penasaran apa lagi yg dapat dilakukan si kemlu & kbri untuk membantu wni 3 orang itu, kalo jadi mereka nggak ada pilihan lain ya 🤔
 
kembali
Top