Tiga warga negara Indonesia terjebak di Pulau Socotra, Yaman, saat Saudi Serang Yaman. Mereka terjebak akibat wilayah udara di Yaman ditutup saat serangan militer ke pelabuhan Mukalla yang berlangsung pada tanggal 30 Desember lalu.
Menurut Plt Direktur Pelindungan WNI, Heni Hamidah, ketiga orang tersebut terdampar di Socotra dan tidak dapat berpindah tempat karena wilayah udara Yaman ditutup. Mereka memasuki pulau melalui jasa operator wisata Tour Socotra yang berbasis di Uni Emirat Arab.
Kemlu RI lantas berkoordinasi dengan KBRI di Muscat, Riyadh, hingga Abu Dhabi untuk menangani tiga WNI tersebut. Perwakilan Kemlu telah berkomunikasi dengan ketiga WNI dan memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan mereka. Pada Rabu kemarin, Heni menyebutkan bahwa penerbangan dari maskapai Yemenia Airways sudah tersedia, namun ketiga WNI tersebut belum ikut ke dalam penerbangan.
Saat ini, Ketiga WNI terjebak di Pulau Socotra diprediksi akan menaiki penerbangan menuju Jeddah pada Kamis siang waktu setempat. Perwakilan Kemlu akan terus mengawal kasus tersebut dan berharap ketiga WNI dapat aman dan sehat setelah diliberasi.
Menurut Plt Direktur Pelindungan WNI, Heni Hamidah, ketiga orang tersebut terdampar di Socotra dan tidak dapat berpindah tempat karena wilayah udara Yaman ditutup. Mereka memasuki pulau melalui jasa operator wisata Tour Socotra yang berbasis di Uni Emirat Arab.
Kemlu RI lantas berkoordinasi dengan KBRI di Muscat, Riyadh, hingga Abu Dhabi untuk menangani tiga WNI tersebut. Perwakilan Kemlu telah berkomunikasi dengan ketiga WNI dan memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan mereka. Pada Rabu kemarin, Heni menyebutkan bahwa penerbangan dari maskapai Yemenia Airways sudah tersedia, namun ketiga WNI tersebut belum ikut ke dalam penerbangan.
Saat ini, Ketiga WNI terjebak di Pulau Socotra diprediksi akan menaiki penerbangan menuju Jeddah pada Kamis siang waktu setempat. Perwakilan Kemlu akan terus mengawal kasus tersebut dan berharap ketiga WNI dapat aman dan sehat setelah diliberasi.