Kasus penganiayaan terhadap seorang Banser di Tangerang diperkuat, siapa itu Bahar bin Smith?
Polisi menemukan bukti baru yang menunjukkan peran Habib Bahar Bin Smith dalam kasus tersebut. Sebelumnya, dua orang tersangka lainnya telah memberikan keterangan yang mendukung peran Bahar bin Smith dalam pemukulan korban Banser.
"Ketiga tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya memberikan keterangan bahwa Bahar bin Smith juga ikut melakukan pemukulan," kata Kombes Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya. Ia menjelaskan bahwa tiga orang tersebut adalah orang-orang dekat dengan Bahar bin Smith.
Menurutnya, mereka yang berada di sekitar Ustaz Bahar Smith juga memberikan keterangan yang sama. Kombes Budi Hermanto mengatakan bahwa peran Bahar bin Smith akan diperjelajahi lagi selama pemeriksaan yang dijadwalkan besoknya.
Pemukulan korban Banser tersebut terjadi pada 21 September 2025, saat pelaksanaan tabligh akbar. Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, mengatakan bahwa Sahabat Rida memang sering hadir pada acara-acara tersebut dan tidak melihat penceramahnya itu Bahar bin Smith.
Namun, ketika Rida berdesak-desakan di dekat panggung, dia mendapatkan pemukulan dari pengawal Bahar. Ia kemudian dibawa ke rumah orang yang juga ditetapkan sebagai tersangka dan mendapat kekerasan kembali dari Bahar bin Smith.
Kombes Budi Hermanto menjanjikan bahwa peran Bahar bin Smith akan diperjelajahi lebih lanjut.
Polisi menemukan bukti baru yang menunjukkan peran Habib Bahar Bin Smith dalam kasus tersebut. Sebelumnya, dua orang tersangka lainnya telah memberikan keterangan yang mendukung peran Bahar bin Smith dalam pemukulan korban Banser.
"Ketiga tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya memberikan keterangan bahwa Bahar bin Smith juga ikut melakukan pemukulan," kata Kombes Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya. Ia menjelaskan bahwa tiga orang tersebut adalah orang-orang dekat dengan Bahar bin Smith.
Menurutnya, mereka yang berada di sekitar Ustaz Bahar Smith juga memberikan keterangan yang sama. Kombes Budi Hermanto mengatakan bahwa peran Bahar bin Smith akan diperjelajahi lagi selama pemeriksaan yang dijadwalkan besoknya.
Pemukulan korban Banser tersebut terjadi pada 21 September 2025, saat pelaksanaan tabligh akbar. Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, mengatakan bahwa Sahabat Rida memang sering hadir pada acara-acara tersebut dan tidak melihat penceramahnya itu Bahar bin Smith.
Namun, ketika Rida berdesak-desakan di dekat panggung, dia mendapatkan pemukulan dari pengawal Bahar. Ia kemudian dibawa ke rumah orang yang juga ditetapkan sebagai tersangka dan mendapat kekerasan kembali dari Bahar bin Smith.
Kombes Budi Hermanto menjanjikan bahwa peran Bahar bin Smith akan diperjelajahi lebih lanjut.