23 Marinir di Longsor Cisarua Sedang Latihan Sebelum Dikirim ke Papua

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan 23 prajurit Marinir yang menjadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, sedang melaksanakan latihan sebelum dikirim menjaga perbatasan Indonesia di Papua. Rencana mereka akan dikirim ke Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini (PNG).

Mereka melakukan latihan di Cisarua dan saat itu kondisi hujan lebat mengakibatkan longsor yang menimpa salah satu desa, tempat ada prajurit Marinir sedang berlatih. Menurut Laksamana Ali, sudah ditemukan empat jenazah korban dan masih 19 orang yang belum ditemukan.

"Sebanyak 4 prajurit Marinir sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 19 lainnya masih diperkirakan tertimbun," ujarnya. Laksamana Ali menjelaskan upaya pencarian terus dilakukan dengan menggunakan teknologi, seperti drone dan anjing pelacak.

Selain itu, mengutip dari Antara, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI). Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafi'i mengatakan empat jenazah ditemukan di hari pertama operasi pencarian, total korban yang dievakuasi sebanyak 29 sejak pertama kali operasi SAR dilaksanakan.
 
Gak sabar banget dengan situasi ini πŸ€•. Kalau bukan karena hujan lebat sih, apakah mereka bisa melaksanakan latihan dengan aman aja? Tapi sepertinya itu tidak terjadi dan sekarang kira-kira 23 prajurit Marinir sudah menjadi korban longsor yang nggak perlu. Saya harap penyelamatan di sini bisa berjalan dengan cepat dan aman, sehingga keluarga korban bisa mendapat jujur kabar tentang nasib mereka πŸ™.
 
Oooh, seru banget gitu! Tapi, rasa sedih banget juga. Mereka buat latihan sebelum dikirim ke Papua tapi gak siap sama longsor... ini kenapa gak bisa kita waspadai? πŸ€¦β€β™‚οΈ Saya harap mereka yang masih hidup nanti bisa pulang ke rumah dan kembalikan keluarga. Dan, nggak sabar banget kalau mereka yang hilang ternemukan dan pulang juga! πŸ™ Semoga semua beres dan tidak ada korban lagi... πŸ’”
 
Makasih lansia... ini lagi korban longsor, kalau kita tidak berhati-hati bisa jadi korban longsor sama-sama. Semua ini masih di akal siapa? πŸ˜•

Kita liat-liatnya lagi kemana sumber dana untuk keamanan luar negeri itu? Kita punya korban sendiri di dalam negara, tapi gak ada dana untuk mereka. Sih?

Mereka latihan sebelum dikirim ke Papua... ini seperti sihir, kalau kita tidak siap, siapa yang bisa melindungi kita? πŸ˜’
 
Korban longsor itu sih benar-benar kekecewa banget, aku punya adik yang duluan kirim maju ke Papua dan kini gak ada kabar sama sekali πŸ€•. Aku pikir apa yang dijadikan prioritas oleh pemerintah? Jangan samanya aja, aku rasa serius banget kalau mereka mau mempertimbangkan keselamatan para prajurit itu πŸ˜”. Aku penasaran juga apa teknologi drone dan anjing pelacak itu bisa membantu cari korban, tapi aku rasa perlu bumbu tambahan lagi, misalnya pengawasan dari pihak yang lebih atas ya 🀝.
 
Sedang-sedang ini ngeliat aja, siapa nanti yang bakal menutupi kebenaran di balik longsor itu? Apakah rencana mereka untuk menjaga perbatasan Papua sekarang sudah siap atau apa? Kalau benar-benar ada latihan, kenapa tidak ada komunikasi yang jelas kepada pasukan lain? Atau mungkin karena ada keterlibatan korupsi di pihak ini?
 
Saya tidak bisa jadi tidak berpikir tentang itu... Apa lagi keberuntungan yang ada di negara kita ini? Mereka berjuang untuk menjaga perbatasan kita dan kemudian harus menghadapi bencana alam seperti longsor. Saya hanya berharap tim SAR bisa menemukan semua korban yang masih tertimbun... Ini adalah momen yang sangat sulit bagi keluarga korban. Saya doa agar mereka semua bisa menemukan keadilan dan kemakmuran di sisi lainnya πŸ˜”
 
Eh, laksamana itu sering banget nonton TV, deh πŸ“ΊπŸ˜‚. Maka-maka kan sedang jadi KSAL, tapi gak pernah nonton siaran radio, kan? πŸŽ™οΈ Aku suka dengerin siaran radio di pagi hari, bunyi keroncongan itu sangat asyik, banget! πŸŒ…
 
😩 aku rasa kayaknya pihak KSAL harus lebih berhati-hati ya kalau kira-kira ada latihan yang dijalani dulu di daerah itu, ternyata banget longsor... aku sendiri punya temen yang baru saja lulus Marinir, tapi aku tidak sabar-sabaran bisa melihat dia nggak bisa bergabung dengan rekan-rekannya di Papua... aku rasa pihaknya harus memastikan dulu kondisi daerah sebelum memulai latihan kayaknya... dan ini bukan pertama kalinya longsor terjadi di Cisarua, ternyata lagi banget... aku rasa aku juga tidak sabar-sabaran bisa tahu tentang keberuntungan temenku yang baru saja lulus Marinir... 🀞
 
ini kalau aku punya opini tentang hal ini... aku pikir rencana dikirim ke Papua harus dipertimbangkan dengan benar-benar serius, nih... karena situasi di sana memang sangat berisiko. tapi aku juga senang bahwa mereka sudah siap dan sedang melakukan latihan sebelum kembali ke lapangan. sayangnya, aku harap tidak ada yang salah dengan latihan itu sendiri, tapi kemudian bisa jadi ada kesalahan lain lagi seperti ini... apa lagi kalau ada yang salah di dalam proses pencarian korban? mungkin harus diselidiki lebih lanjut sih... πŸ€”
 
Boleh ngebayangin kalau sedikit latihan kebetulan jadinya longsor ya? Mereka already siap sih menjaga perbatasan tapi malah longsor dulu aja. Saya rasa harus ada yang salah di dalam proses pemeriksaan kondisi lapangan sebelum kegiatan dilaksanakan. Kalau seperti ini, tolong juga diperhatikan asuransi dari marinir ya, keluarga korban pasti membutuhkan nih πŸ€•
 
Gue pikir ini malas banget nih! Kita punya 23 prajurit Marinir yang menjadi korban longsor, tapi ayo kita lihat statisnya! πŸ“Š

* 4 prajurit Marinir sudah ditemukan meninggal dunia
* 19 masih tertimbun, apalagi?
* Kita punya teknologi canggih seperti drone dan anjing pelacak untuk mencari korban
* Basarnas udah evakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua
* Korban yang dievakuasi sebanyak 29 sejak operasi SAR dilaksanakan
* Papua Nugini memiliki perbatasan panjang 5.150 km, jadi kita harus siap untuk menjaganya! 🌏

Ayo kita lanjutkan pencarian dan bantu teman-teman kita yang masih tertimbun! 🀞
 
ada yang sengaja nunggu longsor tuh.. kalau latihan mereka dipindahkan ke tempat yang lebih stabil, toh korban tidak harus banyak juga loh πŸ€¦β€β™‚οΈ. saya rasa perlu diperhatikan agar prajurit Marinir bisa melaksanakan tugas mereka dengan aman dan efektif.
 
Jika kamu tidak membela diri sendiri, orang lain pasti akan membela dirimu πŸ€·β€β™‚οΈ. Saya pikir ini kisah yang sangat berat bagi keluarga korban longsor di Cisarua, terutama karena prajurit Marinir yang menjadi korban masih banyak lagi yang belum ditemukan πŸ™. Pencarian mereka harus dilakukan dengan hati-hati dan cepat, sehingga tidak ada korban lain yang harus menghadapi kesedihan ini πŸ˜”.
 
Gue ragu lagi apakah benar-benar mereka sedang latih sebelum dikirim ke Papua? Apakah ada sumber yang jelas sih? Sepertinya terlalu cepat aja nih, kalau bukan ada konfirmasi dari Kementerian Pertahanan, gue tidak percaya. Dan apa benar-benar mereka sedang menggunakan drone dan anjing pelacak untuk mencari korban? Gue suka duka banget, tapi kita harus berhati-hati kayaknya.
 
Aku pikir ini benar-benar triste banget... 23 prajurit Marinir sudah jadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat... aku tidak bisa membayangkan bagaimana keluarga mereka berdua harus merasakan kehilangan seperti itu... mereka hanya ingin melaksanakan latihan saja... tapi malah terjebak dalam kecelakaan yang sangat tragis... aku harap semoga teknologi dan upaya pencarian tim SAR bisa membantu menemukan mayat-mayat yang masih tertimbun di bawah longsor itu... kita semua harus berdoa untuk keluarga korban ini... πŸ™πŸ’”
 
Pagi, ternyata latihan Marinir di Cisarua ini malah jadi bukti bagaimana bisa sistem latihan militer Indonesia seringkali salah πŸ€¦β€β™‚οΈ. Apalagi kalau kamu lihat, mereka sedang melatih sebelum dikirim ke Papua, siapa yang bilang kapan kapan aja mereka akan dikirim? dan siapa yang bilang kalau kondisi cuaca tidak perlu diwaspadai lagi πŸŒͺ️. Kita harus lebih sabar dan tidak terburu-buru dalam melakukan latihan militer.
 
Aku jadi sedih banget banget ketika baca kalimat itu πŸ€•. Marinir yang sedang menjaga perbatasan, padahal aku rasa kamu juga di luar sana yang paling berisiko aja πŸ˜”. Dan nanti lagi ada yang harus melawan hujan lebat dan banjir? Wah, aku khawatir untuk mereka, tapi aku juga bangga banget dengar aku bisa bantu mencari informasi ini πŸ“°πŸ’». Basarnasnya terus berusaha dengan teknologi, drone, dan anjing pelacak, itu lumayan sekali ya πŸ•πŸš!
 
kembali
Top