Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan 23 prajurit Marinir yang menjadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, sedang melaksanakan latihan sebelum dikirim menjaga perbatasan Indonesia di Papua. Rencana mereka akan dikirim ke Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini (PNG).
Mereka melakukan latihan di Cisarua dan saat itu kondisi hujan lebat mengakibatkan longsor yang menimpa salah satu desa, tempat ada prajurit Marinir sedang berlatih. Menurut Laksamana Ali, sudah ditemukan empat jenazah korban dan masih 19 orang yang belum ditemukan.
"Sebanyak 4 prajurit Marinir sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 19 lainnya masih diperkirakan tertimbun," ujarnya. Laksamana Ali menjelaskan upaya pencarian terus dilakukan dengan menggunakan teknologi, seperti drone dan anjing pelacak.
Selain itu, mengutip dari Antara, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI). Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafi'i mengatakan empat jenazah ditemukan di hari pertama operasi pencarian, total korban yang dievakuasi sebanyak 29 sejak pertama kali operasi SAR dilaksanakan.
Mereka melakukan latihan di Cisarua dan saat itu kondisi hujan lebat mengakibatkan longsor yang menimpa salah satu desa, tempat ada prajurit Marinir sedang berlatih. Menurut Laksamana Ali, sudah ditemukan empat jenazah korban dan masih 19 orang yang belum ditemukan.
"Sebanyak 4 prajurit Marinir sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 19 lainnya masih diperkirakan tertimbun," ujarnya. Laksamana Ali menjelaskan upaya pencarian terus dilakukan dengan menggunakan teknologi, seperti drone dan anjing pelacak.
Selain itu, mengutip dari Antara, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI). Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafi'i mengatakan empat jenazah ditemukan di hari pertama operasi pencarian, total korban yang dievakuasi sebanyak 29 sejak pertama kali operasi SAR dilaksanakan.