Ribuan buruh bakal menggelar deklarasi terkait penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, dan pengesahan Rancangan Undang-Undang RUU Ketenagakerjaan yang baru di Senin (19/1/2026) mendatang. Aksi ini akan berlangsung di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan harapan bisa menarik perhatian pemerintah.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan deklarasi ini rencananya akan diikuti oleh buruh sebanyak 20.000 orang. "Nanti tanggal 19 Januari 2026, hari Senin, kami akan melakukan deklarasi perjuangan Hostum, Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah dan sahkan RUU Ketenagakerjaan di Sport Mall Kelapa Gading Jam 10:00. Akan ada sekitar 15.000-20.000 buruh akan melakukan deklarasi," kata Said Iqbal dalam konferensi persnya.
Buruh juga akan kembali turun ke jalan menggelar aksi demo terkait upah minimum di hari yang sama. Declarasi ini dilakukan untuk menagih janji Presiden Prabowo Subianto di perayaan Hari Buruh tahun lalu, yang akan menghapus outsourcing.
Namun, Presiden Prabowo tidak dapat memenuhi janjinya karena terbentur dengan regulasi yang ada. Oleh karena itu, pihaknya meminta RUU Ketenagakerjaan epat disahkan, agar outsourcing bisa dihapus, karena itu kan janji Presiden Prabowo.
Jika tuntutan mereka masih belum dipenuhi, para buruh akan mengancam menginap di depan Kemnaker sampai tuntutan mereka dipenuhi. Aksi ini akan terus berlanjut sampai Gubernur Jawa Barat dan Gubernur DKI Jakarta mempertimbangkan diskresinya untuk warga Jakarta, serta DPR RI peduli pada Rakyat, terutama pada buruh.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan deklarasi ini rencananya akan diikuti oleh buruh sebanyak 20.000 orang. "Nanti tanggal 19 Januari 2026, hari Senin, kami akan melakukan deklarasi perjuangan Hostum, Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah dan sahkan RUU Ketenagakerjaan di Sport Mall Kelapa Gading Jam 10:00. Akan ada sekitar 15.000-20.000 buruh akan melakukan deklarasi," kata Said Iqbal dalam konferensi persnya.
Buruh juga akan kembali turun ke jalan menggelar aksi demo terkait upah minimum di hari yang sama. Declarasi ini dilakukan untuk menagih janji Presiden Prabowo Subianto di perayaan Hari Buruh tahun lalu, yang akan menghapus outsourcing.
Namun, Presiden Prabowo tidak dapat memenuhi janjinya karena terbentur dengan regulasi yang ada. Oleh karena itu, pihaknya meminta RUU Ketenagakerjaan epat disahkan, agar outsourcing bisa dihapus, karena itu kan janji Presiden Prabowo.
Jika tuntutan mereka masih belum dipenuhi, para buruh akan mengancam menginap di depan Kemnaker sampai tuntutan mereka dipenuhi. Aksi ini akan terus berlanjut sampai Gubernur Jawa Barat dan Gubernur DKI Jakarta mempertimbangkan diskresinya untuk warga Jakarta, serta DPR RI peduli pada Rakyat, terutama pada buruh.