2 Terdakwa Bantah Kepemilikan 12 Paket Sabu di Rutan Salemba

Dua terdakwa, Asep dan Adrian Bastio, saling membantah keterkaitan mereka dengan 12 paket sabu yang ditemukan di dalam bungkus rokok di kamar milik Terdakwa I di Rutan Salemba.

Asep menyatakan sabu tersebut bukan miliknya, meski ditemukan di bawah kasur yang berada di area lemari miliknya. Dia menuturkan saat penggeledahan dilakukan pada 23 Januari 2025 sekitar pukul 14.00 WIB, kamar hunian Blok E1 tidak hanya ditempati dirinya seorang.

"Saya tidak mungkin mengangkat kasur untuk membawa barang bukti itu," ujarnya. Dia juga menyebut jumlah penghuni kamar mencapai 13 orang, meski pada hari kejadian hanya delapan orang yang berada di dalamnya.

Sementara itu, Adrian Bastio juga membantah kepemilikan 12 paket sabu tersebut. Dia mengaku tidak berada di kamar saat penggeledahan dilakukan karena sedang berada di luar untuk membeli makan di kantin lapas.

"Kasur siapa? Saya bilang saya kan di luar," ucap Adrian saat menjelaskan kronologi penemuan paket sabu versi dirinya di persidangan.

Adrian juga menyampaikan bahwa pesan singkat di ponselnya dari terdakwa lain, Anwar Malik, menyebut titipan tersebut sebagai rokok biasa.
 
omg keterkaitan dengan 12 paket sabu tuh kayaknya nggak jelas sama sekali! apa sih yang mereka lakukan? Asep dan Adrian pasti nggak mau dianggap penjahat, tapi kenapa punya paket sabu di kamar terpaksa? aku pikir lebih baik jika mereka bilang benar-benar, gak perlu bantah-bantahan kayak ini. dan apa yang bukan paket sabu sih yang ada di kamar? mungkin ada sesuatu yang nggak kita ketahui... 🤔
 
Pegelolaan narkoba ini lagi-lagi jadi isu besar. Kenapa harus begitu sulit buat pegiat kejahatan narkoba buat menangani diri sendiri? Mereka bilang tidak bertanggung jawab, tapi jangan diajak untuk tak bertanggung jawab. Siapa yang bilang kita harus merendah mereka dengan cara ini?

Lagi-lagi ada satu masalah lagi, siapa bilang siapa? Ada yang bilang paket sabu itu milik Asep atau Adrian, tapi siapa yang benar? Itu seperti permainan catur tanpa pemenang. Kita harus lebih bijak dalam menanganinya.

Mungkin kita harus memikirkan strategi yang berbeda dari cara-cara ini. Mereka muda, mereka cerdas, mereka bisa memikirkan solusi yang lebih baik. Kita hanya perlu memberikan kesempatan untuk mereka.
 
Cita-citanya Adrian malah bikin aku jijik banget! Siapa nih yang membeli makan di kantin lapas dan sedang berada luar? Ada kesempatan sih untuk membantu teman, tapi dia pilih membeli makan aja. Maksudnya apa?
 
Gue rasanya keduanya punya cerita yang sama aja, tapi gue masih ragu siapa yang benar. Gue pikir Asep mungkin nggak bisa ngatakan kebenaran karena gue tahu dia punya masalah dengan narkoba di masa lalu... tapi gue juga penasaran kenapa dia bisa langsung bilang kasur itu miliknya? Kenapa dia tidak bilang kalau ada penghuni lain yang mungkin bertanggung jawab? Gue rasa kasus ini masih jauh dari akhir... 🤔💡
 
Maksud sih kasur siapa? Mereka bilang paket sabu itu bukan milik mereka, tapi apa kalau dipertimbangkan sih, kalian berdua ada di kamar yang sama, sih? Dan Anwar Malik sendiri bilang itu adalah rokok biasa, tapi sih, 12 paket sabu itu tergolong banyak, kan? Mungkin ada yang tidak ingin memberitahu kebenaran...
 
Maksudnya apa kalau kita tidak mau mengakui kesalahan kita sendiri? Kita akan bilang-bilang dan mencari alibi yang tidak masuk akal! 😂 Jika Asep dan Adrian membantah kepemilikan 12 paket sabu itu, mungkin karena mereka tidak ingin memakni konsekuensi dari tindakan mereka. Tapi, apakah kita harus membuat diri sendiri menjadi korban permainan yang sama? Kita harus bisa mengakui kesalahan kita dan mengambil tanggung jawab atasnya 🤔. Jika kita bisa melakukannya, mungkin kita tidak akan menemukan diri sendiri dalam situasi yang sulit seperti ini.
 
Gue rasa kalian 2 orang ini sengaja membiarkan 12 paket sabu itu nanti jadi bukti yang bisa digunakan bermainan hukum buat si Terdakwa I. Kalau gue masuk ke kamar, aku juga akan cari tempat nongkrong dan mencari barang bawaan siapa tau aja di sana...
 
Aku nggak yakin apa yang terjadi di kamar mereka. Jika sabu itu tidak milik Asep dan Adrian, maka kenapa dia nggak bisa membantu polisi menemukan sumber asalnya? Apakah mereka hanya bantahan tanpa alasan? Aku pikir ada sesuatu yang nggak beres di situasi ini... 🤔
 
🤣👀 Asep dan Adrian ini lucu banget! Saya tahu kalau kasur yang dipukul itu sih bukan milik mereka 😂. Saya rasa pengacara mereka harus mengajukan klaim "kasur saya tidak ada di sini" sebagai alibi mereka 🤦‍♂️.
 
Pagi ini aku lagi ngobrin aja, ngerasa kecewa banget dengan pengalaman Adrian Bastio hari ini 🤦‍♂️. Aku lihat kasur siapa, dia bilang kalau dia tidak ada di kamar saat penggeledahan, tapi dia kayaknya berbohong 🙅‍♂️. Dan apa yang bikin aku kecewa lagi adalah dia bilang kalau pesan singkat di ponselnya dari Anwar Malik itu benar-benar tentang rokok biasa, tapi aku nggak percaya 🤔. Siapa tahu sih, tapi aku rasa ada sesuatu yang tidak beres di sini... Aku rasa kita butuh lebih banyak penjelasan dari kedua terdakwa ini tentang apa yang sebenarnya terjadi di kamar Adrian Bastio itu 😕.
 
kembali
Top