2 Terdakwa Bantah Kepemilikan 12 Paket Sabu di Rutan Salemba

Persidangan dugaan kepemilikan 12 paket sabu di Rutan Salemba mengungkapkan keterangan para terdakwa yang diduga terkait dengan kejadian tersebut. Dalam persidangan kali ini, 2 dari 6 terdakwa yang diduga terlibat saling membantah keterkaitan mereka dengan 12 paket sabu.

Terdakwa I, Asep, menyatakan bahwa bungkus rokok berisi sabu bukan miliknya. Dia menuturkan saat penggeledahan dilakukan pada 23 Januari 2025 sekitar pukul 14.00 WIB, kamar hunian Blok E1 tidak hanya ditempati dirinya sendiri. Ada delapan orang di dalam kamer itu.

“Di situ bukan hanya saya, ada delapan orang di dalam kamar itu,” ujar Asep di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Asep menjelaskan bahwa petugas lapas mendatangi kamer dan menanyakan lemari miliknya. Saat dia diminta membuka kasur, petugas menemukan bungkus rokok berisi sabu. Namun, dia menilai tidak masuk akal jika barang tersebut adalah miliknya.

“Kalau memang ini punya saya, ada di kasur saya, saya tidak mungkin angkat itu kasur. Hanya orang bodoh yang bisa angkat kasur mengasih tahu barang bukti itu,” ucap Asep.

Sementara itu, Terdakwa II Adrian Bastio juga membantah kepemilikan 12 paket sabu tersebut. Adrian mengaku tidak berada di kamer saat penggeledahan dilakukan karena sedang berada di luar untuk membeli makan di kantin lapas.

“Kasur siapa? Saya bilang saya kan di luar,” ucap Adrian saat menjelaskan kronologi penemuan paket sabu versi dirinya di persidangan.

Adrian menyebut dirinya baru diminta menghadap petugas setelah mendapat informasi bahwa Asep ditangkap. Dia mengaku dicurigai karena sebelumnya sempat menitipkan sebungkus rokok dan ponsel kepada terdakwa IV, Ade Candra.

Namun, Adrian menegaskan rokok yang dititipkannya bukan berisi sabu.
 
🤔 gimana sih sih.. persidangan ini kayaknya hanya memperpanjang waktu penyelidikan aja... terdakwa 2 ini kayaknya juga tidak perlu dihadapin lagi karena alibi mereka cukup konsisten 🕰️. apalagi kalau kita lihat jadwal Adrian, dia bisa benar-benar menutupi waktu dia di luar, tapi masih ada yang berpotensi curiga karena menitipkan rokok kepada terdakwa IV... tapi gimana sih sih, mungkin ini semua hanya bagian dari strategi mereka untuk menghindari kebenaran 🤷‍♂️.
 
Aku rasa kalau 2 orang itu (Asep & Adrian) kayaknya cerita mereka nggak sepenuhnya jelas 🤔. Asep bilang dia tidak punya bungkus rokok berisi sabu, tapi dia juga bilang kalau barang tersebut tidak masuk akal jadi miliknya 😂. Bayangin kalau siapa saja bisa angkat kasur dan mengaku bukan miliknya? Gak masuk akal ya...

Dan Adrian kayaknya juga nggak sengaja nih, dia bilang dia berada di luar saat penggeledahan dilakukan, tapi dia juga bilang dia baru diminta hadir setelah Asep ditangkap 🕵️‍♂️. Jadi siapa yang benar? 😃
 
ini yang bikin bingung sih, aku pikir apa lagi kabar yang bisa membuat perdebatan ini makin banyakin. siap-siap punya alibi sih, tapi tadi aku lihat video penggeledahan di YouTube, dan ada yang bilang dia tidak menginjak kamar karena sedang beli makan di luar, tapi ada juga yang bilang ada 8 orang di dalam kamer, jadi siapa ya yang benar? 🤔
 
"Orang tidak bisa hidup dengan orang lain tanpa ada hubungan antara keduanya." 🤝

Asep dan Adrian ini seperti dua poin di atas meja, tapi bagaimana kalau ada yang salah dalam permainan mereka? Kenapa Asep menyatakan tidak memiliki bungkus rokok berisi sabu, tapi dia malah ditemukan dengan itu di kasurnya? Atau apakah Adrian hanya mencoba menutupi dirinya sendiri karena sebelumnya dia menitipkan ponsel dan rokok kepada Ade Candra? Yang jelas adalah dalam persidangan ini banyak yang tidak terungkap, tapi kita harus tetap terbuka untuk kemungkinan yang lain. 😐
 
Apa salahnya nih? Mereka kan sudah dituduh jadi penjahat, tapi masih nggak bisa ngatai siapa paket sabunya. Asep dan Adrian punyai alibi yang bagus, tapi apa kalau dia nggak percaya? Ada lagi sih yang terdakwa lain yang bilang siapa tahu kan buktinya palsu. Belum lagi sih ada yang mengaku tidak ada di kamer saat penggeledahan itu. Kalo semua bukannya nggak masuk akal, tapi siapa yang mau percaya? 🤔😒
 
Kasus ini memang membuat kita penasaran mengenai apa yang terjadi di dalam kamer blok e1 itu 🤔. Asep dan Adrian punya alibi yang cukup menarik, tapi apa yang sebenarnya terjadi di sana? 🕵️‍♂️

Asep bilang dia tidak bisa membuka kasur, tapi ini dia yang harus membukanya untuk polisi 😅. Sementara itu, Adrian bilang dia baru diminta menghadap setelah mendapat info tentang Asep, tapi dia juga punya alibi sendiri 🤷‍♂️.

Itu saja sudah membuat saya curiositas besar tentang apa yang sebenarnya terjadi di sana 🤔. Mungkin kita bisa mengetahui jawabannya melalui proses pengadilan ini 👀.
 
omong omongan gini tidak bisa jadi kenyataan di dunia nyata, gila sih 2 orang itu ngaku tidak punya sabu tapi kemarin malam dia nonton film bareng kekasih dan ada kejadian yang lucu sekali kan? siapa bilang dia tidak ada di kamer? aku yakin dia juga makan sate bareng kekasih kan? toh bagaimana bisa dia bilang kalau kasurnya jangan diangkat? sih itu candaan buat ngasih tahu petugas bahwa bungkus rokok itu punya dia.
 
Wahhh, kayaknya pas ini keterlibatan mereka semua sama-sama tidak jelas 🤔. Asep bilang dia bukan miliknya, tapi kalau nggak buka kasur dia akan bilang apa lagi? 😂 Sementara itu Adrian bilang dia di luar, tapi siapa yang percaya dirinya? 🙄 Kalau Asep bilang dia bodoh yang bisa angkat kasur dan bungkus rokok berisi sabu, toh aku rasa dia punya alibi yang tidak jelas 😐. Apa yang pasti ya, siapa yang sebenarnya memiliki 12 paket sabu itu? 🤷‍♂️
 
Maksudnya siapa tahu, tapi Asep ini jadi sosok penyangka dari kasus ini, tapi gampang banget dia punya alibi yang tergolong sangat pas. Kasur, apa kasir? Dia bilang kalau dia tidak akan melihat barang itu bukti kalau dia di kasur. Tapi apa kalau ada foto kasurnya? Apa kalau ada orang lain yang bisa bantuannya menuturkan siapa yang nantinya mau mengaku kebenaran? Tapi kalau begitu, bagaimana Asep ini nanti bisa dipercaya?
 
Aku paham kalau aku tidak bisa mengatakan sesuatu yang salah sama sekali, tapi tapi aku tidak bisa tidak bingung aja sama sekali! Tapi aku coba cerita apa-apa, aku dengar si Asep bilang dia tidak punya sabu di kasur, tapi ada 8 orang lainnya di kamer itu juga?! Siapa-siapa bilang bahwa si Asep bodoh dan angkat kasur untuk menyembunyikan bukti? 🤔🚮

Tapi yang bikin aku bingung aja, si Adrian mengaku tidak berada di kamer saat penggeledahan dilakukan, tapi dia hanya bisa bilang bahwa Asep bodoh dan menutup mata? Siapa yang bilang itu benar-benar jujur? 🤷‍♀️👀
 
kembali
Top