Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ketiga. Sejak Senin (26/1/2026), sudah sebanyak 25 kantong jenazah berhasil dievakuasi. Namun, masih banyak yang dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor di sejumlah titik.
Operasi SAR dilakukan dengan berbagai metode, termasuk penyisiran manual oleh personel di lapangan dan penggunaan pompa air atau alkon untuk menyibak timbunan lumpur. Selain itu, relawan juga meyiagakan alat berat sebanyak sembilan eksavator.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo N.S, mengatakan bahwa operasi SAR dilakukan dengan fokus pada pencarian di dua sektor. Ia juga menyebutkan bahwa jumlah personel yang diturunkan hari ini terlibat berasal dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, TNI-Polri, BNPB, Kementerian PUPR, dan lain-lain.
Diketahui sampai Minggu (25/1/2026), tim SAR telah mengevakuasi 25 kantong jenazah dari area longsor. Dari itu, 17 jenazah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara sisanya masih dalam proses pemeriksaan.
Pemprov Jabar juga memastikan dukungan alat berat terus tersedia di lokasi bencana longsor. Sedikitnya tiga ekskavator kecil disiagakan dari BPBD Provinsi Jawa Barat, Bina Marga Provinsi, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Operasi SAR dilakukan dengan berbagai metode, termasuk penyisiran manual oleh personel di lapangan dan penggunaan pompa air atau alkon untuk menyibak timbunan lumpur. Selain itu, relawan juga meyiagakan alat berat sebanyak sembilan eksavator.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo N.S, mengatakan bahwa operasi SAR dilakukan dengan fokus pada pencarian di dua sektor. Ia juga menyebutkan bahwa jumlah personel yang diturunkan hari ini terlibat berasal dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, TNI-Polri, BNPB, Kementerian PUPR, dan lain-lain.
Diketahui sampai Minggu (25/1/2026), tim SAR telah mengevakuasi 25 kantong jenazah dari area longsor. Dari itu, 17 jenazah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara sisanya masih dalam proses pemeriksaan.
Pemprov Jabar juga memastikan dukungan alat berat terus tersedia di lokasi bencana longsor. Sedikitnya tiga ekskavator kecil disiagakan dari BPBD Provinsi Jawa Barat, Bina Marga Provinsi, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).