170 Ribu Jemaah Risiko Tinggi Naik Haji Tahun Ini

170 Ribu Jemaah Risiko Tinggi Naik Haji Tahun Ini, Kemenhaj Berusaha Meningkatkan Pengawasan

Kementerian Haji (Kemenhaj) berusaha meningkatkan pengawasan bagi jemaah haji yang memiliki riwayat kesehatan yang tergolong risiko tinggi. Menurut sumber, sebanyak 170 ribu jemaah ini memenuhi syarat minimal kemampuan berhaji.

Selain itu, konsep haji ramah lansia juga menjadi pilihan bagi para penduduk tua yang ingin mengikuti ibadah haji. Konsep ini diusung oleh Kemenhaj untuk meningkatkan kesempatan bagi lansia yang memiliki kemampuan fisik terbatas.

"Jika ada lansia yang baru bisa mendapatkan giliran (beribadah haji) saat ini, kita harus menerima konsekuensi itu," kata Alissa. "Mau tidak mau, pemerintah harus menyesuaikan pelayanannya, bukan para lansia yang dipinggirkan."

Konsep ini meliputi seluruh mekanisme, seperti jumlah pendamping dan mekanisme berangkat dengan keluarga yang akan mendampingi mereka. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa jemaah memiliki kemampuan fisik minimal untuk menjalankan seluruh rangkaian manasik haji.

Sementara itu, istitiat kesehatan jemaah menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Kepala Pusat Kesehatan Haji Liliek Marhaendro Susilo mengungkapkan bahwa pemerintah Arab Saudi telah menetapkan sejumlah kondisi medis yang dinilai tidak memenuhi syarat minimal kemampuan berhaji.

Beberapa kondisi medis tersebut meliputi gagal ginjal, gagal jantung, penyakit paru obstruktif, sirosis hati, penyakit neurologis dan psikologis berat, penuaan disertai demensia, kehamilan trimester akhir, serta penyakit menular aktif.
 
πŸ˜” Kita harus terus mendukung para lansia yang ingin ikut beribadah haji nanti gini. Mereka juga berhak memiliki kesempatan untuk mengikuti ibadah ini, walaupun memerlukan bantuan dari keluarga mereka. 😊 Konsep ramah lansia ini adalah langkah yang tepat, tapi kita harus terus mendorong pemerintah agar meningkatkan fasilitas dan layanan untuk mereka. πŸ’•
 
"Mana mau kita nggak setuju sama pemerintah, tapi apa yang bisa kita lakukan yakin? Kita harus lebih fokus pada diri sendiri dan mencari jalan solusi yang baik untuk masalah ini. Konsep haji ramah lansia memang bukanlah ide yang buruk, tapi kita harus terbuka untuk berdiskusi dan menemukan solusi yang dapat dipasarkan oleh semua pihak. Kita tidak bisa melihat hanya dari sudut pandang sendiri aja, tapi harus mencoba melihat dari perspektif orang lain juga ya." πŸ’‘πŸ™
 
πŸ€” aku pikir konsep ini cukup baik, tapi juga harus dipikirkan kembali bagaimana cara implementasinya. apalagi kalau kita nanti ada masalah dengan pendampingnya ya? 🚨 toh aku rasa ini perlu diusahakan agar tidak ada jemaah yang dipilih karena kemampuan fisiknya yang terbatas, tapi juga harus dipastikan bahwa mereka bisa menjalankan manasik haji dengan aman. πŸ™
 
Gue masih inget wakil haji gue kala-kala itu gue harus bawa obat-obatan apa aja biar gak karama jalan sama-sama deh πŸ˜…. Sekarang konsep haji ramah lansia ini kayaknya bagus, tapi aku rasa pemerintah masih kurang fokus pada hal ini. Gue masih inget ada lansia yang harus menunggu 5 tahun biar bisa mendapatkan giliran kebajikan ini... tapi sayangnya kini konsep ini udah jadi realitas 😊.

Aku pikir konsep ini salah satu cara yang baik untuk meningkatkan kesempatan bagi lansia, tapi aku rasa ada kekurangan. Misalnya, apa kondisi fisiknya? Apa kondisi medisnya? Gue masih inget ada kalian lansia yang harus bawa pasien rumah sakit sama-sama deh... kayaknya konsep ini udah jadi realitas, tapi kita harus tetap memantau dan perbaiki agar tidak ada hal-hal yang salah πŸ€”.
 
Ggak nyaman banget nih kalau kita penasaran dengan kondisi jemaah haji yang punya risiko tinggi. Tapi kabar baiknya, Kemenhaj makin banyak ngawasa agar segala sesuatu berjalan lancar. Konsep haji ramah lansia juga itu keren banget, tapi kita harus memperhatikan para lansia di mana-mana nggak dipinggirkan. Ggak mau nontok ke keadaan seseorang yang ingin melakukan ibadah haji, kan?
 
Mengenai 170 ribu jemaah yang memiliki riwayat kesehatan tinggi, aku pikir ini adalah kesempatan untuk pemerintah dan Kemenhaj memperbaiki sistem pengawasannya. Mereka harus lebih teliti dalam mengevaluasi kemampuan fisik masing-masing jemaah sehingga mereka tidak terluka saat beribadah haji. Aku juga senang melihat konsep haji ramah lansia ini, tapi aku pikir perlu ada penjelasan yang lebih spesifik tentang bagaimana mekanisme tersebut bekerja sehingga para lansia dapat memiliki pengalaman yang baik dan aman saat beribadah.
 
Gue pikir konsep haji ramah lansia itu jadi sesuatu yang baik, kan? Kalau kita bisa memudahkan para lansia untuk ikut beribadah haji, itu bukan rasa malu tapi rasa bangga juga ya! Kita harus bersyukur banget karena pemerintah Arab Saudi dan Kemenhaj sudah mau menyesuaikan hal ini. Gue bayangkan kalau kita bisa membantu lansia yang belum bisa ikut beribadah haji karena kemampuan fisiknya terbatas, itu akan membuat mereka merasa lebih dihargai. Dan gue rasa konsep ini juga bikin kita bisa belajar dari satu sama lain, kita harus selalu siap membantu dan mendukung orang tua kita yang sudah usianya lanjut.
 
Aku rasa konsep haji ramah lansia itu gampang banget diimplementasikan, tapi sayangnya konsekuensi yang ada sekarang masih belum sempurna. Kita harus lebih siap dan terbuka dengan para lansia yang ingin ikut berhaji, tapi juga harus memastikan bahwa mereka benar-benar siap untuk menghadapi perjalanan yang panjang dan berat.

Aku pikir konsep ini sangat baik, tapi kita harus lebih teliti dalam pengawasan kesehatan para jemaah. Kita harus pastikan bahwa semua orang yang bergabung dengan ibadah haji benar-benar siap dan memiliki kemampuan fisik yang memadai. Jika tidak, kita harus siap menanggapi keadaan darurat.

Aku juga ingin melihat bagaimana konsep ini akan diimplementasikan dalam prakteknya, apakah ada perubahan pada proses pendaftaran dan pengawasan kesehatan yang dibutuhkan. Kita harus membuat pasti bahwa para lansia yang ingin ikut berhaji benar-benar siap dan aman untuk menghadapi perjalanan haji. 🀞
 
Wow! Konsep haji ramah lansia itu bukan mainan banget, kalau mau ketinggalan bisa nanti nggak bisa beribadah haji πŸ€”πŸ˜•. Kita harus ngerasa bersama-sama dengan para penguasa, supaya mereka bisa menyesuaikan pelayanan untuk kita lansia πŸ˜ŠπŸ‘΄
 
Aku pikir konsep haji ramah lansia ini adalah ide yang sangat baik 🀝. Bisa jadi, para lansia yang ingin melakukan ibadah haji harus dianggap sebagai komponen penting dalam keseluruhan ritual ini. Jangan biarkan usia mereka menjadi alasan untuk tidak bisa beribadah haji πŸ˜”. Kita harus menyesuaikan pelayanan agar siapa pun, tanpa memandang usianya, dapat menikmati pengalaman ini.

Mengenai kondisi medis yang dilarang, aku pikir itu sudah wajar πŸ€·β€β™‚οΈ. Tidak semua orang dalam kondisi baik sebelum melakukan ibadah haji. Jangan biarkan pemerintah membiarkan mereka untuk masuk ke sana tanpa adanya peringatan dulu 😬.
 
Aku pikir konsep haji ramah lansia itu keren banget! Mereka punya hak untuk ikut ibadah haji jika mereka mau, tapi kita juga harus memperhatikan kemampuan fisiknya. Jangan dipaksakan ke dalam proses haji jika tidak bisa lagi beraktivitas dengan normal.

Aku senang lihat bahwa pemerintah Arab Saudi sudah menetapkan kondisi medis yang harus dipenuhi oleh jemaah haji. Itu penting untuk memastikan keselamatan semua jemaah, terutama mereka yang memiliki riwayat kesehatan yang berisiko tinggi.

Tapi aku pikir ada kekurangan lagi. Pemerintah harus lebih serius dalam menyesuaikan mekanisme haji agar para lansia tidak dipinggirkan lagi. Mereka butuh pendamping dan fasilitas khusus untuk menjaga keselamatan dan nyaman selama proses haji.

Kita harus mendukung pemerintah dalam upaya ini, supaya semua jemaah, terutama para lansia, bisa merasakan ibadah haji dengan penuh kebahagiaan. 😊
 
Gue pikir konsep haji ramah lansia itu buat gue lebih senang banget 😊. Mau dihajikin atau tidak, umur 70an itu nggak bisa ditolak. Jadi, jangan pilih-pilih, kalau ada lansia yang baru bisa mendapatkan giliran, kita harus menerima itu dan menyesuaikan diri kita sendiri juga πŸ€—. Kita harus lebih fleksibel dalam menghadapi perubahan-perubahan ini. Dan, kayaknya konsep ini juga akan membuat kita lebih siap dan berdisiplin dalam hal kesehatan dan kebugaran fisik sebelumnya 😊.
 
Gue rasa konsep ini harus segera diterapkan juga di dompet haji kalau gak mau jemaah yang lembur lagi kena masukin rumah sakit πŸ’ΈπŸ₯. Gue pun pikir konsep ini agak serius, tapi siapa tau bisa menjadi solusi untuk jemaah yang lembur. Nah aku rasa pemerintah harus mulai mengawasi dengan lebih ketat bukan hanya nanti aja kalau gue kehilangan kemampuan berhaji πŸ˜….
 
kembali
Top