Jenis makanan yang dikonsumsi oleh siswa SMA Negeri 2 Kudus, program Makan Bergizi Gratis (MBG), dianggap salah satu penyebab beberapa siswa mengalami keracunan. Makanan tersebut adalah soto ayam suwir lengkap dengan tempe dan tauge.
Saat ini, jumlah siswa yang mengalami gejala sakit perut mencapai 118 orang dan harus menjalani perawatan di tujuh rumah sakit di Kudus. Jumlah tersebut tercatat setelah berlangsungnya audiensi dengan pihak sekolah, guru, perwakilan kelas, serta beberapa siswa.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari, Nasihul Umam, menegaskan bahwa pihaknya siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Dia juga meminta maaf atas kerusakan yang dialami dan berharap masyarakat bersabar serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
SPPG Purwosari mengatakan bahwa menu MBG untuk tingkat SMA disesuaikan dengan standar, yakni energi sebesar 680,4 gram, lemak 26,8 gram, protein 33,2 gram, dan karbohidrat 78,7 gram. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa pihak SPPG Purwosari perlu melakukan evaluasi untuk mencegah terulinya kasus serupa di masa depan.
Saat ini, SPPG Purwosari melayani 13 sekolah dengan total penerima manfaat sebanyak 2.173 orang, termasuk guru dan tenaga kependidikan.
Saat ini, jumlah siswa yang mengalami gejala sakit perut mencapai 118 orang dan harus menjalani perawatan di tujuh rumah sakit di Kudus. Jumlah tersebut tercatat setelah berlangsungnya audiensi dengan pihak sekolah, guru, perwakilan kelas, serta beberapa siswa.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari, Nasihul Umam, menegaskan bahwa pihaknya siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Dia juga meminta maaf atas kerusakan yang dialami dan berharap masyarakat bersabar serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
SPPG Purwosari mengatakan bahwa menu MBG untuk tingkat SMA disesuaikan dengan standar, yakni energi sebesar 680,4 gram, lemak 26,8 gram, protein 33,2 gram, dan karbohidrat 78,7 gram. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa pihak SPPG Purwosari perlu melakukan evaluasi untuk mencegah terulinya kasus serupa di masa depan.
Saat ini, SPPG Purwosari melayani 13 sekolah dengan total penerima manfaat sebanyak 2.173 orang, termasuk guru dan tenaga kependidikan.