118 Siswa Kudus Keracunan Makan Bergizi Gratis, SPPG Minta Maaf

Keracunan Makan Bergizi Gratis, SPPG Kudus Bungkam Maaf

Kejadian keracunan makan bergizi gratis di SMA Negeri 2 Kudus terulang kembali dan membuat banyak siswa terpaksa menjalani perawatan medis. Dampaknya cukup parah, hingga 118 siswa terkena keracunan makanan yang menyebabkan mereka harus dirawat di berbagai rumah sakit.

Saat ini, banyak dari mereka masih dalam kondisi tidak stabil dan memerlukan perawatan intensif. SPPG Purwosari selaku penyedia layanan menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut. "Kami siap bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk mengganti biaya pengobatan para korban yang terdampak," kata Nasihul Umam, Kepala SPPG Purwosari.

Ternyata, menu makan bergizi gratis yang dikonsumsi oleh siswa adalah soto ayam suwir lengkap dengan tempe dan tauge. Pada kesempatan saat itu, Nasihul juga menyampaikan permohonan maaf dan kesiapan bertanggung jawab, termasuk membelikan obat bagi siswa yang diare dan mengganti biaya pengobatan bagi yang dirawat di IGD.

Namun, masih banyak yang belum diketahui tentang penyebab kejadian tersebut. Pihak SPPG Purwosari masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan MBG. "Kami menunggu hasil uji laboratorium untuk menyimpulkan penyebabnya," ujarnya.

Sementara itu, 13 sekolah yang menerima layanan SPPG Purwosari ini telah melaporkan terdampak 2.173 orang, termasuk guru dan tenaga kependidikan. Hingga saat ini, lebih dari setengah di antaranya harus menjalani perawatan di tujuh rumah sakit.

Kejadian ini memang membuat banyak orang khawatir tentang keamanan makanan yang disediakan oleh SPPG Purwosari. Namun, pihaknya tetap berkomitmen untuk melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
 
Kalau mau jujur, aku pikir ini masalah keamanan makanan yang serius banget! SPPG Purwosari malah mengatakan bahwa mereka siap bertanggung jawab penuh atas kejadian ini? Tapi siapa yang bertanggung jawab sebenarnya? Ataukah hanya mau menyerahkan segala tanggung jawab tersebut pada mereka? Aku pikir perlu dilakukan evaluasi yang lebih ketat dan transparan agar tidak terulang lagi kejadian ini. Dan siapa tahu, mungkin ada kesalahan dalam proses pengolahan atau penyimpanan makanan yang disediakan oleh SPPG Purwosari... 😒
 
Ooiiiee... Kekasihan banget sama korban keracunan makanan gratis di SMA Negeri 2 Kudus 🤕. Saya pikir itu nggak cuma sekedar kesalahan, tapi ada yang salah sama-sama di dalam proses pengelolaan layanan SPPG Purwosari 🤦‍♀️.

Saya rasa perlu ada evaluasi lebih lanjut tentang cara kerja SPPG Purwosari, terutama mengenai kualitas makanan yang disediakan. Tapi, saya juga senang lihat bahwa mereka sudah menanggung jawab dan siap membayar biaya pengobatan bagi korban 🤑.

Saya harap pihak SPPG Purwosari bisa belajar dari kesalahan ini dan membuat perubahan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa depan 🤞. Dan saya juga harap semua korban bisa segera pulih baik-baik 🙏.
 
Aku rasa ini sedikit tragis banget. Kita harus khawatir tentang keselamatan makanan yang disediakan oleh SPPG Purwosari, tapi aku juga tidak ingin mereka malah menjadi target penyerangan atau diskriminasi. Mereka sudah mengakui kesalahan dan sedang bekerja keras untuk memperbaiki hal itu. Aku berharap mereka bisa menemukan penyebab dari kejadian ini dan membuat perubahan yang baik agar tidak terjadi lagi di masa depan 😊.
 
Maaf banget aja kayak gue nanti lagi makanan MBG masuk keracunan. Saya pikir itu sangat tidak aman lho, sebenarnya sudah banyak yang pernah kejutan sama kualitasnya. Makanan gratis itu harus minimal terjamin keamananya dulu ya, sebelum diajak konsumsi. Kalau tidak, siapa tahu apa yang terjadi kalau buat rasa manis itu hasil dari bahan-bahan yang berbahaya untuk tubuh kita 🤕
 
ini kejadian yang bikin kekhawatiran banyak orang... keracunan makanan di SMA Negeri 2 Kudus itu ternyata bukan kecelakaan, tapi kesalahan dari SPPG Purwosari. apa lagi yang bisa dikatakan? 118 siswa terpaksa menjalani perawatan medis dan masih banyak yang belum stabil. ini bikin saya pikir, apakah keamanan makanan disediakan oleh SPPG Purwosari benar-benar aman? harusnya sudah ada evaluasi yang lebih teliti sebelum menu makan bergizi gratis dikonsumsi oleh siswa. kiri dan kanan siapa yang bersalah? saya rasa tidak ada jawaban yang jelas.
 
ini kalau mau tahu apa penyebabnya sih masih belum ada hasil uji laboratorium sih 😒 itu bikin banyak orang khawatir dan penasaran apa sumber daya yang salah sih 🤔 jadi kalau ingin tahu pasti harus nunggak prosesnya dan tunggu hasilnya ya ⏰
 
kembali
Top