Sekarang ini banget nggak aduin pihaknya. Kita lihat ribuan siswa SMA di Kudus udah mendapatkan makanan bergizi gratis, tapi apa yang dibawa pulang ke rumah? Ini masalah lain lagi. Kita harus pertimbangkan apakah biaya pengobatan yang dibantu oleh SPPG cukup dengan jumlah makanan yang disalurkan.
Mengingat beberapa tahun terakhir, kita lihat banyak sekali anak-anak di Indonesia yang dioperasikan karena penyakit kronis, jadi ini harus disesuaikan. Kita juga harus mempertimbangkan bagaimana cara pengobatan itu bisa diprioritaskan dengan biaya yang dibutuhkan. Kita tidak ingin biaya pengobatan sama-sama tinggi seperti sekarang, tapi kita juga harus memastikan anak-anak mendapatkan perawatan yang tepat.