Satu orang anak buang kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pembajakan kapal Liao Dong Yu berbendera Cina di Somalia, berhasil dipulangkan. Pemulangan WNI itu terjadi setelah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui Direktorat Pelindungan WNI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Nairobi melakukan penanganan.
Satu orang ABK yang masih dalam penahanan, berhasil dipulangkan pada Kamis lalu. Pemulangan yang bersangkutan telah tiba di daerah asalnya. Juri Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang menyatakan bahwa satu orang ABK WNI yang menjadi korban pembajakan kapal Liao Dong Yu berbendera Cina di Somalia, berhasil dipulangkan setelah Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Direktorat Pelindungan WNI melakukan penanganan.
Satu orang ABK yang masih dalam penahanan masih terjebak di atas kapal tersebut, mengutip Yvonne. KBRI Nairobi berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan negosiasi dengan para pembajak dan memastikan kondisi ABK atau WNI dalam keadaan aman dan sehat. Juri Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang berharap masyarakat lebih peka terhadap sensitivitas insiden pembajakan tersebut, serta proses negosiasi pemulangan ABK WNI yang masih ada di atas kapal berjalan lancar dan aman.
Satu orang ABK yang masih dalam penahanan, berhasil dipulangkan pada Kamis lalu. Pemulangan yang bersangkutan telah tiba di daerah asalnya. Juri Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang menyatakan bahwa satu orang ABK WNI yang menjadi korban pembajakan kapal Liao Dong Yu berbendera Cina di Somalia, berhasil dipulangkan setelah Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Direktorat Pelindungan WNI melakukan penanganan.
Satu orang ABK yang masih dalam penahanan masih terjebak di atas kapal tersebut, mengutip Yvonne. KBRI Nairobi berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan negosiasi dengan para pembajak dan memastikan kondisi ABK atau WNI dalam keadaan aman dan sehat. Juri Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang berharap masyarakat lebih peka terhadap sensitivitas insiden pembajakan tersebut, serta proses negosiasi pemulangan ABK WNI yang masih ada di atas kapal berjalan lancar dan aman.