1.622 Petugas Haji 2026 Dikukuhkan usai Jalani Diklat 20 Hari

Presiden Prabowo Subianto, diwakili oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, mengukuhkan 1.622 petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) dengan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, ia berharap peserta PPIH dapat menjaga nama baik Indonesia di tanah suci dengan melaksanakan tugas tersebut.

Gus Irfan mengucapkan sambutan dalam upacara penutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi 1447H/2026M, di Lapangan Galaxy Makodau 1, Halim, Jakarta Timur. Dia berharap pembekalan yang dilaksanakan ini menjadi ruang bagi para peserta untuk belajar, memperbaiki diri, dan mengukuhkan komitmen.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tugas di tanah suci tidak hanya ditentukan oleh persiapan teknis, tetapi juga oleh kekuatan batin. Oleh karena itu, sebelum melaksanakan tugas ini, para petugas perlu mendapatkan dukungan dan restu dari keluarga.

Mochamad Irfan Yusuf berharap peserta dapat menjaga nama baik Indonesia dengan penuh tanggung jawab dan melakukan tugas yang telah diakui.
 
πŸ˜’ Ah, kabar baiknya tidak ada... Pertama kalinya Indonesia mengirimkan 1.622 petugas PPIH ke Arab Saudi, tapi gampangnya mereka akan terjebak di sana karena kesibukan birokrasi. Nanti kita lihat lagi siapa yang mau menanggung tanggung jawab dari mereka... πŸ€¦β€β™‚οΈ
 
Gue penasaran siapa yang memilih 1.622 orang untuk bekerja sama di tanah suci haji itu πŸ˜‚. Gue pikir banyak pekerjaan lain yang juga penting, tapi gue ga sabar banget nih kenapa presiden memprioritaskan hal ini aja! πŸ€·β€β™‚οΈ Atau mungkin karena gue salah paham, dan ini benar-benar penting untuk Indonesia πŸ™. Gue harap petugas yang dipilih bisa bekerja dengan baik dan tidak ada yang kecewa sama sekali 🀞.
 
Pikir saya sih kalau giliran Indonesia yang bisa mengatur keseluruhan hal itu di Mecca, ini buat bangga ya kita 🀩! Tapi serius, ini buat kita jadi lebih bijak, karena tidak hanya tentang persiapan teknis, tapi juga tentang kekuatan batin. Saya rasa ini salah satu contoh bagaimana Indonesia bisa memberikan contoh bagi negara lain dengan baik-baik saja 😊.
 
ini gue pikir pengukuhannya ini penting banget, karna nanti mereka akan bertanggung jawab depan umat haji yang datang ke tanah suci, tapi gue juga khawatirin kalau mereka siap sekali? sepertinya Menteri Irfan lebih fokus pada pengukuhan formalitas dari segala sesuatu daripada memastikan bahwa peserta sebenarnya siap untuk melaksanakan tugasnya... πŸ€”
 
Aku pikir ni pengalaman yang agak penting banget buat Presiden, tapi aku masih ragu apakah dia benar-benar siap untuk menangani tantangan di tanah suci Arab Saudi πŸ˜’. Aku ingin melihat bagaimana dia menghadapi situasi-situasi yang tidak terduga dan mengapa dia memilih para petugas yang tepat untuk misi tersebut πŸ€”.

Aku juga penasaran dengan bagaimana pengalaman Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah akan membantu Presiden dalam menangani tugas ini. Aku harap dia tidak hanya fokus pada pengalaman teknis, tapi juga mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kebersamaan dan komunikasi yang baik di antara tim 🀝.

Tapi aku masih ragu, maukah Presiden Prabowo Subianto benar-benar siap untuk menjadi "penguasa Haji" πŸ˜…? Aku ingin melihat bagaimana dia akan menghadapi tantangan-tantangan yang tidak terduga di tanah suci Arab Saudi 🌍.
 
Pagi kawan, aku pikir ini adalah kesempatan yang sangat baik baginya! Presiden bisa mengukuhkan petugas PPIH lebih dari 1 ribu orang, itu kayak membangun tim yang kuat untuk menjaga nama baik Indonesia di tanah suci. Aku harap mereka semua bisa belajar dan jadi lebih baik dalam melakukan tugasnya. Tapi aku juga pikir ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu dukungan dari keluarga. Jangan lupa, para petugas PPIH juga harus memiliki kekuatan batin yang kuat untuk bisa menjalani kesibukan itu πŸ˜ŠπŸ™
 
Gue sengajan ngasih opini, kalau gue duduk rileks di rumah sambil menonton film sama keluarga, aku pikir ini salah keberangkatan. Mereka harus memastikan peserta PPIH benar-benar siap dan memiliki mental yang kuat sebelum pergi ke tanah suci. Tidak hanya itu, gue ingin tahu bagaimana cara mereka mempersiapkan diri secara mental dan fisik sebelum perjalanan? Apakah ada program pendampingan untuk para peserta yang akan dipikul ke tanah suci?
 
Oi ga mesti bilang apa-apa, tapi aku rasanya keberhasilan ini terasa kurang ajaib banget! Siapa tahu kenapa gus Irfan bisa ngomongin hal itu seperti itu? Aku rasa lebih penting lagi apakah peserta PPIH yang udah diakui sudah siap untuk melaksanakan tugas atau apa? Kenapa gus Irfan jangan ngasih banyak informasi tentang dukungan keluarga juga? πŸ€”
 
Pikiran saya saat membaca kabar tentang penunjukan 1.622 petugas penyelenggara ibadah haji itu, pasti terasa sedikit kecewa. Saya berharap pemerintah bisa menentukan jadwal dan rute perjalanan haji yang lebih terstruktur dan tidak terlalu berat untuk peserta, ya? Banyak yang harus dipersiapkan sebelumnya, dari visa sampai pakaian khusus, apa kabar jika itu semua sudah ada di sini?
 
Aku pikir gampang sekali, kalau kita punya kemampuan buat jaga nama baik Indonesia, tapi apa yang harus kita lakukan untuk mempersiapkan diri? Aku senang lihat Presiden Prabowo Subianto berharap peserta PPIH bisa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Tapi, aku pikir juga penting buat kita persiapkan diri sendiri, terutama sebelum kita pergi ke tanah suci. Aku senang lihat Menteri Irfan Yusuf berharap peserta bisa mendapatkan dukungan dari keluarga sebelum melaksanakan tugas ini.
 
Pagi, kalau gini penting banget buat kita Indonesia nggak mau jadi ganti rugi lagi. Kita harus bisa menjaga reputasi kita sendiri, terutama kalau kita pergi ke luar negeri. Mochamad Irfan Yusuf benar-benar bilangin kekuatan batin itu penting. Bayangkan siapa yang tahu betapa beratnya tanggung jawab itu? Tapi apa lagi kalau itu sudah jadi kontrak, kita harus bisa menjalankannya dengan baik dan tidak mengecewakan orang lain.
 
😐 Kalau nggak salah, pas lagi ini sudah ada 3 kali dulu aja Menteri Haji & Umrah jadi duta ke tanah suci haji, kayaknya ada sapa-siapa yang bingung sih... πŸ€” Pagi 1.622 petugas, apa bedanya sama-samanya? πŸ™„ Dan kenapa harus lagi ada penutup pendidikan & pelatihan, gimana kalau langsung saja aja dipanggil ke tanah suci nih? πŸ˜’
 
omong omangan, kalau nggak siapa tahu aksi Prabowo ini bakal jadi contoh bagi kita semua tentang bagaimana melaksanakan tugas dengan tanggung jawab... tapi apa khasnya dia pilih Arab Saudi untuk dijadikan tempat pelatihan? kan bisa juga dipilih yang lebih dekat ke Indonesia, seperti Bali atau Lombok πŸ€”

dan aku penasaran, nggak ada kabar tentang bagaimana tugas mereka akan diawasi dan dilaporkan? kayaknya penting banget untuk ada sistem yang baik agar hasil kerja sama ini bisa terlihat πŸ“Š
 
gak percaya sih, bagaimana bisa kita sendiri yang masih lagi banyak masalah internal ini, kayaknya harus fokus pada hal positif deh 😊. haji itu kan penting banget buat kita Indonesia, jadi kita harus ambil contoh dari kesuksesan Arab Saudi dan cari cara agar kita bisa lebih baik lagi. tapi apa yang kita lakukan sih? hanya berbicara aja 😐. kita harus lebih konstruktif dan fokus pada solusi, bukan hanya membahas masalah πŸ˜….
 
ini kalau di Indonesia gak perlu ada pahit asin sih, kayaknya gak ada masalah sama sekali. tapi, siapa tau ada yang nggak bisa melaksanakan tugasnya, apa lagi kalau di Arab Saudi? mungkin mereka harus lebih berhati-hati dan waspada. tapi saya pikir ini juga bisa menjadi kesempatan bagus untuk kita Indonesia, seperti belajar bagaimana cara bekerja sama dengan orang lain dan menghargai perbedaan budaya.
 
saya rasa ini bikin saya pikir, apa sebenarnya arti kita sendiri ketika kita melaksanakan tugas? bukan hanya tentang mengikuti aturan-aturan, tapi juga tentang apa yang kita cari dalam hati. siapa nanti akan memeriksa kinerja kita di tanah suci itu? apakah itu orang lain, atau kita sendiri? saya pikir kita harus lebih fokus pada bagaimana kita bisa meningkatkan diri sendiri, dan tidak hanya sekedar mengikuti program-program yang diberikan.
 
[Image of a person wearing a pilgrim's hat, with a thought bubble above it πŸ€”]

PPIH siapa lagi kalau tidak konyolnya? 🀣

[ GIF of a person walking on water, with a speech bubble saying "I'm with the team!"]

Pesan Gus Irfan itu serasa diadaptasi dari pesan Prabowo juga kayaknya πŸ˜‚
 
kembali
Top