Pengukuhan 1.622 Petugas Haji 2026 di Arab Saudi, Pemimpin Berharap Mereka Menjaga Nama Indonesia di Tanah Suci
Presiden Prabowo Subianto yang diwakili oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan upacara penutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi 1447H/2026M. Dengan demikian, ia mengukuhkan 1.622 petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang akan menjalankan tugas di tanah suci tersebut.
Pemimpin berharap para petugas ini dapat menjaga nama baik Indonesia dengan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Dia juga mengingatkan agar mereka tidak hanya mempersiapkan diri secara teknis, tetapi juga kekuatan batin untuk menangani tantangan di tanah suci.
Selain itu, Menteri Irfan berharap para petugas dapat meminta doa dan restu dari keluarga sebelum melaksanakan tugas. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan tugas dengan lebih ringan dan ketenangan.
Sementara itu, 1.636 peserta telah mengikuti pelatihan, tetapi hanya 1.622 petugas yang tercatat aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Empat peserta berhalangan karena sakit, sedangkan delapan lagi karena alasan tertentu.
Kini, para petugas ini siap menjalankan tugas di tanah suci Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji tahun 1447H/2026M.
Presiden Prabowo Subianto yang diwakili oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan upacara penutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi 1447H/2026M. Dengan demikian, ia mengukuhkan 1.622 petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang akan menjalankan tugas di tanah suci tersebut.
Pemimpin berharap para petugas ini dapat menjaga nama baik Indonesia dengan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Dia juga mengingatkan agar mereka tidak hanya mempersiapkan diri secara teknis, tetapi juga kekuatan batin untuk menangani tantangan di tanah suci.
Selain itu, Menteri Irfan berharap para petugas dapat meminta doa dan restu dari keluarga sebelum melaksanakan tugas. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan tugas dengan lebih ringan dan ketenangan.
Sementara itu, 1.636 peserta telah mengikuti pelatihan, tetapi hanya 1.622 petugas yang tercatat aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Empat peserta berhalangan karena sakit, sedangkan delapan lagi karena alasan tertentu.
Kini, para petugas ini siap menjalankan tugas di tanah suci Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji tahun 1447H/2026M.