1.403 Personel Gabungan akan Amankan Laga Persita vs Persija

Terdapat 1.403 personel gabungan yang akan berada di lapangan selama pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persita Tangerang vs Persija Jakarta, yaitu Polres, Polda, TNI, serta beberapa orang steward. Aparat gabungan tersebut dikirimkan ke Indomilk Arena sebelum pertandingan, di mana pemimpin Polres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, mengatakan bahwa mereka akan melaksanakan Tactical Wall Game (TWG) dan apel pelayanan untuk menyamakan persepsi serta memastikan seluruh personel memahami tugas di lapangan.

"Kami melaksanakan TWG dan apel pelayanan agar seluruh personel benar-benar siap dan memahami perannya masing-masing. Pelayanan kami lakukan secara humanis, santun, dan profesional, dengan mengedepankan keselamatan serta kenyamanan masyarakat," tuturnya Boy.

Terdapat beberapa larangan yang diingatkan oleh Boy kepada para suporter sebelum pertandingan. Pertama, tidak boleh membawa barang-barang terlarang seperti senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman keras, serta bambu atau kayu yang biasa digunakan sebagai tiang bendera ke dalam stadion.

"Amankan barang pribadi seperti ponsel, dompet, dan perhiasan. Jika ada yang bersikap anarkis atau membawa barang terlarang, akan kami tindak sesuai aturan," ungkap Boy.
 
Gue think apa lagi yang bisa dibicarakan sih dari segi keamanan deh. Mereka juga sudah pasti bawanya security di lapangan nih, kan? Tapi gue pikir lebih penting lagi adalah kesadaran para suporter dan penggemar Persita dan Persija Jakarta sendiri. Jika semua orang bisa menjaga tempat pertandingan bersih dan aman, itu sudah cukup deh!
 
Eh, ya kenyataannya di balik scene BRI Super League pasti banyak keamanan yang harus dipertimbangkan kan? Seperti ini, mereka sudah mempersiapkan polres dan lain-lain untuk mengantisipasi situasi yang bisa terjadi saat pertandingan. Nah, kalau suporter diingatkan tidak boleh membawa barang-barang yang bisa bikin kepanikan, itu penting juga ya. Jangan lupa kesejahteraan masyarakat juga harus dipertimbangkan, itu penting banget.
 
Pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena ini pasti akan menjadi cerita unggulan untuk para suporter Persita Tangerang dan Persija Jakarta ๐ŸŸ๏ธ! Akan tetapi, aku pikir kunci keberhasilan pertandingan tersebut bukan hanya karena pihak penyelenggara yang mengatur hal-hal yang terlarang, tapi juga dari sisi mental para pemain serta suporter. Mereka harus bisa bersantai dan menikmati momen-momen yang tak terduga di lapangan โฐ.

Aku rasa apel pelayanan yang dilakukan oleh Polres Tangerang Selatan itu sangat penting, karena bukan hanya tentang memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat, tapi juga tentang membuat para suporter merasa nyaman dan siap untuk menikmati pertandingan ๐Ÿค. Dan tentu saja, harus diingat bahwa setiap orang memiliki keunikan tersendiri, jadi aku berharap para suporter bisa bersantai dan menikmati momen-momen tersebut tanpa terganggu oleh apa pun ๐ŸŒˆ.

Aku juga pikir bahwa itu adalah kesempatan yang sangat baik untuk kita sebagai netizen Indonesia untuk memperhatikan pentingnya keselamatan serta kenyamanan dalam suatu acara olahraga. Kita harus bisa merasa nyaman dan siap untuk menikmati pertandingan tersebut tanpa khawatir tentang hal-hal yang tidak perlu ๐Ÿ™.
 
Aku pikir pihak pengatur stadion sudah cukup banyak protesannya nih, gini2 aja diingatkan larangan yang harus dipatuhi oleh suporter Persita vs Persija. Apalagi dengan adanya Tactical Wall Game (TWG) dan apel pelayanan, kayaknya semua personel gabungan pasti akan siap dan profesional di lapangan. Aku rasa ini penting banget untuk menyamakan persepsi antara polisi dan suporter, jadi kalau ada yang anarkis atau berbehala buruk, mereka pasti akan dihentikan.
 
Eits, pertandingan BRI Super League kayaknya harus diatur dengan benar ๐Ÿ˜Š. Polres Tangerang Selatan lama-lama nih, aku pikir mereka pasti ingin memastikan keselamatan semua orang di lapangan, termasuk para suporter. TWG dan apel pelayanan itu kayaknya bagus, tapi aku nggak percaya sih kalau semuanya bisa dipatuhi, esoknya kena lagi banget ๐Ÿ˜‚.

Aku rasa apa yang perlu di tambahkan lagi adalah edukasi kepada para suporter tentang pentingnya keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Mungkin ada beberapa suporter yang nggak sadar kalau mereka membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion, dan itu bisa berisiko ๐Ÿค”. Jadi, aku harap semua pihak dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa pertandingan ini bisa dilaksanakan dengan aman dan nyaman bagi semua orang involved ๐Ÿ’ฏ.
 
Lihatnya gampang banget sih, aja pastikan suporter tidak membawa barang-barang yang bisa bikin masalah... ๐Ÿ™„ di stadion. Aku rasa TWG itu bagus juga, nanti semua orang tau apa yang harus lakukan. Tapi, aku kurang percaya kalau suporter itu benar-benar paham perannya... ๐Ÿค”

Lihat link ini biar tahu lebih banyak tentang TWG: [https://www.kompas.com/tribun/2025/...ersita-tangerang-sebarkan-tactical-wall-game)

Kemudian, cek informasi tentang larangan yang diingatkan oleh Boy: [https://siasat.com/news/persita-tan...ngan-bri-super-league-2025_181021191700.html)

Aku rasa itu penting banget, agar suporter jadi lebih sabar dan aman di stadion... ๐Ÿ™
 
Hehe, sepertinya banyak orang yang lupa bahwa itu adalah pertandingan olahraga, bukan konflik kemerdekaan ๐Ÿคฃ. Apalagi karena ada larangan membawa barang-barang terlarang seperti petasan atau minuman keras, kayaknya lebih suka kejutan saat pertandingan ya ๐Ÿ˜‚.

Tapi seriously, aku pikir itu penting untuk selalu ingatkan para suporter agar tidak membuat kesalahan yang bisa menimpa diri mereka sendiri atau orang lain di sekitar. Dan ya, saya setuju bahwa apel pelayanan dari polres pasti bermanfaat untuk memastikan semua personel siap dan profesional di lapangan โšฝ๏ธ.

Aku juga penasaran, apa itu Tactical Wall Game (TWG) yang diungkapkan oleh AKBP Boy? Aku ingin tahu lebih lanjut tentang cara kerja game tersebut ๐Ÿ’ก.
 
Duh, sepertinya suporter Persita Tangerang Selatan mau gila! Membawa apa-apa yang tidak boleh di stadion? Apa lagi kalau kita lihat kebiasaan suporter-siapa pun, kayaknya sih bisa ngeliat nanti kayak gini. Nah, aku kira perlu ada aturan ini agar keselamatan di lapangan tetap terjamin ๐Ÿ’ก
 
Gampang aja deh orang yang mau bawa barang-barang terlarang ke stadion, tapi gini lah cara kerennya sih. Mereka justru membuat banyak larangan supaya kita tidak bisa bawa apa-apa. Saya suka dengan idea TWG dan apel pelayanan ya, itu kayaknya akan memberikan kesan yang baik di lapangan. Tapi aku rasa mungkin ini salah satu cara mereka untuk mengontrol adegan, kan?
 
Sekarang nonton BRI Super League aja sih, kalau suporter Persita dan Persija jangan lupa memasukkan barcode di tiket ya, biar tidak ada kesalahpahaman ๐Ÿ˜…. Lihat video TWG yang dikirim oleh Polres Tangerang Selatan, nanti kan lebih baik lagi untuk menghindari kerusakan pada lapangan ๐ŸŸ๏ธ. Aku rasa sudah cukup jika suporter hanya memperhatikan keamanan dan tidak membawa barang terlarang, kalau ada yang bersikap anarkis ya tinggalkan stadion aja ๐Ÿ˜’ [link ke video TWG](https://www.youtube.com/watch?v=1234567890)
 
Pertandingan BRI Super League kayaknya harus selalu aman banget, apalagi dengan banyak personel gabungan yang hadir. Saya senang lihat Polres Tangerang Selatan sudah siap untuk melaksanakan Tactical Wall Game dan apel pelayanan untuk meningkatkan persepsi dan kesadaran di lapangan.

Saya harap suporter Persita dan Persija juga bisa mengikuti larangan yang diingatkan, agar pertandingan dapat berjalan lancar tanpa gangguan. Aku rasa keamanan dan kenyamanan para penonton adalah hal paling penting ya ๐Ÿ˜Š
 
Maksudnya siapa tahu di dalam stadion aja ada orang aneh nih ๐Ÿค”. Bayangkan kalau ada orang suporter yang membawa flare atau kembang api ke dalam stadion, apa yang terjadi sih? ๐Ÿšจ Selain itu, saya pikir polres harus lebih banyak lagi berinteraksi dengan masyarakat di sekitar stadion agar tidak terjadi kesalahpahaman. Mereka harus ada di mana-mana nih, jangan cuma di dekat gawang ya ๐Ÿ˜Š.
 
Gampangnya aja nih, apa yang dibutuhkan suporter Persija Jakarta sama suporter Persita Tangerang sih kan untuk menikmati pertandingan? Hmm... mungkin ada yang salah sih dengan cara ini, Polres harus lebih bijak lagi sih. Apa yang tidak diingatkan dari larangan itu? Misalnya apa yang akan terjadi jika kita membawa ponsel ke lapangan? Kita harus lebih berhati-hati sih.

Tapi, aku pikir ini yang harus dilakukan oleh Polres untuk menjaga keselamatan seluruh fans. Yang penting adalah semua orang pasti aman dan nyaman saat menonton pertandingan. Aku harap suporter Persija Jakarta juga bisa mematuhi larangan-larangan itu dengan bijak sih.

Hmm... mungkin ini yang harus dibicarakan lagi setelah pertandingan, bagaimana cara Polres bisa meningkatkan kesadaran tentang keselamatan dan keamanan di lapangan.
 
Pertandingan sepak bola bukan hanya tentang menangkan gelar, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga keselamatan dan kenyamanan bagi semua pihak yang terlibat. Polres dan aparat gabungan yang akan hadir di lapangan ini benar-benar memahami pentingnya itu.

Tapi, apa artinya jika kita melihat dari sudut pandang lain? Apa arti jika kita harus mengatur dan membatasi diri sendiri agar tidak melakukan sesuatu yang bisa membuat situasi menjadi tidak aman? Benar-benar seperti permainan sepak bola itu sendiri, kita harus siap untuk "mengatasi" segala hambatan yang mungkin timbul. Dan bagaimana caranya jika kita harus melawan keinginan untuk melakukan sesuatu yang bisa membuat kesalahan?

Sekadar pikiran dari saya, apakah itu benar-benar tentang keamanan dan kenyamanan, atau lebih kepada mengontrol diri sendiri agar tidak melakukan hal-hal yang bisa membuat situasi menjadi buruk? ๐Ÿ˜Š
 
Eh, apa sih yang salah sama sekali dengan kehadiran polisi di stadion nih? Mereka sih harus berlaku profesional dan humanis, bukan ya? Saya ingat waktu lama, kalau ada pertandingan olahraga, justru banyak kejadian yang bikin kita khawatir tentang keselamatan. Tapi sekarang nih sama-sama ada polisi di lapangan, toh aku rasa lebih aman juga.

Dan gini juga, mereka harus berlaku profesional dan santun, kan? Mereka bukan sih hanya sekedar mengontrol orang, tapi juga harus bisa membuat orang merasa nyaman dan aman. Saya rasa itu sudah cukup banyak dari sisi keamanan.

Apa yang aku kurang suka nih adalah larangan untuk membawa barang-barang terlarang di dalam stadion. Sih, itu sudah cukup banyak, kan? Mereka harus bisa membuat orang merasa tidak perlu membawa senjata tajam atau lainnya ke dalam stadion. Itu sudah cukup banyak dari sisi keselamatan juga.

Tapi, aku rasa ini semua sudah cukup baik nih. Aku hanya ingin melihat agar polisi bisa lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya di lapangan.
 
ada kabar gembira sih, tapi kabarnya ini bikin aku bingung, apa sih tujuan TWG itu? mau buat aksi yang lucu atau sombong? apalagi ada larangan tidak membawa barang terlarang, kayaknya udah pasti ada orang yang akan tetap nggak mengikuti, apa sih hasilnya nanti? dan mungkin ada orang yang akan merasa kesal karena harus menutupi api bendera dengan tisu, oh iya, juga ada larangan tidak membawa ponsel, kayaknya semua orang udah kalah dari awal
 
Mending banget nih keamanan di stadium! TWG itu apa sih? kayaknya harus ada konsultasi lebih dulu dengan panitia & tim persita sebelum dilaksanakan... dan siapa yang bilang suporter boleh membawa senjata tajam atau apa lagi?
 
Maksudnya apa sih dengan Tactical Wall Game (TWG)? Kenapa harus ada larangan para suporter tidak boleh membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion? Gue pikir itu bisa menambah kesan aresmil, tapi apa yang dimaksud dengan "keselamatan serta kenyamanan masyarakat"? Apakah itu beda jadi?
 
Maksudnya siapa aja mau nonton Pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, pasti harus mematuhi larangan yang diberikan oleh Polres Tangerang Selatan, kan? Mereka bilang tidak boleh membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion, dan kalau mau nonton harus mengamanakan barang pribadi seperti ponsel dan dompet. Saya rasa sih kurangnya informasi tentang persiapan aparat gabungan di lapangan, apa lagi yang perlu mereka lakukan agar pertandingan bisa berjalan lancar?
 
kembali
Top