Permasalahan umum yang selalu muncul saat terjadi pertengahan bulan Syaban, yaitu apakah puasa pada hari ini sudah termasuk Nisfu Syaban dan bisa diakhiri dengan berpuasa pada Senin atau Selasa? Dengan mempertimbangkan beberapa hadits sahih, ulama sepakat bahwa puasa yang dikerjakan pada 1-3 Februari itu termasuk puasa sunnah Syaban.
Puasa pada tanggal 15 Syaban dianggap hukumnya boleh, selama tidak diyakini sebagai puasa wajib atau puasa sunnah yang ditetapkan secara khusus oleh syariat. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa amalan hanya berpuasa beberapa hari dalam bulan Syaban lebih utama daripada berpuasa pada satu malam saja.
Selain itu, pengenalan kalender Islam juga harus dipertimbangkan dalam memahami kejadian Nisfu Syaban. Menurut pengertian umum, Nisfu Syaban adalah saat terbenam matahari pada 1 Februari di selatan Indonesia dan saat terbit matahari pada 1 Februari di utara Indonesia. Jika perlu dipahami juga bahwa amalan malam (doa, zikir, sholat malam) dilakukan sebelum terbenam matahari, sementara puasa Nisfu Syaban dikerjakan setelah terbenam matahari.
Puasa 1-3 Februari 2026 merupakan contoh dari praktik berpuasa sunnah bulan Syaban.
Puasa pada tanggal 15 Syaban dianggap hukumnya boleh, selama tidak diyakini sebagai puasa wajib atau puasa sunnah yang ditetapkan secara khusus oleh syariat. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa amalan hanya berpuasa beberapa hari dalam bulan Syaban lebih utama daripada berpuasa pada satu malam saja.
Selain itu, pengenalan kalender Islam juga harus dipertimbangkan dalam memahami kejadian Nisfu Syaban. Menurut pengertian umum, Nisfu Syaban adalah saat terbenam matahari pada 1 Februari di selatan Indonesia dan saat terbit matahari pada 1 Februari di utara Indonesia. Jika perlu dipahami juga bahwa amalan malam (doa, zikir, sholat malam) dilakukan sebelum terbenam matahari, sementara puasa Nisfu Syaban dikerjakan setelah terbenam matahari.
Puasa 1-3 Februari 2026 merupakan contoh dari praktik berpuasa sunnah bulan Syaban.