WhatsApp Tengah Mengembangkan Fitur Baru untuk Meningkatkan Privasi Pengguna
===========================================================
WhatsApp, aplikasi pesan instan milik Meta, tengah mengembangkan fitur baru yang dapat meningkatkan privasi penggunanya. Fitur ini bernama Custom Lists atau daftar khusus, yang memungkinkan pengguna membuat beberapa daftar berbeda untuk setiap pembaruan status.
Fitur ini memiliki kemampuan untuk mengatur audiens berbeda untuk setiap pembaruan status, mirip seperti membuat grup eksklusif tanpa harus benar-benar membuat grup chat. Dengan menggunakan fitur Custom Lists, pengguna dapat membatasi lingkaran penonton statusnya dan memilih siapa yang boleh melihat story mereka.
Pendekatan ini memberi kendali penuh tanpa harus menghapus kontak atau memblokir seseorang, yang sering kali terasa canggung dalam hubungan sosial atau profesional. Langkah WhatsApp ini dinilai sejalan dengan tren meningkatnya kesadaran privasi digital.
Banyak pengguna kini lebih selektif dalam membagikan informasi pribadi, terutama karena status sering berisi aktivitas harian, lokasi, hingga kehidupan keluarga. Jika salah audiens, risiko penyalahgunaan data atau ketidaknyamanan sosial bisa muncul.
Fitur seperti Custom Lists bisa menjadi solusi praktis sekaligus aman, terutama bagi pekerja profesional, jurnalis, hingga pelaku bisnis yang ingin memisahkan kehidupan pribadi dan pekerjaan. Dengan demikian, WhatsApp dapat meningkatkan privasi penggunanya dan memberikan mereka kontrol yang lebih baik atas informasi pribadi mereka.
===========================================================
WhatsApp, aplikasi pesan instan milik Meta, tengah mengembangkan fitur baru yang dapat meningkatkan privasi penggunanya. Fitur ini bernama Custom Lists atau daftar khusus, yang memungkinkan pengguna membuat beberapa daftar berbeda untuk setiap pembaruan status.
Fitur ini memiliki kemampuan untuk mengatur audiens berbeda untuk setiap pembaruan status, mirip seperti membuat grup eksklusif tanpa harus benar-benar membuat grup chat. Dengan menggunakan fitur Custom Lists, pengguna dapat membatasi lingkaran penonton statusnya dan memilih siapa yang boleh melihat story mereka.
Pendekatan ini memberi kendali penuh tanpa harus menghapus kontak atau memblokir seseorang, yang sering kali terasa canggung dalam hubungan sosial atau profesional. Langkah WhatsApp ini dinilai sejalan dengan tren meningkatnya kesadaran privasi digital.
Banyak pengguna kini lebih selektif dalam membagikan informasi pribadi, terutama karena status sering berisi aktivitas harian, lokasi, hingga kehidupan keluarga. Jika salah audiens, risiko penyalahgunaan data atau ketidaknyamanan sosial bisa muncul.
Fitur seperti Custom Lists bisa menjadi solusi praktis sekaligus aman, terutama bagi pekerja profesional, jurnalis, hingga pelaku bisnis yang ingin memisahkan kehidupan pribadi dan pekerjaan. Dengan demikian, WhatsApp dapat meningkatkan privasi penggunanya dan memberikan mereka kontrol yang lebih baik atas informasi pribadi mereka.