Sabtu ini, warga Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah diminta waspadai cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari. Hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir akan menimpa 24 daerah di Pantura dan daerah Jawa Tengah bagian tengah.
Menurut Prakirawan BMKG, air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah, sehingga warga yang tinggal di Pantura harus waspada banjir. Banjir ini tidak hanya mengganggu transportasi dan bongkar muat barang di pelabuhan, tetapi juga menempati daerah budidaya perikanan darat dan petani garam.
Selain itu, cuaca ekstrem berpotensi mengguyur secara merata di Jawa Tengah akhir pekan ini. Daerah-daerah yang terkena dampak adalah Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung di daerah dilanda bencana ekstrem tersebut," kata Arif N, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Semarang.
Menurut Prakirawan BMKG, air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah, sehingga warga yang tinggal di Pantura harus waspada banjir. Banjir ini tidak hanya mengganggu transportasi dan bongkar muat barang di pelabuhan, tetapi juga menempati daerah budidaya perikanan darat dan petani garam.
Selain itu, cuaca ekstrem berpotensi mengguyur secara merata di Jawa Tengah akhir pekan ini. Daerah-daerah yang terkena dampak adalah Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung di daerah dilanda bencana ekstrem tersebut," kata Arif N, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Semarang.