Warga Keluhkan Bau Sampah, Operasional RDF Rorotan Dijalankan Bertahap : Okezone News

Operasional RDF Rorotan Jakarta Dijalankan Bertahap untuk Mengurangi Bau Sampah
===========================================================

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta (DLH) memastikan operasi fasilitas pengolahan sampah RDF Plant Rorotan dijalankan bertahap untuk mengurangi kekhawatiran warga terkait potensi bau dan pencemaran. Operasional ini dimulai dari kapasitas 200 ton per hari dan kemudian naik secara bertahap hingga mencapai 1.000 ton per hari.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan bahwa operasi RDF Plant Rorotan diawasi sejak proses pengangkutan sampah hingga pengolahan. " Kami memahami kekhawatiran warga dan memastikan untuk menangani masalah tersebut," ujar Asep.

Operasional bertahap ini berarti bahwa RDF Plant Rorotan hanya bekerja pada beberapa hari dalam seminggu, yaitu lima hari. Sementara itu, hari Sabtu dan Minggu digunakan untuk membersihkan dan menata area operasional.

RDF Plant Rorotan menerima pasokan sampah dari enam kecamatan di Jakarta Utara dan lima kecamatan di Jakarta Timur. Untuk mengurangi bau dan ceceran air, DLH memastikan penggunaan truk kompakortertutup yang dirancang untuk mencegah emisi.

Pos pantau di dua titik akses utama juga dimantapkan oleh DLH untuk memeriksa kondisi kendaraan dan memastikan bak tertutup rapat. "Tidak ada lagi kendaraan terbuka yang masuk ke RDF Plant Rorotan," ujar Asep.

Dengan demikian, DLH berharap dapat mengurangi kekhawatiran warga terkait operasi RDF Plant Rorotan dan memastikan bahwa operasional ini dijalankan secara aman dan efisien.
 
Operasional RDF Rorotan Jakarta terus berlanjut, tapi masih ada hal yang bikin aku penasaran... Siapa bilang bahwa operasi yang lebih sedikit itu bisa menyelesaikan masalah bau? Aku rasa ini hanya cara DLH untuk menghindari konfrontasi dengan warga, karena malah operasional yang lebih sederhana lagi jadi masalah. Tapi aku tidak benar-benar percaya kalau DLH benar-benar mau berusaha mengurangi bau sampah... Aku masih penasaran bagaimana kinerja truk kompakortertutup yang digunakan untuk mencegah emisi, karena jika tidak terlalu efektif, aku rasa ini hanya cara menipu.
 
Saya rasa kalau operasional bertahap ini bukan ide yang tepat, tapi kayaknya cuma cara DLH untuk menghindari kerenya dari warga yang marah-bawahan. Kalau mau serius, harusnyaa ada cara yang lebih efisien dan cepat untuk mengurangi bau sampah. Tapi apa salahnya kalau operasional ini berlangsung lama? Misalnya 2 minggu, 1 bulan... semoga sudah cukup untuk membuat warga puas. Saya juga masih ragu-ragu sama dengan cara DLH memantau kondisi kendaraan dan bak sampah. Mungkin perlu ada peningkatan inspeksi yang lebih serius.
 
Operasi RDF Plant Rorotan Jakarta ini kayaknya gini aja, bau sampah ngerusak nyaman warga... tapi gampang banget papa, malah ada yang masuk ke fasilitas operasional terbuka aja... nggak pakai truk kompakortertutup sih... aku rasa DLH harus lebih berhati-hati lagi...
 
Sekarang waktunya operasi RDF lagi 🚮💨. Tapi serius, apa yang salah dengan 1.000 ton sampah per hari? Apa yang salah dengan beberapa hari pengerjaan aja, kalau tidak mau ngerasa bau? Sabtu dan Minggu, luangkan waktu buat membersihkan area, ganti pikiran ya 🤦‍♂️. Tapi, aku paham kalau DLH ingin aman-aman, karena aku juga tidak suka bau sampah yang parah 😷. Asep Kuswanto nanggung tapi serius aja, aku yakin dia ingin bisa menangani masalah sampah ini dengan baik 🙏.
 
operasinya gak bisa segera, aku suka apa aja kalau gak ada bau sampah nih 🤢! tapi kira-kira 1.000 ton per hari itu udah agak banyak deh, kalau gak jelas siapa yang bakal bertanggung jawab kelebihan itulah? btw, truk kompakortertutup itu kayakanya gak cuma di Jakarta aja, bisa jadi di kota-kota lain juga nih 🚚💨
 
ini nggak ada yang bikin akeh bau sampah, tapi bagus kalo operasi bertahap sih, jadi warga Jakarta jangan khawatir lagi, RDF Plant Rorotan mulai beroperasi dengan kapasitas 200 ton per hari, kemudian naik hingga 1.000 ton per hari, dan ada juga penataan harian untuk membersihkan area operasional 🌿💚, tapi janggung bagaimana sih kalau sampah terus masuk ke sini? harus ada penanggulangan yang lebih efektif, misalnya seperti pembuatan waste-to-energy plant atau apa-apa ya?
 
Kalau gini aja operasional RDF Plant Rorotan udah jadi, makanya bau sampah pun turun sih. Tapi aku rasa masih perlu ditinjau lebih dekat lagi tentang bagaimana operasional ini dilaksanakan. Mungkin ada beberapa hal yang harus diperbaiki agar operasi ini benar-benar aman dan efisien. Misalnya, pasti ada beberapa kendaraan yang terbuka saat masih dalam proses pengangkutan sampah, tapi sekarang udah tidak lagi sih. Bagaimana kalau ada pengecekan lebih lanjut tentang semua hal ini?
 
Bisa banget ya opini orang lain nih 😊. Kalo kita lihat operasi RDF Plant Rorotan Jakarta ini, bisa dibilang ada langkah yang tepat dipikirkan oleh DLH. Operasional bertahap ini nggak akan membuat warga khawatir karena punya batasan waktu bekerja ya 🕰️. Dan juga kalo truk kompakortutup digunakan, itu jadi solusi yang tepat untuk mengurangi bau dan ceceran air ya 💦. Tapi, salah satu pertanyaannya apa nanti kalau masih ada warga yang khawatir? 🤔
 
heya aku pikir operasi yang dimulai dari kapasitas 200 ton per hari itu terlalu kecil nih, bakalan capek nggak ya? kayaknya shouldnya mulai dari kapasitas yang lebih besar segera aja, jadi kalau bau dan pencemaran masih terjadi, bisa langsung dikorrigi. apa sih maksudnya dengan operasi bertahap itu? bakalan membuat truk kompakortutup di luar kapanan? aku pikir itu bisa bikin truk kompakortutup lebih capek dari biasanya
 
Aku pikir pihak DLH sudah tahu kalau warga Jakarta Utara dan Timur yang marah banget karena bau dari RDF Plant Rorotan. Mereka malah mulai operasional bertahap ini untuk mengurangi kekhawatiran. Tapi, aku still khawatir bagaimana caranya mereka bisa mengurangi bau sampah itu? Aku rasa perlu ada solusi yang lebih baik dari cara ini. Bisa nggak mereka juga cobain menggunakan teknologi yang lebih modern untuk pengolahan sampah? Misalnya teknologi bioremediasi atau seperti itu...
 
hehe aku senang banget dengerin kabar itu! operasi rdfs plant rorotan yang jadi bertahap2 pasti makin aman dan cepat prosesnya 🙌 selamat atas upaya dlh untuk mengurangi bau sampah juga warga Jakarta utara dan timur bisa berbagi kekhawatiran mereka dan mendapatkan jawabannya 🤗
 
Eh kok udah ada bau sampah lagi kayaknya makanya DLH harus lebih giat ngerakini operasinya. Kalau udah bertahap aja, artinya masih banyak yang tidak puas, kan? Maksudnya kalau warga Jakarta Utara dan Timur terus merasa kenyang apa lagi ada bau sampah. Harusnya DLH lebih fokus pada meningkatkan infrastruktur pendukung seperti truk kompakortertutup dan pos pantau agar operasional ini bisa berjalan lancar. Kalau tidak, mungkin warga akan terus meminta demonstrasi untuk meminta perhatian dari pemerintah setempat ya 🤔
 
Operasional RDF Plant Rorotan yang dipindah-pindahkan, kayaknya udah pas banget sih 🙄. Bau sampah yang makin berkurang, tapi apa sih keuntungannya kalau kita harus istirahatin operasi selama 2 hari seminggu? 🤔 Waduh, gini kaya liburan di Jakarta 😴. Dan truk kompakortertutup yang dirancang untuk mencegah emisi, kayaknya sih hanya memberikan kesan bahwa DLH punya rencana yang baik, tapi bukannya bukti nyata ya? 🙅‍♂️ Nah, saya masih ingat saat operasi pertama di Rorotan, banyak banjir sampah, dan sampah itu makin berakhir. Mungkin harus nanti ada update tentang efektivitas dari operasi ini, siapa tahu ada yang lebih baik lagi 😐
 
Kalau gini bikin operasional RDF plant di Jakarta lebih nyaman dan tidak bau, kira-kira juga bikin akses kendaraannya lebih baik deh, nggak? Mereka malah fokus pada membersihkan area operasional, walaupun itu berarti operasi tidak begitu intensif.
 
kembali
Top