Wagub Jabar: Alat Berat Tak Bisa Masuk Lokasi Longsor Cisarua

Alat Berat Kecil Tak Bisa Menyelesaikan Pencarian Korban Longsor di Cisarua, Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengaku kendala yang dibutuhkan saat proses pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Alasannya adalah minimnya alat berat yang bisa dioperasikan di lokasi bencana.

Erwan menyatakan saat ini tim SAR gabungan hanya dapat mengandalkan alat berat berukuran kecil, yaitu beko kecil ada dua buah. Ia menjelaskan kondisi jalan menuju lokasi yang tidak mampu menampung beban dan dimensi alat berat ukuran standar atau besar.

Dengan demikian, operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Cisarua, Jawa Barat ini kembali dilanjutkan. Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan sekitar 80 warga yang dilaporkan hilang sejak peristiwa longsor terjadi.
 
Gue rasa gampang banget bagai mana cara menyelesaikan ini... alat kecil gitu tidak cukup sih, sampe 2 beko saja? wakil gubernur jawa barat kayaknya harus cari solusi yang lebih serius, gue pikir sebaiknya diserahkan kepada team SAR profesional yang pernah bekerja di daerah lain. kayaknya lebih cenderung efektif.
 
iya kah gan, aku rasa kalau alat berat kecil itu punya kelebihannya sendiri, tapi kita harus jaga jarak dan paling penting keselamatan warga yang hilang. kalo alat berat besar datang, pasti akan banyak kotoran dan rusak, kayaknya gini memang bantu orang yang benar-benar membutuhkannya 🤞
 
Wah... apanya sih? Mereka tadi bilang ada beko kecil tapi tidak cukup untuk mengangkat korban yang lebar gitu. Bayangkan aja, 80 orang yang harus ditemukan dengan alat berat seperti itu. Lagi-lagi di daerah yang terpencil dan jalan yang genangan air. Tapi kalau kita lihat dari perspektif lain, mungkin saja itu semua bisa dilakukan dengan kerja sama yang baik dan efisiensi. Kita harus ingat, alat berat bukan hanya tentang ukuran, tapi juga tentang keterampilan dan strategi penggunaannya. Moga-moga mereka bisa menemukan korban yang hilang dengan cepat dan aman 🤞
 
Okeh, apa kabar dari gubang Bandung? Saya penasaran nggak sih kenapa alat berat kecil saja bisa digunakan di lokasi bencana yang agak jauh dan curam banget. Gue rasa ada masalah lagi, seperti kualitas alat beratnya. Beko kecil itu pasti tidak mampu menyelesaikan pencarian korban dengan cepat, lho! Bayangin aja, gue udah lihat video di YouTube, beko besar bisa mengangkut beban hingga 10 ton, tapi disini kayaknya hanya ada dua beko kecil. Saya rasa harus ada solusi yang lebih baik dari ini...
 
Oooh, apa lagi yang bikin bencana itu? Makanya alat berat kecil ga bisa menyelesaikan pencarian korban itu, eh? Aku pikir kalau ada alat berat yang lebih besar, pasti bisa masuk ke daerah itu dengan mudah. Dan siapa bilang 80 orang kalahin by the beko kecil? Aku rasa mungkin ada cara lain yang bisa dilakukan, tapi aku ga tahu apa lagi... 😕
 
Maksudnya ini nggak bisa dipikirin sih, alat berat kecil itu gak mampungin menyelesaikan pencarian korban, nggak peduli udah kapan terakhir kali ada bantuan dari luar, sama-sama malas. Jawa Barat lagi-lagi nggak bisa diharapkan, apa yang terjadi di negara ini sih? 🤷‍♂️
 
Saya pikir kayaknya pemerintah kabupaten Bandung Barat harus memikirkan cara lain buatan sendiri untuk membantu pencarian korban longsor itu, jangan nggak butuh alat berat khusus yang bisa mengatasinya, siapa tau ada orang yang punya ide bagaimana cara membuatnya dari bahan-bahan lokal, kayaknya lebih efisien dan hemat biaya, sementara beko kecil itu nggak mungkin bisa menyelesaikan masalah ini.
 
Pencarian korban longsor itu udah jadi kudapan, gini kabar-kabar bawa 'bantuan' tapi nyebelin sama-sama aja 😒. Kalian punya alat berat kecil apa? Jalan pasir kejutannya udah tidak bisa menampung beban alat berat standarnya, apa lagi kalahin dengan kondisi tanah yang sudah longsor. Maksudnya operasi pencarian korban itu sama aja, hanya perubahan lokasi dan waktu aja 🕰️. Kondisi darurat di daerah ini udah cukup parah, apa lagi kalian punya alat berat kecil yang nggak bisa membantu? Biarkan saja operasional pencarian korban dilanjutkan, saya tidak percaya akan hasilnya 😐.
 
Saya pikir ini trusuhin kita, kalau kita serius ingin mencari korban longsor, alat berat kecil nggak bakalan cukup, kayaknya harus diisi dengan alat ukuran besar untuk bisa mencapai lokasi yang sulit. Sementara itu, saya masih rasa kerusakan jalan sebelumnya harus ditangani dulu. Karena kalau gini, operasi pencarian korban akan tetap berjalan berantakan. Bayangkan saja, ada korban yang selamat, tapi karena sulit akses, operasinya trusukhkan juga.
 
Aku pikir gini, kalau kita ingin mencari korban longsor dengan cepat dan aman, kita harus punya alat berat yang lebih komplit. Sekarang masih hanya beko kecil yang digunakan, itu tidak cukup banget untuk mencari orang yang hilang. Mungkin perlu diharapkan pemerintah atau organisasi lainnya membutuhkan saran kita untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan juga menyiapkan alat berat yang lebih kuat untuk mencari korban longsor.
 
OH IYAH, PAPAN KAYA MAKIN BESAR INI! JANGAN AKAN BISA MENYELESAIKAN DENGAN ALAT BERAT KEcil AKA BEKO KEKILUHAN, MUDAH TANGGAL. ITU NGELUARKAN TIM SAR MASIH GABUNGAN MENEMUKAN KORBAN YANG HILANG, MUAHKAS!
 
Makasih banget sih kabar tentang operasi pencarian korban di Cisarua, Jawa Barat 🙏. Aku pikir ini masalah besar ya, alat berat kecil itu enggak cukup untuk mencari korban yang hilang dalam bencana seperti ini. Kalau mau nyaman dan aman, pasti membutuhkan alat berat lebih besar dan kuat. Semoga tim SAR gabungan bisa menemukan semua korban yang hilang dengan cepat aja 💪.
 
kembali
Top