Usai Tangkap Maduro, Trump Bakal Sikat Industri Minyak Venezuela

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menargetkan pengambilalihan industri minyak Venezuela, setelah berhasil menangkap Nicolas Maduro pada Sabtu malam. Menurut Trump, industri minyak Venezuela akan menghasilkan "banyak uang" dengan dukungan AS.

Menurut presiden AS, industri minyak Venezuela telah gagal selama waktu yang lama dan hanya dapat memompa sekitar satu juta barel per hari, atau 1 persen dari produksi global. Namun, negara itu tercatat memiliki lebih dari 300 miliar barel minyak di bawah tanah, cadangan minyak terbesar di antara negara mana pun.

Trump menilai bahwa industri minyak Venezuela rawan mencemari lingkungan dan mahal untuk diproses. Akibatnya, kemampuan produksi minyak negara itu tidak kunjung membaik setelah mampu memompa 2 juta barel per hari pada era 2010-an.

BUMN pengelola minyak mentah Venezuela, PDVSA, kekurangan modal dan keahlian untuk meningkatkan produksi. Ladang minyak negara itu sudah usang dan menderita akibat "bertahun-tahun kurangnya pengeboran, infrastruktur yang bobrok, seringnya pemadaman listrik, dan pencurian peralatan," menurut sebuah studi terbaru oleh Energy Aspects.

Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi terhadap minyak Venezuela, yang sekarang mayoritas diekspor ke China. Namun, ada satu perusahaan AS yang masih beroperasi di negara itu, yaitu Chevron. Perusahaan asal Texas ini memproduksi sekitar seperempat minyak Venezuela.

Chevron mengatakan bahwa pihaknya berusaha memastikan keselamatan karyawan dan operasinya di negara tersebut setelah Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap dan disingkirkan dalam aksi militer AS. Perusahaan ini telah melakukan operasi di Venezuela sejak 1923 dan telah mempertahankan lima proyek produksi di darat dan lepas pantai di sana.
 
Trump suka ngegantung negara lain, apa sih keuntungan dari itu ๐Ÿค”? Venezuela sudah begitu sibuk dengan masalah ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya, kan? AS mau jadi sumpah untuk merebut minyak Venezuela. Tapi benar apakah mereka bisa mengelolanya lebih baik daripada pihak Venezuela sendiri? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
Kalau siapa tahu, kayaknya Amerika Serikat tidak akan bisa mengambilalih industri minyak Venezuela dengan mudah. Saya pikir itu lebih kompleks dari apa yang dibayangkan Trump. Jika AS ingin mengambil alih, mereka harus siap memberikan bantuan teknis dan modal untuk meningkatkan produksi minyak Venezuela. Tapi kalau asumsi mereka hanya ingin ambil keuntungan dari cadangan minyak negara itu, saya rasa itu akan menimbulkan masalah besar bagi lingkungan dan masyarakat Venezuela ๐Ÿค”๐Ÿ’ฆ
 
Haha, udah terlalu panjang sih, apa mau aku cerita tentang Venezuela? Jadi, kayaknya AS ingin mengambil alih industri minyak di sana, tapi siapa tahu, kalau ada yang salah, aku akan membantu membenarnya ๐Ÿ˜‚. Maksudnya, 300 miliar barel minyak itu seperti berjalan ke toilet, udah habis kan? Tapi, perlu diingat, Venezuela rawan mencemari lingkungan, jadi siapa yang mau mengambil alih itu harus siap dengan biaya yang mahal ๐Ÿ’ธ. Dan, kayaknya ada satu perusahaan AS yang masih beroperasi di sana, yaitu Chevron, tapi siapa tahu, mungkin mereka juga punya rencana sendiri ๐Ÿ˜œ.
 
Aku penasaran dengan rencana Amerika Serikat mengambilalih industri minyak Venezuela, kan? Mungkin gampang saja, tapi aku pikir perlu diperhatikan beberapa hal. Pertama, kalau AS membeli semua cadangan minyak yang ada di Venezuela, itu artinya mereka harus siap membayar harga yang mahal untuk itu semua. Tapi, apakah AS benar-benar siap untuk menghadapi kelemahan infrastruktur di Venezuela? Mungkin itu salah satu alasan kenapa produksi minyak negara itu selalu rendah.

Saya juga penasaran bagaimana akan dampak ini terhadap China, yang sekarang jadi pasar utama minyak Venezuela. Aku harap tidak akan ada konflik antara AS dan China di masa depan ๐Ÿ˜ฌ. Dan, aku rasa perlu diperhatikan pula bagaimana Chevron, perusahaan AS yang masih beroperasi di Venezuela, akan melanjutkan operasinya setelah aksi militer AS. Apakah mereka benar-benar siap untuk menghadapi tantangan di negara tersebut? ๐Ÿ’ก
 
aku rasa itu mainan anak-anak untuk menguasai sumber daya alam negara lain. 300 miliar barel minyak yang ada di bawah tanah itu, siapa nanti yang bakal mengelola dan mendapatkan keuntungannya? aku pikir kalau Amerika Serikat ingin ambil alih industri minyak Venezuela, mereka harus bisa memberikan contoh baik dalam mengelolanya, dan tidak hanya sekedar ambil alih tanpa peduli. tapi sepertinya, ini semua adalah mainan besar yang bisa mempengaruhi stabilitas dunia. kira-kira siapa nanti yang akan mendapatkan keuntungan dari itu? ๐Ÿค”๐Ÿ’ธ
 
Gue pikir kalau Amerika Serikat gak usah nggabain industrialisasi negara-negara lain, kayaknya cuma fokus pada kepentingan sendiri aja... Mereka udah ambil alih minyak Venezuela, nanti bagaimana kalau negara itu kaget? Kadang kadang, perusahaan-perusahaan asing gak peduli dengan dampak yang dihasilkan. Kalau minyak Venezuela menghasilkan banyak uang, tapi lingkungan jadi tercemar dan kerusakan infrastructure banget... Gue rasa Amerika Serikat udah fokus pada keuntungan, bukan kesejahteraan masyarakat. ๐Ÿค”
 
Gwak lho... kalau asingnya Trump mau ambil alih industri minyak Venezuela, apa yang trus diharapkan hasilnya? Gwak pikir trus kaya nggak sederhana banget. Nah, gimana kalau bawang utama negara Venezuela ini gagal, dan trus bisa naikin produksi? ๐Ÿ˜’

Gwak setuju dengan laporan Energy Aspects, PDVSA memang kekurangan modal dan keahlian untuk meningkatkan produksi. Lalu trus gimana caranya asingnya bisa terlibat? ๐Ÿค”

Aku rasa kalau Amerika Serikat mau ambil alih industri minyak Venezuela, itu bukan cuma soal uang, tapi juga ngefek pada lingkungan dan keseimbangan global. Gwak harap negara asing ini bisa lihat dari kebenaran luar, nggak hanya dari dulu. ๐ŸŒŽ
 
Trump ini sengaja ingin ambil alih industri minyak Venezuela, tapi apa yang dia bayangkan? Mereka punya cadangan minyak yang besar, tapi masih banyak masalah dengan proses pengolahan dan distribusinya. Sementara itu, AS sendiri memiliki kekhawatiran tentang lingkungan dan efisiensi produksi. Mungkin Trump hanya ingin mengambil keuntungan dari negara lain, bukan peduli apa yang terjadi pada mereka. Saya rasa ini seperti bermain permainan orang lain, tanpa memikirkan dampaknya bagi masyarakat Venezuela.
 
Maksudnya gini, Amerika Serikat mau jadi pemilik minyak Venezuela? Seperti kalau mereka punya anak luar biasa yang berbakat di olahraga atau musik, mereka harus ngasihkan anak itu buat bebas! ๐Ÿ˜‚ Jangan sabar-sabar, jika mereka bisa menguasai industri minyak Venezuela, pasti mereka bisa buat negara itu menjadi 'Venezuela 2.0' yang lebih sukses dari sebelumnya... tapi gimana kalau mereka salah? Kira-kira akan ada 'Venezuela 3.0' yang lagi lagi bermasalah? ๐Ÿ˜‚
 
kira-kira apa yang ngerasa dari sisi ini... asalnya, saya pikir Trump ini kalah dari Maduro, tapi ternyata dia bisa menangkapnya ๐Ÿค”. tapi apa yang diharapkan AS sih? kan Venezuela itu sudah tidak bisa bernafas sendiri ๐Ÿ˜ฉ. kalau AS mengambil alih industri minyak Venezuela, itu berarti banyak orang Venezuela yang akan kehilangan pekerjaan dan hidup mereka terganggu. dan apa yang ngerasa dari sisi lingkungan? kita semua tahu bahwa industri minyak itu sangat berbahaya untuk lingkungan ๐ŸŒŽ. jadi, saya rasa Trump harus lebih berpikir bijak sebelum melakukan hal ini... atau mungkin dia tidak perlu mengetahui apa yang baik dan buruk dari sisi ini ๐Ÿ˜…
 
Mereka benar-benar suka mengeongin keadaan Venezuela ya ๐Ÿ˜ฉ. Nggak bisa dipungkiri lagi, industri minyak Venezuela rawan banget! Semua karena kurangnya modal dan keahlian. Dan sekarang AS udah menargetkan pengambilalihan? Udah kayaknya krisis di sana akan makin parah aja ๐Ÿค•. Perusahaan Chevron yang masih beroperasi di sana, kayaknya harus jujur lagi dengan kita, kan? Mereka udah lama mempertahankan proyek produksi di sana, tapi sekarang udah bagaimana kalau krisis lagi parah? ๐Ÿค”. Semoga yang berkuasa bisa membuat keadaan Venezuela semakin stabil aja, ya ๐Ÿ˜”.
 
kembali
Top