UpScrolled, Platform Resistensi yang Lahir Karena Sensor

Tirto.id - Amerika Serikat, sumber kebebasan berbicara di dunia barat, menjadi tempat penindasan terhadap perlawanan rakyat. Agen imigrasi federal (ICE) menembak warga Amerika, Alex Pretti, yang melawan ketika sedang membantu seorang perempuan. Pengguna media sosial, khususnya TikTok dan UpScrolled, mulai merasakan dampak penindasan kebenaran tersebut.

Pada 22 Januari lalu, kesepakatan senilai 14 miliar dolar diluncurkan untuk memisahkan operasi TikTok di AS dari ByteDance. Pengendali algoritma dan data pengguna adalah Larry Ellison dari Oracle. Dengan demikian, konsorsium baru menampung risiko besar.

TikTok yang baru diakuisisi oleh konglomerat pro-Israel menjadi bingung bagi para pengguna. Mereka tidak tahu bagaimana kebijakan moderasinya berubah setelah akuisisi tersebut. Hal itu membuat beberapa pengguna mencari alternatif, seperti UpScrolled.

UpScrolled adalah platform media sosial yang didirikan oleh diaspora Palestina-Australia, Issam Hijazi. Dia pernah bekerja di IBM dan Oracle sebelum mendirikan Recursive Methods Pty Ltd. Platform ini menawarkan ruang alternatif untuk berbagi ide dan suara rakyat.

UpScrolled muncul sebagai jawaban terhadap kritik terhadap kebijakan moderasi TikTok, Meta, dan X. Meskipun memiliki server di Dublin, Irlandia, UpScrolled memilih untuk menyimpan data pengguna sesuai standar Regulasi Perlindungan Data (GDPR) Eropa.

UpScrolled menawarkan dua fitur utama, yaitu Following dan Discover. Fitur tersebut sangat sederhana namun berbeda dengan TikTok. Pengguna dapat mengikuti akun favorit secara kronologis dan tidak perlu khawatir akan algoritma yang menebak-nebak preferensi mereka.

UpScrolled juga menawarkan kategori konten yang lebih luas, seperti politik dan mode, untuk memecah filter biasan. Platform ini tidak memiliki sistem algoritma yang manipulatif seperti TikTok. Algoritma dijalankan secara terbuka dan dapat dijelaskan.

Pada akhir Januari lalu, UpScrolled melonjak menjadi platform paling banyak digunakan, mengalahkan ChatGPT dalam nomor satu di kategori sosial. Pengguna sangat menyarangi platform ini karena ia menolak pendanaan dari modal ventura besar atau campur tangan pemerintah.

Mereka ingin memastikan bahwa kebijakan moderasi tidak akan digeser demi kepentingan pemegang saham atau tekanan diplomatik. UpScrolled juga menawarkan fitur monetisasi yang tidak bergantung pada algoritma manipulatif, seperti pembayaran langsung dari komunitas kepada kreator favorit dan iklan kontekstual.

Meskipun demikian, platform ini harus menghadapi kritik dari beberapa pihak. Misalnya, Jewish Telegraphic Agency (JTA) menilai moderasinya terlalu longgar dan tidak menyensor kebencian secara adil.
 
πŸ€” TikTok lagi-lagi menjadi bingung... siapa yang bilang kalau pengendali baru itu pro-Israel? Mereka punya tekanan diplomatik apa? πŸ€‘ Wadah media sosial harus jujur, tapi juga harus ada batas. Kalau tidak ada batas, maka kebebasan berbicara hanya menjadi mitos...
 
Aku pikir penggunaan UpScrolled seperti halnya memulai kembali berbagi ide di komunitas online Indonesia, yakin-ya 🀝. Karena upscrolled menawarkan fleksibilitas dalam mengatur konten yang disebarkan, jadi bisa menyesuaikan dengan preferensi kita sendiri, apa yang dibutuhkan pengguna adalah kebebasan untuk berbagi dan mendengar pendapat orang lain tanpa harus khawatir akan algoritma yang "memilih" apa yang harus ditampilkan pada layar. πŸ“±
 
Gwanya lagi kayak mana yang benar? TikTok malah menjadi bingung kalau gawen kebijakannya setelah diakuisisi oleh konglomerat pro-Israel. Kalau gwanya ingin mencari alternatif, dia memilih UpScrolled. Platform ini benar-benar menawarkan ruang yang lebih bebas untuk berbagi ide dan suara rakyat. Tapi apa sih dengan kritik dari JTA kalau moderasinya terlalu longgar? Gwanya tidak tahu apakah itu masalah atau bukan. Yang pasti, gwanya senang bisa mencari alternatif yang lebih aman untuk berbagi pikirannya πŸ€”
 
Mengenakan kerah "Back in my day..." : Maksudnya, di masa lalu saya tidak pernah membayangkan bahwa sumber kebebasan berbicara di AS akan menjadi tempat penindasan terhadap perlawanan rakyat . Sekarang kalau punya platform seperti TikTok dan UpScrolled, orang-orang mulai ingat pentingnya bebas berbicara. Saya pikir ini membuat Amerika lebih mirip dengan negara lain yang dulunya diintimidasi oleh kekuatan besar. Nah, ini bukan soal siapa sih yang kalah atau menang. Yang penting adalah kebebasan berbicara tetap ada!
 
Kita harus berpikir tentang apa yang sebenarnya dimaksudkan dengan "kebebasan" di dunia barat, bukan hanya tentang menembak seseorang yang melawan ketika sedang membantu seseorang itu πŸ˜•. Apakah kebebasan itu tidak juga dapat dipahami sebagai hak untuk berbagi pikiran dan ide tanpa takut akan penindasan atau diskriminasi? TikTok memang memiliki masalah dengan moderasinya, tapi sekarang dia punya alternatif yang lebih baik, UpScrolled. Tapi, apakah UpScrolled tidak juga memiliki risikonya sendiri? πŸ€”
 
Apa sih yang bikin UpScrolled menjadi platform favorit pengguna? Minta penjelasan siapa Issam Hijazi sih, dia mana asalnya? Seperti apakah fitur Discover itu bagus atau apa? Mau tahu siapaLarry Ellison ya, dia siapa aja?
 
Aku pikir UpScrolled itu bisa menjadi contoh bagi platform media sosial lain di Indonesia untuk fokus pada kebebasan ekspresi, bukan seperti TikTok yang berusaha mengontrol apa yang kita dapat posting. Issam Hijazi itu gampangnya menyadari pentingnya kebijakan moderasi yang adil dan tidak bergantung pada tekanan dari luar. Aku harap platform media sosial di Indonesia bisa belajar dari kesalahan tersebut dan membuat perubahan positif bagi masyarakat kita πŸ€πŸ“Š
 
Gue pikir upScrolled itu kaya banget! Platform ini jadi alternatif yang tepat ketika TikTok mulai membatasi konten. Gue senang melihat Issam Hijazi, pendiri UpScrolled, telah menawarkan opsi yang lebih transparan dan adil untuk berbagi ide. Gue juga setuju bahwa pengguna harus memiliki pilihan untuk menentukan sendiri apa yang bisa dibagikan dan diaplikasikan. Tapi, gue rasa perlu diingat bahwa upScrolled masih harus menghadapi kritik dari beberapa pihak, jadi semoga platform ini terus berubah menjadi lebih baik. πŸ€”
 
😐 Kita harus lebih teliti lagi sebelum memilih platform media sosial yang menjadi alternatif TikTok nih... πŸ€” UpScrolled memang menawarkan sesuatu yang berbeda, tapi juga ada risiko yang tidak kita pertimbangkan... 🚨
 
Aku pikir itu sangat keren banget, apa yang dijalankan UpScrolled ini. Aku rasa mereka benar-benar memiliki visi untuk membuat platform media sosial yang seimbang antara kebebasan berbicara dan perlindungan pengguna. Fitur yang mereka tawarkan seperti Following dan Discover jelas-jelas lebih mudah dipahami daripada TikTok.

Aku juga senang banget dengan keputusan mereka untuk menyimpan data pengguna sesuai standar GDPR Eropa. itu sudah benar-benar penting dalam era digital ini. Dan aku rasa monetisasi yang mereka tawarkan seperti pembayaran langsung dari komunitas kepada kreator favorit dan iklan kontekstual juga sangat kreatif.

Tapi, aku masih khawatir tentang kritik dari Jewish Telegraphic Agency (JTA) bahwa moderasi UpScrolled terlalu longgar. Aku pikir mereka harus lebih hati-hati dalam mengatur kebijakan moderasi agar tidak memberikan kesempatan bagi kebencian dan diskriminasi.
 
Wah, bisa nonton drama Amerika kayak gila sih 🀯. Aku pikir kalau kapan aja Amerika bisa melawan sendiri, bukan patah-patah di luar πŸ™„. TikTok yang baru jadi pro-Israel kayaknya membuat banyak orang bingung apa kiraannya, apakah masih sama atau gak? πŸ€”.

UpScrolled itu platform media sosial baru yang muncul dari diaspora Palestina-Australia, aku kira bakal menjadi alternatif yang bagus dari TikTok. Fitur-fitur yang sederhana tapi tidak ada algoritma yang manipulatif kayak TikTok, itu menarik banget 🀩. Dan aku juga senang banget kalau platform ini memilih untuk menyimpan data pengguna sesuai standar GDPR Eropa, itu sudah lebih baik dari biasanya 😊.

Tapi, aku rasa masih ada beberapa kekhawatiran tentang UpScrolled, misalnya kebijakannya terlalu longgar dan tidak menyensor kebencian secara adil. Aku harap platform ini bisa meningkatkan kualitas moderasinya agar tidak menyerang kebebasan berbicara di Amerika πŸ€•.
 
Gampang banget aja kabar UpScrolled ini naik popularitasnya, tapi nggak usah bingung kalau TikTok berubah mode setelah diakuisisi oleh konglomerat pro-Israel ya... Semoga UpScrolled bisa jadi platform yang lebih adil dan tidak dipengaruhi oleh tekanan luar, sehingga pengguna bisa berbagi ide dan suara mereka dengan aman dan bebas 🀝
 
Mana lagi platform media sosial yang harus menghadapi tekanan dari pemegang saham dan pemerintah 😩. TikTok yang sekarang diakuisisi oleh konglomerat pro-Israel ini benar-benar membuat saya bingung, gimana caranya kebijakan moderasinya berubah begitu saja? πŸ€”

Saya suka dengan UpScrolled yang menawarkan ruang alternatif untuk berbagi ide dan suara rakyat. Fitur Following dan Discover yang sederhana namun berbeda dengan TikTok ini memang membuat saya penasaran, gimana caranya pengguna dapat mengikuti akun favorit secara kronologis tanpa algoritma yang menebak-nebak preferensi mereka? πŸ€“

Tapi, saya juga sedikit khawatir dengan kritik dari Jewish Telegraphic Agency (JTA) yang menilai moderasi UpScrolled terlalu longgar dan tidak menyensor kebencian secara adil. Gimana caranya platform ini harus memastikan bahwa kebijakan moderasinya tidak akan digeser demi kepentingan pemegang saham atau tekanan diplomatik? 🀝

Saya rasa platform media sosial seperti UpScrolled ini sangat penting untuk memberikan ruang alternatif bagi para pengguna yang ingin berbagi ide dan suara mereka tanpa takut akan manipulasi algoritma. Mereka harus terus memantau kebijakan moderasinya dan memastikan bahwa platform ini tetap menjadi tempat yang aman dan bebas untuk berbagi. πŸ™
 
aku rasa tiktok udah menjadi agen penindasan rakyat di amerika πŸ€”. mereka memaksa pengguna untuk tidak berbicara mengenai hal-hal yang penting, tapi bukannya membantu masyarakat Amerika, mereka justru membuatnya kesulitan berbicara secara bebas. sekarang upscrolled menjadi jawabannya, dan aku rasa itu sangat bagus 🀝! pengguna bisa berbagi ide dan suara mereka tanpa takut akan algoritma yang manipulatif. dan aku juga senang melihat platform ini menawarkan fitur monetisasi yang tidak bergantung pada algoritma manipulatif, itu sangat penting untuk memastikan bahwa kebijakan moderasinya tidak digeser demi kepentingan pemegang saham atau tekanan diplomatik πŸ’Έ.
 
πŸ€” TikTok banget bikin kerumunan kalau akuisisi oleh konglomerat pro-Israel 🀝. Saya rasa pengguna perlu memastikan bahwa platform yang dipilih nanti memang tidak akan menggantungkan kebebasan berbicara kita πŸ—£οΈ. UpScrolled itu platform yang paling bagus kalau bisa menyimpan data pengguna sesuai dengan standar GDPR Eropa πŸ“Š. Saya juga senang banget kalau fitur monetisasi mereka tidak bergantung pada algoritma manipulatif πŸ˜’. Tapi, saya juga pikir perlu diawasi agar platform ini tidak menjadi tuan rumah kebencian yang tidak adil πŸ’”. Kalau bisa memilih platform yang benar-benar peduli dengan kebebasan berbicara kita, itu akan sangat berarti πŸ™.
 
omong omong, perlu diingat kalau Amerika Serikat itu juga punya kebebasan berbicara, tapi kini pengguna media sosial mulai merasa penindasan dari kebijakan moderasi yang tidak adil. kayaknya perlu ada platform alternatif seperti UpScrolled yang menawarkan ruang bebas untuk rakyat bisa berbagi ide dan suara mereka tanpa takut akan penindasan.

saya pikir itu sangat penting karena media sosial harus menjadi tempat di mana kita bisa berbicara secara bebas, tanpa takut akan kebenciannya atau penindasan. UpScrolled ini benar-benar menjadi jawaban terhadap kritik terhadap kebijakan moderasi TikTok dan Meta.

tapi, kayaknya perlu juga diingat bahwa setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. misalnya, UpScrolled ini memang menawarkan fitur yang sederhana namun berbeda dengan TikTok, tapi juga harus diingat bahwa platform ini tidak menghasilkan uang dari algoritma manipulatif seperti TikTok.

saya harap bisa melihat perkembangan dari UpScrolled ini, dan harapan saya bahwa platform ini dapat menjadi contoh bagi media sosial lainnya yang ingin menawarkan ruang bebas untuk rakyat. πŸ˜ŠπŸ‘
 
Saya rasa kayaknya UpScrolled adalah jawaban yang tepat banget atas kontroversi di TikTok. Mereka tidak mau jadi pawns dari pemegang saham atau pemerintah, kan? 😊 Mereka memilih untuk menjaga kebebasan berbicara dan memberikan ruang bagi para pengguna untuk berbagi ide dan suara mereka.

Saya juga senang melihat platform ini memilih untuk menyimpan data pengguna sesuai standar GDPR Eropa. Itu benar-benar penting banget dalam era digital yang kita hidup sekarang! πŸ™Œ

Namun, saya juga rasa perlu diawasi agar tidak ada kebiasaan negatif seperti kebencian yang masuk ke platform ini. Kita harus menjaga keseimbangan antara kebebasan berbicara dengan keselamatan dan keamanan bagi semua pengguna. πŸ’‘ #UpScrolled #KebijakanModerasi #KebebasanBerbicara
 
"Kecerdasan bukan hanya tentang pengetahuan, tapi juga tentang bagaimana kita menggunakan pengetahuannya untuk membangun masyarakat yang lebih baik." πŸ€”
Mengingat kesadaran akan pentingnya kebebasan berbicara dan pengawasan moderasi di media sosial, saya rasa UpScrolled adalah contoh yang positif dari inovasi. Dengan menawarkan alternatif yang lebih jujur dan adil, platform ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk berbagi pendapatnya tanpa takut akan penindasan.
 
Aku pikir upscrolled itu keren banget 🀩, tapi aku khawatir siapa yang akan mengatur konten di platform ini? Aku masih inget ari Tiktok yang kini sudah dimiliki oleh konglomerat pro-Israel, aku ragu-ragu apakah mereka akan menyesuaikan kebijakan moderasinya dengan pendekatan yang lebih keras. Aku juga khawatir dengan privasi pengguna, siapa yang nge-pesan data pengguna mereka? πŸ€”
 
kembali
Top