Ternyata 83 korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, berhasil dievakuasi ke pusat penyelamatan. Tidak ada peningkatan jumlah korban yang semakin menambah setiap hari, seperti halnya yang terjadi di awal konflik longsor ini.
Sebanyak 7 korban longsor ditemukan dalam operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan. Dari 83 korban yang dievakuasi hingga kini, jumlah korban yang teridentifikasi adalah 61 orang. Sisanya masih menunggu identifikasi karena bukan ada tanda-tanda yang jelas.
Ternyata ada dua korban longsor yang merupakan satu identitas tunggal dengan korban lain yang sudah ditemukan sebelumnya. Maka dari itu, tim SAR dan Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat terus menerus melakukan upaya untuk mengidentifikasi korban yang masih tidak teridentifikasi.
Operasi pencarian longsor ini akan dilanjutkan hingga masa tanggap darurat selesai. Namun, ada perubahan dalam strategi pencarian yang dilakukan. Sekarang sudah tidak menjadi target absolut untuk mencari semua korban, melainkan digunakan sebagai data pembanding dalam evaluasi operasi.
Dengan demikian, tim SAR berharap dapat mendapatkan pengertian dan kerjasama dari semua pihak terkait dalam menghadapi dinamika dan data kondisi lapangan yang terus berkembang.
Sebanyak 7 korban longsor ditemukan dalam operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan. Dari 83 korban yang dievakuasi hingga kini, jumlah korban yang teridentifikasi adalah 61 orang. Sisanya masih menunggu identifikasi karena bukan ada tanda-tanda yang jelas.
Ternyata ada dua korban longsor yang merupakan satu identitas tunggal dengan korban lain yang sudah ditemukan sebelumnya. Maka dari itu, tim SAR dan Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat terus menerus melakukan upaya untuk mengidentifikasi korban yang masih tidak teridentifikasi.
Operasi pencarian longsor ini akan dilanjutkan hingga masa tanggap darurat selesai. Namun, ada perubahan dalam strategi pencarian yang dilakukan. Sekarang sudah tidak menjadi target absolut untuk mencari semua korban, melainkan digunakan sebagai data pembanding dalam evaluasi operasi.
Dengan demikian, tim SAR berharap dapat mendapatkan pengertian dan kerjasama dari semua pihak terkait dalam menghadapi dinamika dan data kondisi lapangan yang terus berkembang.