Banjir Medan Kembali Menggenang, 17 Rute KA Dibatalkan
Kondisi banjir yang memburuk di Kota Medan kembali mengenang. Walaupun cuaca hari ini sudah tidak seberat seperti kemarin, namun beberapa wilayah masih terdampak bencana banjir.
Bisakah kita bayangkan bagaimana rasa kesedihan dan kehilangan yang dialami warga Medan saat melihat rumah-rumah mereka terendam air? Mereka tidak hanya kehilangan barang-barang mereka, tetapi juga tempat tinggal. Banyak dari mereka yang harus berlindung di masjid atau kantor lurah setempat.
Menurut Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, kondisi titik-titik banjir di Medan saat ini cukup berat. Ia akan menetapkan status darurat jika situasi terus memburuk dan tidak bisa dikendalikan.
Selain itu, rel kereta api di jalur Medan-Binjai juga mengalami amblas akibat banjir. Tim prasarana KAI sedang melakukan pemeriksaan hingga penanganan rel amblas. Manajer Komunikasi PT Railink, Ayep Hanapi, menjelaskan bahwa mereka akan terus memantau situasi dan melakukan upaya untuk menghilangkan rintangan di jalur tersebut.
Dengan kondisi banjir yang semakin memburuk ini, 17 perjalanan KA Srilelawangsa dibatalkan. Rincian perjalanan-perjalanan tersebut adalah sebagai berikut:
* KA U75 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U76 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U77 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U78 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U79 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U80 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U81 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U82 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U83 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U84 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U85 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U86 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U87 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U88 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U89 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U90 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
Dengan ini, kita dapat melihat betapa seriusnya kondisi banjir di Medan saat ini. Selain itu, pemerintah juga harus segera melakukan upaya untuk mengatasi masalah ini dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
Kondisi banjir yang memburuk di Kota Medan kembali mengenang. Walaupun cuaca hari ini sudah tidak seberat seperti kemarin, namun beberapa wilayah masih terdampak bencana banjir.
Bisakah kita bayangkan bagaimana rasa kesedihan dan kehilangan yang dialami warga Medan saat melihat rumah-rumah mereka terendam air? Mereka tidak hanya kehilangan barang-barang mereka, tetapi juga tempat tinggal. Banyak dari mereka yang harus berlindung di masjid atau kantor lurah setempat.
Menurut Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, kondisi titik-titik banjir di Medan saat ini cukup berat. Ia akan menetapkan status darurat jika situasi terus memburuk dan tidak bisa dikendalikan.
Selain itu, rel kereta api di jalur Medan-Binjai juga mengalami amblas akibat banjir. Tim prasarana KAI sedang melakukan pemeriksaan hingga penanganan rel amblas. Manajer Komunikasi PT Railink, Ayep Hanapi, menjelaskan bahwa mereka akan terus memantau situasi dan melakukan upaya untuk menghilangkan rintangan di jalur tersebut.
Dengan kondisi banjir yang semakin memburuk ini, 17 perjalanan KA Srilelawangsa dibatalkan. Rincian perjalanan-perjalanan tersebut adalah sebagai berikut:
* KA U75 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U76 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U77 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U78 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U79 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U80 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U81 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U82 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U83 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U84 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U85 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U86 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U87 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U88 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
* KA U89 Srilelawangsa (BIJ-MDN)
* KA U90 Srilelawangsa (MDN-BIJ)
Dengan ini, kita dapat melihat betapa seriusnya kondisi banjir di Medan saat ini. Selain itu, pemerintah juga harus segera melakukan upaya untuk mengatasi masalah ini dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.