Upaya Keluarga Korban Kekerasan Gugat Impunitas Prajurit TNI

Tiga bulan lalu, kepolisian terpaksa mengumumkan nama pelaku kasus pembunuhan terhadap MHS. Lalu, TNI pun mulai menjelajah hingga menemukan seorang yang diduga bertanggung jawab. Riza Pahlivi, prajurit berpangkat sersan satu TNI AD dari Kodam Jaya, dianggap sebagai pelaku kasus pembunuhan MHS pada bulan Mei 2024 di bantaran rel kereta api Kecamatan Percut Sei Tuan, Kota Medan.
 
Saya pikir ini salah jalan... siapa yang bisa menentukan ada orang bertanggung jawab tanpa ada bukti yang cukup? Mereka bilang dia adalah pelaku, tapi tidak ada tiga mata. Riza Pahlivi masih menjadi korban perang menyerang kebenaran. Saya khawatir kalau ini hanya jalan berdarah untuk memanfaatkan kekuasaan...
 
Mengenai kasus ini, aku pikir apa yang perlu kita lihat adalah bagaimana sistem keamanan di Indonesia berfungsi. Kalau ada prajurit TNI AD yang bisa melakukan hal seperti itu, maka ada keraguan tentang kemampuannya. Padahal, sebagai negara yang besar dan memiliki banyak penduduk, penting untuk memastikan bahwa semua orang yang dipanggil untuk menjaga keamanan kita adalah orang-orang yang tepercaya.

Aku juga berpikir bahwa mungkin ada kesempatan bagi prajurit tersebut untuk meminta bantuan atau dukungan dari rekan-rekannya, tapi sepertinya hal itu tidak terjadi. Selain itu, bagaimana dengan proses investigasi yang dilakukan TNI? Aku tidak yakin apakah mereka sudah melakukan penelitian yang cukup untuk menentukan bahwa Riza Pahlivi adalah pelaku kasus tersebut.
 
Makasih ya kabar tentang Riza Pahlivi si prajurit itu... Aku rasa gak bisa percaya kalau dia si pelaku kasus pembunuhan MHS ya.. Aku pikir dia adalah prajurit yang jujur dan baik, tapi ternyata aku salah... Kasus ini benar-benar menggugah perasaan aku... Aku rasa ini bukan tentang prajurit yang terlalu berani atau tumbang tanpa basa-basi, melainkan tentang kesalahan manusia yang bisa berujung pada kematian seseorang. Moga Riza dapat memperbaiki dirinya dan tidak pernah mengejar orang lain dengan sikap seperti itu lagi ya...
 
Gue rasa gak bisa dipercaya kalau si Riza itu ternyata bertanggung jawab atas kematian MHS. Sama-sama manusia, kenapa ada yang harus membayar hukuman? Gue pikir apa yang dibutuhkan adalah penghormatan terhadap korban dan keluarga mereka, bukan lagi pembicaraan tentang identitas pelaku. Kenapa kita harus selalu fokus pada si pelaku, dan lupa dengan korban yang sudah meninggal? Kita harus belajar untuk lebih empati dan memahami bahwa setiap orang memiliki kelemahan dan kesalahan yang bisa membuat mereka melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.
 
Aku penasaran kenapa nggak ada yang menceritakan tentang peristiwa ini di media waktu itu 🤔. Aku pikir kasus ini cukup penting dan harus diperhatikan oleh masyarakat. Riza Pahlivi itu siap-siap dia apa? Apakah dia benar-benar bersalah atau apa? Aku ingin tahu lebih banyak tentang perjalanan hidupnya sebelum ini terjadi 🤷‍♂️.

Saya ingat waktu itu ada banyak yang berdebat tentang keamanan di jalur kereta api, dan aku pikir kasus ini harus membuat kita semua lebih waspada dengan keamanan kita sendiri. Tapi nggak ada yang membicarakan hal ini lagi 🤦‍♂️. Aku harap Riza Pahlivi bisa mendapatkan hukuman yang tepat dan masyarakat Medan bisa merasa aman lagi 💔.
 
Gak sabar banget dengan kasus ini 🤯. Pasti banyak yang ragu-ragu tentang kebenaran apa yang terjadi, tapi sepertinya TNI sudah bisa menemukan korban kasus pembunuhan itu, dan sekarang dia dihadapkan ke pengadilan. Saya harap dia bisa menerima hukumannya dengan bijak 😊. Masih banyak kasus seperti ini yang terjadi di Indonesia, tapi sepertinya pemerintah sudah mulai berusaha untuk mengatasi masalah ini dengan lebih baik. Kita harus mendukung keberatan TNI dan pemerintah dalam upaya ini 🙏. Dan kita juga harus ingat bahwa setiap orang memiliki hak untuk dimakzul, tapi tidak membuat kita melewatkan pentingnya hukum dan kemanusiaan 😊.
 
Gue rasa ini kalau di film atau drama gue suka nonton pasti ada adegan yang sama dengan kasus ini. Si prajurit itu ternyata tidak apa-apa, tapi kepolisian harus menangkapnya dengan tangan tegas. Gue pikir ini bukan cerita aksi, tapi sesuatu yang serius banget. Tapi gue juga rasa ini buat gue penasaran, si Riza Pahlivi itu bagaimana caranya bisa melakukan hal seperti itu? Gue harap dia bisa menjelaskannya di depan umum, supaya kita semua bisa memahami situasi ini.
 
Pikirannya apa sih? Ada benar-benar lupa kenangan pasti buat temen2nya. Dan yang terbaik lagi, ada yang bilang dia tidak bersalah, tapi aku yakin kalau di hukum dia akan bersalah juga ya.

Sudah lama kalahin MHS itu, gak ada solusi apa sih? Ada yang bilang dia wasit, yang lain bilang dia pengacara, tapi aku rasa dia justru salah satu yang paling berpengaruh di balik layar. Kenapa gak kita ambil contoh dari kasus-kasus lalu? Ternyata ada jawaban dari kasus ini.
 
kira-kira apa yang terjadi dalem benaknya? dia bisa bertingkah begitu tidak peduli dengan nyawa orang lain aja 🤷‍♂️, dan kamu bilang apa ya kalau dia itu juga dari kota medan? kayaknya gue penasaran apakah ada yang ngejelat dulu sih? dan kenapa gue tahu namanya adalah riza pahlivi sih? apakah ada yang cerita tentang kasus ini di tv atau apa?
 
Pikir nggak sama kayaknya. Saya rasa ini masalah keamanan yang terus-menerus datang dan perlu solusi yang cepat dan efektif. Kalau gini, bukan jadi kasus lagi nanti. Kenapa pelaku bisa bebas sementara korban MHS masih kehilangan keluarganya? Banyak lagi hal lain yang tidak konsisten di sini. Saya harap TNI bisa lebih efisien dan profesional dalam mengatasi masalah ini... 🤔🕵️‍♂️
 
ini nggak sengaja sih... tapi saya pikir mantapnya pengacara yang ditangani oleh Riza ini kayaknya malah membuat perdebatan semakin panas... siapa tahu pelaku kasus ini benar-benar bersalah, tapi pengacara yang punya tangan di belahnya kayaknya harus bisa jujur. apa ada kejahatan dari orang yang punya kawan yang korban? kayaknya perlu diinvestigasi lebih lanjut...
 
Gue rasa udah kehabisan es batu banget, kalau gak ada kamera CCTV yang tajam itu sih gampang terjadi kasus pembunuhan aja. Siapa lagi bertanggung jawab kecuali mereka yang memasang kamera itu? Semua punya teknis dan biaya yang mahal tapi nggak bisa mencegah kejahatan, kan?

Dan siapa nanti yang dipaksa harus membayar biaya pengadilan? Gue rasa TNI sebaiknya fokus memperbaiki sistem keamanan kita daripada menangkap korban kejahatan lainnya.
 
Gue pikir si Riza Pahlivi itu benar-benar bersalah aja, tapi ternyata kalau ngetel kebenarannya nggak sempurna loh. Gue setuju dengan pemerintah menemukan pelaku yang tepat, tapi gue curiga nggak ada yang pasti sih. Mungkin ada lagi hal lain yang tidak disebutkan di dalam pengumuman itu. Misalnya, apakah ada tekanan dari luar yang mempengaruhi penyelesaian kasus ini? Atau mungkin ada kesalahpahaman yang terjadi antara korban dan pelaku sebelum tiba-tiba korban dibunuh? Gue jadi ragu-ragu aja, tapi tentu saja gue juga setuju dengan pemerintah untuk menjalankan hukum yang benar.
 
Gue nyari informasi tentang kasus pembunuhan terhadap MHS itu, tapi gue tidak faham apa yang terjadi pada kalian. Gue tahu Riza Pahlivi adalah seorang prajurit TNI AD, tapi gue belum bisa memahami alasan kenapa dia harus melakukannya itu. Gue juga curiga, di mana semua informasi tentang kasus ini hanya terdapat di media sosial, bukan dari sumber resmi? Apakah benar-benar ada bukti yang cukup untuk menghubungkan Riza dengan kasus tersebut?
 
Sudah lama juga sih, kalau polisi sudah bisa nggak lagi mengumumkan nama korban kasus apa, ari gini? Coba cari dulu sih sih nanti kan pelaku kasusnya ari terjebak. Saya pikir kalau masyarakat Indonesia udah sengaja mau nggak ikut berita kasus pembunuhan itu juga. Aku berasumsi Riza Pahlivi, si prajurit TNI AD, ternyata sih dianggap korban bukan pelaku? Maksudnya kalau ada kasus pembunuhan, kalau polisi udah punya wawancara dulu sih, nanti ari mereka ari punya pengacara sih.
 
Makasih, gampang banget bisa tembak siapa yang bikin kekerasan itu... tapi sebenarnya, perlu dibahas lebih dalam. Kenapa Riza Pahlivi bisa jadi buah hati dari pemerintah? Apakah ada latar belakang yang tidak kita kenal tentang kasus ini? Bagaimana caranya dia bisa menjadi target dari kepolisian dan TNI? Selain itu, apa yang bisa kami ambil pelajaran dari kasus ini? Sepertinya, ada kesan bahwa sistem keamanan kita sudah tidak efektif lagi...
 
🤔 sih, aku pikir ini masalah besar, tapi juga gampang dipecahkan kalau kita sesebut dulu apa yang salah. Riza Pahlivi itu berusia 25 tahun, kayaknya masih muda banget. Aku rasa ada sesuatu yang salah dengan sistem pendidikan militer Indonesia, kalau kan mereka harus terjun langsung ke medis tanpa perlu melalui proses pembelajaran yang baik 🤓. Dan gampang juga untuk menemukan pelaku kasus ini, tapi aku pikir apa yang harus dilakukan selanjutnya? Aku rasa perlu ada pertimbangan yang lebih mendalam tentang bagaimana kasus seperti ini bisa terjadi. Misalnya, bagaimana kondisi mental dan fisik mereka diawasi sebelum mereka dikirim ke medis? 🤝
 
kembali
Top