Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera, Apa yang Dibawa oleh UNTR?
Perusahaan Grup Astra yang berbentuk dari PT United Tractors Tbk (UNTR) mendengar suara terkait terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di beberapa kota dan kabupaten di Sumatera Utara, Barat, serta Aceh. Suara tersebut juga mengenai operasional fasilitas produksi yang berada di daerah-daerah tersebut.
Dalam rangka memenuhi permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen UNTR menegaskan bahwa tidak ada fasilitas produksi atau operasional PT United Tractors Tbk yang terletak di kota atau kabupaten yang terkena dampak banjir dan tanah longsor. Namun, salah satu anak usaha Perseroan, yaitu PT Agincourt Resources (PTAR) yang mengoperasikan tambang emas Martabe, memiliki fasilitas produksi operasional yang berada di daerah-daerah tersebut.
Meskipun demikian, tidak ada dampak material terhadap produksi dan operasionalnya. Namun, PTAR telah memutuskan untuk memfokuskan sementara operasi selama bencana untuk dapat memberikan dukungan kemanusiaan dan upaya tanggap darurat bagi masyarakat di Tapanuli Selatan.
Manajemen UNTR juga menegaskan bahwa tidak ada dampak signifikan terhadap strategi pasokan, logistik Perseroan, maupun kemungkinan relokasi sebagian proses produksi dan pengalihan distribusi. Selain itu, tidak ada dampak material terhadap aspek keuangan dan hukum yang dilakukan oleh perseroan.
Sementara itu, UNTR telah meminta PTAR untuk memastikan keselamatan karyawan, lingkungan, serta keberlanjutan operasional fasilitasnya. Upaya tanggap darurat meliputi pembangunan posko penanggulangan bencana, layanan kesehatan, dan dapur umum.
Posko tersebut menampung penyintah dari beberapa desa yang terkena dampak banjir dan tanah longsor seperti Desa Garoga, Hutagodang, dan Batu Horing.
Perusahaan Grup Astra yang berbentuk dari PT United Tractors Tbk (UNTR) mendengar suara terkait terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di beberapa kota dan kabupaten di Sumatera Utara, Barat, serta Aceh. Suara tersebut juga mengenai operasional fasilitas produksi yang berada di daerah-daerah tersebut.
Dalam rangka memenuhi permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen UNTR menegaskan bahwa tidak ada fasilitas produksi atau operasional PT United Tractors Tbk yang terletak di kota atau kabupaten yang terkena dampak banjir dan tanah longsor. Namun, salah satu anak usaha Perseroan, yaitu PT Agincourt Resources (PTAR) yang mengoperasikan tambang emas Martabe, memiliki fasilitas produksi operasional yang berada di daerah-daerah tersebut.
Meskipun demikian, tidak ada dampak material terhadap produksi dan operasionalnya. Namun, PTAR telah memutuskan untuk memfokuskan sementara operasi selama bencana untuk dapat memberikan dukungan kemanusiaan dan upaya tanggap darurat bagi masyarakat di Tapanuli Selatan.
Manajemen UNTR juga menegaskan bahwa tidak ada dampak signifikan terhadap strategi pasokan, logistik Perseroan, maupun kemungkinan relokasi sebagian proses produksi dan pengalihan distribusi. Selain itu, tidak ada dampak material terhadap aspek keuangan dan hukum yang dilakukan oleh perseroan.
Sementara itu, UNTR telah meminta PTAR untuk memastikan keselamatan karyawan, lingkungan, serta keberlanjutan operasional fasilitasnya. Upaya tanggap darurat meliputi pembangunan posko penanggulangan bencana, layanan kesehatan, dan dapur umum.
Posko tersebut menampung penyintah dari beberapa desa yang terkena dampak banjir dan tanah longsor seperti Desa Garoga, Hutagodang, dan Batu Horing.