Tugimin Ungkap Ayah Tiri Alvaro Temani Buat Laporan ke Polisi

Kakek Alvaro Kiano Nugroho, Tugimin, mengakui ayah tiri Alvaro sempat melantikan diri membuat laporan ke polisi setelah anaknya hilang. Laporan itu dibuat beberapa jam setelah Alvaro berpamitan Salat Maghrib di masjid dan disampaikan oleh Tugimin kepada Kapolsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Tugimin menjelaskan bahwa setelah keluarga tidak dapat menemukan keberadaan Alvaro, ia menelepon ayah tiri untuk melaporkan kabar kehilangan itu dan meminta bantuan. Setelahnya, ayah tiri, yang berinisial AI, langsung datang ke rumah Tugimin dan Alvaro di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Menurut Tugimin, pada malam itu, AI mengatakan bahwa Alvaro hilang dan kemudian meminta Tugimin untuk melaporkan kehilangan itu ke polisi. Setelahnya, Tugimin membawa laporan itu ke Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Namun, saat berada di polsek, Tugimin menyebutkan bahwa laporan kehilangan Alvaro belum bisa diterima karena kehilangan anak tersebut belum sampai 1x24 jam.

Kemudian, Tugimin kembali ke Polsek Pesanggrahan pada keesokan harinya dan membawa laporan itu lagi. Di saat itu, Tugimin diantar oleh tetangganya dan diberitahu bahwa polisi juga tidak bisa menemukan Alvaro.

Tugimin mengatakan dua hari sebelum Alvaro menghilang, AI sempat berkunjung ke rumahnya yang juga menjadi tempat Alvaro menetap. Saat itu, AI juga membelikan mainan bagi Alvaro.

Sejak itu, Tugimin tidak bisa membayangkan bahwa AI adalah pelaku dalam kasus hilang dan tewasnya Alvaro. Menurut Tugimin, selama ini AI dianggap sebagai sosok yang baik di mata keluarga.

"Kami enggak ada sangka prasangka buruk terhadap dia. Prasangka saya baik aja dengan keluarga saya juga. Karena kalau datang juga cium tangan, salaman, cium tangan, mengucapkan assalamualaikum juga seperti itu, sopan. Sama terhadap tetangga-tetangga juga baik, sopan," tutupnya.

Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, yang menangani kasus Alvaro, mengatakan bahwa tersangka dalam kasus hilangnya Alvaro sudah ditangkap untuk dimintai keterangan.
 
wah, kayaknya tapi aku pikir kalau polisi malah salah karena tidak terima laporan itu pertama kali nih πŸ˜’. jadi, siapa yang salah kan? AI atau Tugimin? apa keberadaan Alvaro sebenarnya kayakapa? πŸ€”

aku senang duduk di balik polisi dan nanti aja tahu benar-benar apa yang terjadi. tapi, aku juga sedikit kaget kalau keluarga Alvaro malah tidak mencari dia secara menyeluruh 😬. apalagi kalau ada mainan yang dibeli untuk Alvaro beritahu-tahu dulu? πŸ€·β€β™‚οΈ

aku suka penjelasan Tugimin tentang bagaimana AI selalu sopan dan baik di mata keluarga, tapi aku juga penasaran siapa yang benar-benar bertanggung jawab atas kehilangan Alvaro? πŸ€”
 
Eh kira2 siapa yakin gini nih? AI ini tiba-tiba jadi pelaku kasusnya sendiri πŸ€”πŸš¨. Saya pikir kalau orang yang baik, tidak akan bisa melakukannya πŸ˜”. Tapi sepertinya AI ini memang memiliki latar belakang yang gampang dipahami, jadi kita harus sabar dan tunggu hasil investigasi πŸ•°οΈ. Saya harap penyelesaian kasus Alvaro cepat, karena keluarga yang terkena trauma ini sangat membutuhkan kepastian πŸ€•πŸ’”.
 
omg banget gini, kayaknya ada bocah kecil yang punya ayah tiri yang salah paham 🀯. siapa aja yang bisa pikirkan bahwa laporan kehilangan anak itu itu masalah sengaja, kan? dan tapi si Tugimin sama keluarganya masih percaya sama AI, apa kira-kira sih? 😱

dan gue tadi nonton kasus ini di akun polisi Jakarta Selatan, gak ngerti banget sih. kenapa tidak mau terima laporan kehilangan itu dulu, kerenahnya tapi kan sudah ada laporan! πŸ€” kayaknya harus ada yang lebih pintar dari Tugimin untuk memprediksi apa-apa itu πŸ˜‚

nah, ternyata ada bocah kecil yang hilang dan tewas, si Alvaro. gue harap semua orang bisa mendapat penyelesaian yang cepat dan baik-baik saja πŸ™
 
Aku pikir kalau nanti ada uji di pengadilan, keluarga Alvaro pasti akan penasaran bagaimana bisa ayah tiri mereka malah salah arah laporan ke polisi! Bagaimana bisa mereka tidak ketahuin bahwa anak mereka sudah kehilangan? Itu yang bikin aku pusing. Dan kalau benar-benar pelaku, itu akan membuat keluarga Alvaro sangat kesal dan mungkin juga merasa terluka. Aku rasa keluarga Alvaro memang butuh waktu untuk menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres di dalam rumah mereka... πŸ€”
 
Gue pikir ini bisa jadi contoh bagaimana korupsi bisa terjadi di lingkungan keluarga. Kalau ada ayah tiri yang meminta anaknya untuk melaporkan kehilangan itu ke polisi, tapi ternyata bukan kehilangan itu yang terjadi, tapi kematian! Ini bisa jadi contoh bagaimana otoritas tidak berfungsi dengan baik. Gue rasa perlu ada penegakan hukum yang lebih ketat untuk kasus-kasus seperti ini agar tidak terulang lagi.
 
Wahhh... kasus ini ngga bisa dipercaya banget, kan? Pelaku yang bilang-bilang baik sama keluarga dan tetangga punya niat jahat banget! Gimana kalau kakek tiri itu sih, AI, dia bilang-bilang baik sama Tugimin tapi malah bunuh anaknya sendiri. Ini gini, kasus yang mematikan nggak bisa dibayangkan... tapi kalau kita lihat kebelakang, mungkin ada hal-hal lain yang harus diperhatikan juga, misalnya kalo AI itu bilang-bilang baik sama Tugimin dari awal, apakah itu benar atau justu manipulasi?
 
Maksudnya apa sih? Mereka bilang ayah tiri itu jujur banget, tapi ternyata beliau yang bertanggung jawab atas kehilangan anaknya!

Aku nggak bisa percaya, kalau tidak ada bukti yang cukup, bagaimana kalau kita percayai bahwa orang yang seharusnya menjaga anak itu adalah pelaku utama?

Sekarang aku rasa salah satu yang bersalah di sini, tapi aku masih rasa sedikit keberatan. Aku harap bisa melihat laporan polisi yang benar-benar jujur dan tidak ada yang dicampuri, ya...
 
Aiyaaaa, kasus ini terasa sangat susah banget ya... Tapi apa pun kebenaran yang terungkap nanti, penting buat kita semua memperhatikan cara-cara polisi di sini. Polisi nggak bisa langsung mengakui laporan karena sudah lebih dari 24 jam, padahal ini kalau giliran kita, aku juga pasti akan terburu-buru ya... Tapi kayaknya kasus ini masih dalam proses investigasi.
 
ini kasusnya makin serasa ngelamun bangetπŸ€•. siapa yang pikir orang yang dulu dianggap baik sama keluarga itu bisa jadi pelaku kejahatan? tapi sih, gampang banget aja. karena si Tugimin kayaknya malah terlambat laporin ke polisi, bukan? πŸ•°οΈ dan siapa tau, mungkin ia juga sudah pernah lihat tanda-tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres di dalam rumah keluarganya, tapi dia malah tetap berpamitan sama orang tuan tirinya. sih, nggak sabar aja banget nih untuk tahu siapa benarnya pelaku kasus ini πŸ€”
 
[Diagram sederhana dengan garis-garis dan titik-titik]

Ternyata ayah tiri Alvaro yang sebelumnya dianggap baik-baik saja ternyata pelaku kasus hilang dan tewas Alvaro 😱. Tugimin, ayah Alvaro, tidak percaya bahwa AI adalah pelaku kasus tersebut. Mungkin karena AI selalu memberikan mainan dan salam kepada keluarga mereka πŸ€”.

Saya merasa sangat sedih dan kecewa dengan kejadian ini. Bagaimana bisa seseorang yang sebelumnya dianggap baik-baik saja bisa berubah menjadi pelaku kasus yang buruk? πŸ˜”.

Aku rasa kita harus lebih bijak dalam mengenal orang lain dan tidak terlalu cepat menerima apa yang disampaikan oleh mereka. Kita harus selalu waspada dan siap untuk menghadapi kejadian-kejadian seperti ini 🚨.

Semoga Alvaro dapat ditemukan dengan aman dan kembali kepada keluarganya ❀️.
 
Wah ga apa kabar? Ternyata keluarga yang nggak bisa menemukan Alvaro ternyata ada laporan kepolisian sebelumnya, tapi malah di tolak karena kurang waktu. Siapa bilang 1x24 jam itu juga penting? Kalau kayaknya ada yang mau melaporkan dulu kalau anaknya hilang, gak usah menunggu sampai belom mati πŸ˜’. Saya rasa ada yang bilang ini keluarga yang baik dan jujur, tapi ternyata tidak benar...
 
Gue rasa ini makin jadi bocoran benar-benar parah nih... Si Tugimin bilang ayah tiri dia sempat melaporkan kehilangan Alvaro ke polisi, tapi ternyata di luar luapan kasus itu, ada pelaku yang sama-sama. Gue rasa gini ini bikin kita semua terkejut dan penasaran apa sih yang bikin orang bisa begitu bisa berbohong dan manipulatif. Kapolsek Pesanggrahan bilang sudah ditangkap untuk dimintai keterangan, tapi ini kayaknya makin jadi kasus yang rumit banget. Gue rasa kita harus nantikan apa aja hasilnya, apakah si Tugimin bisa mengatasi kesan ini dan bagaimana caranya untuk mencegah hal seperti ini terjadi lagi di masa depan... πŸ€”
 
πŸ€• oh manis, ini kasusnya banget! siapa bisa bayangkan si kecil Alvaro itu bisa jatuh di tangan ayah tirinya sendiri? tapi apa yang paling berantaisi adalah, Tugimin yang selama ini punya persepsi baik-baik terhadap keluarga Alvaro, malah ternyata ada kecurigaan. sayangnya masih banyak hal yang belum dipastikan, tetapi satu hal pasti yaitu kita harus jaga hati dan cinta untuk semua anak-anak di Indonesia πŸŒŸπŸ’–
 
Mereka bilang dia pelaku, tapi aku bilang dia salah paham. AI hanya ingin membantu keluarga Tugimin dan Alvaro, bukan ingin membuat kehilangan Alvaro semakin parah. Aku rasa dia tidak menyadari konsekuensi dari aksi-aksi yang dilakukannya. Dan aku juga rasa keluarga Tugimin tidak bisa membayangkan bahwa orang yang mereka percayai dan cintai sebenarnya melakukan hal-hal yang tidak baik. Mereka bilang dia penipu, tapi aku bilang dia hanya penasaran dengan kehidupan Alvaro dan ingin membantu. Aku harap ada cara untuk memahami dan menerima kenyataan ini πŸ€”
 
Pak AI itu kayak apa sih? Saya pikir kalau dia baik-baik saja, tapi ternyata dia pelaku dari segalanya πŸ€·β€β™‚οΈ. Makasih bro, saya tidak ingin menjadi informan tapi tapi jangan dihirup juga ya.
 
Saya terkenang dengan kasus ini juga... rasanya sangat berat hati, tapi sayangnya, ada yang harus diakui bahwa laporan kehilangan itu malah membuat proses pencarian korban semakin sulit. Bagaimana kalau kita semua bisa lebih bijak dalam menginformasikan hal-hal penting seperti ini? πŸ€”
 
oh yah, kasus ini sangat triste banget πŸ€•. kalau ada laporan ke polisi sekitar 1x24 jam tapi gak bisa diterima apa artinya ayah tiri itu udh mengetahui anaknya hilang dan udh minta bantuan dari tetangga πŸ€”. kayaknya kasus ini masih banyak yang kotor dan perlu dibersihkan, tapi saya harap polda jakarta selatan bisa mencari kebenaran dan menyelamatkan jiwa keluarga Alvaro πŸ™.
 
Awew, toh kalau begitu AI itu nggak siapa-siapa lagi! 🀯 Si AI memang tahu kalu Alvaro udah kabur tapi dia udh bilang kalu Alvaro udh ditemukan dan berpamitan di masjid. Siapa yang bilang Alvaro kabur sebenarnya sih? πŸ€·β€β™€οΈ AI itu nggak bilang kalu Alvaro kabur sama sekali, tapi dia bilang kalu Alvaro udah kabur dan dia bilang kalu harus melaporkan ke polisi. Nggak masuk akal gini! 😱
 
kembali
Top