Dalam pertandingan BRI Super League 2025/2026, Persis Solo kembali mengalami kekalahan yang sangat berat saat tumbang 1-3 dari Persita Tangerang di Stadion Manahan. Kemenangan cepat Persita pada menit kelima setelah Matheus Alves menyundul bola ke gawang Persis, membuat pendukung tuan rumah semakin terpurun.
Rapuhnya konsistensi permainan Persis Solo semakin jelas saat Aleksa Andrejic mencetak gol kedua pada menit ke-14. Kedua gol itu membawa keunggulan dua gol untuk Persita, sehingga membuat Pendekar Cisadane bermain lebih percaya diri. Namun, gol kedua Persis Solo di tangan Kodai Tanaka pada menit ke-28 dianulir setelah wasit melakukan tinjauan VAR.
Pertanda tangan baik bagi Persis Solo datang menjelang jeda, ketika Hokky Caraka menyambar bola dari umpan tarik dan mencetak gol keduanya. Pada babak pertama, Persita berhasil memenangkan keunggulan 3-0. Sementara itu, Persis Solo berusaha untuk menyelesaikan permainan dengan lebih efektif, namun penyelesaian akhir yang kurang dapat mengubah skor.
Gervane Kastaneer mencetak gol kedua Persis Solo pada menit ke-59 setelah pelanggaran di kotak penalti. Namun, serangan balik cepat Persita masih mampu diamankan oleh kiper Igor Rodrigues. Sehingga, skor 3-1 tetap bertahan untuk kemenangan Persita.
Dalam pertandingan ini, Persis Solo menunjukkan rapuhnya konsistensi permainan yang membuat mereka semakin terpuruk di dasar klasemen. Sementara itu, Persita menunjukkan keunggulan yang efektif sejak awal laga dan berhasil memenangkan keunggulan 3-0 pada babak pertama.
Rapuhnya konsistensi permainan Persis Solo semakin jelas saat Aleksa Andrejic mencetak gol kedua pada menit ke-14. Kedua gol itu membawa keunggulan dua gol untuk Persita, sehingga membuat Pendekar Cisadane bermain lebih percaya diri. Namun, gol kedua Persis Solo di tangan Kodai Tanaka pada menit ke-28 dianulir setelah wasit melakukan tinjauan VAR.
Pertanda tangan baik bagi Persis Solo datang menjelang jeda, ketika Hokky Caraka menyambar bola dari umpan tarik dan mencetak gol keduanya. Pada babak pertama, Persita berhasil memenangkan keunggulan 3-0. Sementara itu, Persis Solo berusaha untuk menyelesaikan permainan dengan lebih efektif, namun penyelesaian akhir yang kurang dapat mengubah skor.
Gervane Kastaneer mencetak gol kedua Persis Solo pada menit ke-59 setelah pelanggaran di kotak penalti. Namun, serangan balik cepat Persita masih mampu diamankan oleh kiper Igor Rodrigues. Sehingga, skor 3-1 tetap bertahan untuk kemenangan Persita.
Dalam pertandingan ini, Persis Solo menunjukkan rapuhnya konsistensi permainan yang membuat mereka semakin terpuruk di dasar klasemen. Sementara itu, Persita menunjukkan keunggulan yang efektif sejak awal laga dan berhasil memenangkan keunggulan 3-0 pada babak pertama.