Top Nasional: Tangis Ibunda Ita Martadinata di PTUN

Ita Martadinata menjadi bintang perhatian umat Islam karena pengakuan Fadli Zon yang menyangkal adanya pemerkosaan massal dalam tragedi Mei 1998, menyebabkan istri Ita meninggalkan Indonesia. Ibu mendiang Ita, Wiwin Suryadinata, menganggap pernyataan Menteri Kebudayaan itu tanpa bukti dan meminta hakim untuk memberikan kesempatan kepada dia untuk membuktikan kebenaran di pengadilan.

Dalam sidang PTUN, penutupan laporan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Tragedi 1998 menjadi isu, mengakibatkan tanggapan dari Wiwin yang menolak karena percaya data tersebut solid. Ia mengatakan ia berlindung di balik jubah biksuni sebagai pelarian dari masalah.

Selain itu, terkait lokasi calon kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), pihak pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto menyiapkan lahan untuk pembangunan kantor MUI dan lembaga lain di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Nusron Wahid mengatakan lahan tersebut dulu merupakan gedung Kedutaan Besar Inggris.

Terakhir, kabar duka datang dari Kabupaten Klaten Jawa Tengah, yaitu Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto yang meninggal sekitar pukul 10.00 WIB.
 
Pagi ini aku nyari informasi tentang Tragedi Mei 1998, tapi ternyata aku jadi sibuk membaca tentang Isu Isu Lain . Tapi ayo dulu cerita kembali Tragedi Mei 1998 yang bikin perasaan bangsa #IndonesiaRaya. Aku pikir ini hal yang penting banget, tapi mungkin karena sudah lama, masih banyak yang tak kenal asalnya. #KitaHindariTidakBerbicaraApa #Bicaralah

Dan kabar Wafatnya Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto buat aku merasa sedih sekali, rasanya tidak ada akhir dari kehidupan yang indah itu. Semoga dia bisa menjadi contoh bagi kita semua untuk selalu menjalani hidup dengan penuh semangat dan harapan. #SemangatHidup #TidakTerlambat
 
gak percaya lagi sama pernyataan Fadli Zon nih πŸ€”. siap-siap dibebani lagi dengan benar-benar tidak ada bukti. Wiwin Suryadinata memang susah cari keterangan yang jelas, tapi harusnya sudah cukup bukti apa-apa. kenapa masih mau menunggu pengadilan? aku pikir itu sama-sama gak bakar 🚫. dan lagi-lagi, pemerintah yang selalu mengarah ke arah tertentu nih... bundaran HI untuk kantor MUI? sih nggak ada masalah sama-samanya, kan? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Gue rasa gini nih, kalau kita ngerombol pada masa lalu, kadang kaya bikin kita lupa banget tentang kesan negatifnya πŸ˜•. Misalnya, nanti ada yang bilang Ita Martadinata nggak pernah terjebak dalam tragedi Mei 1998, tapi kalau kita cari informasi lebih jauh, ternyata ada bukti yang cukup parah banget tentang apa yang terjadi. Seperti gue pikir, pengakuan Fadli Zon itu nggak bisa dipungut tanpa bukti yang solid ya πŸ€”.

Dan kalau kita lihat situasi terkait MUI dan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), kayaknya pemerintah sedang ganti nama gedung, tapi gue rasa ini kurang lebih sama seperti yang pernah terjadi di masa lalu, ya? Nusron Wahid bilang lahan itu dulu ada di Kedutaan Besar Inggris, tapi sekarang kayaknya dijadikan untuk kepentingan MUI. Gue rasa ini nggak jelas banget πŸ€·β€β™‚οΈ.

Tapi, gue seneng banget ngerombol pada cerita orang lain dan ngobrol tentang masalah yang pernah dialami mereka. Seperti gue pikir, itu salah satu cara kita bisa belajar dari masa lalu dan bisa membuat perubahan positif di masa depan 🌟.
 
Makasih ya info ini.. Saya rasa salah satu masalahnya adalah pemerintah yang masih belum menjawab apa benar-benar ada bukti tentang pemerkosaan massal dalam tragedi Mei 1998 atau tidak. Kalau memang tidak ada, maka ita Martadinata seharusnya diakui sebagai korban yang tidak perlu berjuang lagi... tapi kalau ada bukti, maka kita harus tahu apa benar-benar terjadi dan siapa yang salah. Saya pikir ini juga menjadi pelajaran besar bagi kita semua tentang pentingnya kejujuran dan transparansi dalam pemerintahan. πŸ€”
 
Kalau mau ngobrol tentang Ita Martadinata, aku punya pendapatnya... Aku rasa Fadli Zon itu benar-benar tidak bersalah, tapi kalau sih, pengakuan dia itu mungkin bukan berarti dia bersalah, tapi lebih seperti... ada yang salah pengetahuan dia. Ia memang bilang tidak ada pemerkosaan massal, tapi mungkin dia salah menilai situasi. Kalau Wiwin Suryadinata itu benar-benar percaya pada data TGPF, tapi kalau sih, data itu pasti memiliki kesalahan. Aku rasa kita harus lebih sabar dan tidak cepat menentukan orang. Dan tentang MUI, aku pikir pemerintahnya benar, mereka memilih lokasi yang benar-benar strategis untuk pembangunan kantor MUI.
 
Wahhhhh 😍 Ita Martadinata keren banget! Saya senang melihat bintang Indonesia ini kembali menjadi perhatian umat. Saya berharap istri Ita bisa kembali ke Indonesia dan kita bisa menyambutnya dengan hangat πŸ€—. Dan saya rasa Wiwin Suryadinata juga keren, dia tidak mau menyerah dan ingin meminta hakim untuk membuktikan kebenaran. Semoga kasus ini bisa diselesaikan dengan adil dan cepat! πŸ’ͺ
 
Maksudnya lagi cerita tentang Ita Martadinata kayak garengan banget πŸ™„. Pertama kalinya aku dengerin ceritanya, dan sekarang lagi cerita berputar-putar seperti main game yang nggak pernah selesai. Apa sih kebenaran dari Fadli Zon? Siapa nih yang benar-benar tahu? Aku jadi penasaran apa benar-benar terjadi pada Ita Martadinata tahun 1998. Mungkin kalau aku punya uang aja, aku ikut nggabungin Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Tragedi 1998. Hehe, kayaknya cerita ini masih banyak lagi yang harus terungkap πŸ€”πŸ’‘
 
Gue rasa Wiwin Suryadinata ini agak salah. Kalau benar kalau Fadli Zon menyangkal adanya pemerkosaan massal, tapi dia tidak punya bukti yang solid, maka siapa yang salah lagi? Gue pikir Ibu Ita malah yang salah karena jangkauannya terlalu luas. Kalau gue diceritain, gue rasa Fadli Zon harus dipanggil ke pengadilan biar bisa membuktikan apa-apa. Gue juga pikir perlu ada transparansi lebih dalam kasus ini agar kita bisa tahu apa benarnya.
 
ini gue nggak percaya sih pengakuan Fadli Zon itu 🀯 apa dia kira apa aja? pengakuan itu tanpa bukti, siapa tahu ada yang nyesitu πŸ™„ tapi Wiwin Suryadinata kan udah nyebutkan di pengadilan kalau dia harus membuktikan sesuatu, kayaknya dia sudah cukup yakin sih πŸ˜…
 
aku nggak tahu siapa Ita Martadinata tapi kayaknya dia terkenal banget di kalangan umat Islam... tapi gini sih, kenapa ari Fadli Zon belaka belaka saja tanpa bukti... Wiwin Suryadinata kan jadi bintang pertama yang mengakui ada masalah di sana... aku rasa dia berhak untuk memberikan kesempatan Menteri Kebudayaan itu untuk membuktikan apa-apa. tapi kayaknya sudah terlambat nih, sih...
 
gak percaya aja si Fadli Zon bisa menyangkal halusinasi Ita tentang serangan massal itu, tapi aku rasa ada sesuatu yang tidak beres di balik pernyataan beliau... memang, sih, data TGPF Tragedi 1998 punya kaitan aja dengan masalah ini, tapi apakah benar-benar mereka melakukan penelitian yang cukup sebelum mengeluarkan laporan itu? aku rasa ada kesempatan lagi bagi Ibu Wiwin untuk membuktikan kebenaran... dan siap-siap aja dengan data yang kuat, bukan hanya menunggu balasannya dari pengadilan...
 
Dulu aku pikir Wiwin Suryadinata juga seperti orang lain yang memanggil Fadli Zon apa-apa, tapi ternyata dia benar-benar tidak mau dihakimi. Aku pikir sama-sama, kenapa perlu bukti? Di Indonesia kita suka menitipkan masalah-masalah kita kepada orang lain, dan lupa kembali menghadapi dirinya sendiri πŸ™„.

Dan aku sedih juga dengar Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto meninggal. Mungkin kalau bisa dia masih hidup, nanti dia punya kesempatan lagi untuk memperbaiki kesalahan-kesalahannya di pengadilan. Tapi mungkin itu hanya keputusan Tuhan ya... πŸ€•
 
ini lagi aja apa keberadaan Indonesia? kalau tidak ada konflik sama sekali kan bisa tenang, tapi toh masih ada yang mengejar masalah di masa lalu dan membuat istri orang itu kembali pulang ke luar negeri... siapa tahu gini gini, kalau kita fokus pada masa depan aja, apa yang terjadi dengan wisata Indonesia, apakah bisa berkembang lagi?
 
Maaf, kalau nyeselnya nanti dia tidak harus pergi ke jubah biksuni aja... πŸ˜‚ Lho, apa yang dibicarakan disini? Ita Martadinata, Fadli Zon, dan Tragedi Mei 1998. Saya rasa ada bantahan dari Wiwin Suryadinata, ibu dia, soal pengakuan Fadli Zon. Tapi siapa tahu apa yang benar-benar terjadi, karena masih banyak yang tidak jelas. Kalau benar Ita Martadinata dibukukan sebagai korban tragedi itu, maka ini gampang banget. Tapi kalau tidak, toh Fadli Zon memang salah jawab. Saya rasa penting sekali agar semua fakta dipertimbangkan agar kebenaran diungkapkan. πŸ€”
 
kaya banget sih pengakuan Fadli Zon tentang Ita Martadinata 😲 aku rasa gini juga, kalau Fadli Zon bilang tidak ada pemerkosaan massal, itu artinya tidak ada bukti juga πŸ€” aku pikir Wiwin Suryadinata yang benar-benar kuat untuk membuktikan hal ini. tapi sementara itu, aku lihat kabar tentang pembangunan kantor MUI di Bundaran HI, Jakarta Pusat. aku rasa lebih penting banget buat dijadikan taman umum atau sesuatu yang bagus, jangan lupa kita Indonesia kita masih banyak pula masalah lain seperti polusi udara dan air πŸŒΏπŸ’¦. aku juga sedih mendengar kabar tentang kematian Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto di Klaten Jawa Tengah. aku rasa kita harus jujur mengenai kehidupan kita sendiri, gak perlu menutupi masalah-masalah yang sifatnya konflik atau masalah lain yang kita hadapi setiap hari πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Gue pikir siapa lagi yang bisa membuat gue marah banget kayaknya! Si Ita Martadinata kayaknya tidak memiliki pengakuan dari Fadli Zon kan? Padahal gue tahu betul kalau peristiwa Mei 1998 itu sangat terkenal di Indonesia. Ibu Ita Wiwin Suryadinata malah memilih untuk memberikan kesempatan kepada dia, padahal data yang disampaikan Fadli Zon masih berantakan! Gue pikir ini adalah contoh bagaimana siapa yang punya kekuasaan dan pengaruh, bisa menggantikan fakta dengan spekulasi. Dan siapakah yang akan memberikan kesempatan untuk membuktikan kebenaran di pengadilan? Siapa lagi kalau bukan ibu Ita sendiri! Ini adalah contoh bagaimana kita Indonesia ini tidak bisa menangani masalah secara adil dan transparan. 😑
 
ini kabar konyol banget ya... Ita Martadinata kayaknya harus banyak yang dia coba kasih kesempatan lagi dan lagi, tapi ia sama saja tidak mau mengakui kesalahannya. Siapa tahu nanti dia akan terkejut dengan kebenaran di pengadilan 🀣

nah, kalau kita lihat dari sisi lain, siapa yang salah sih? Fadli Zon itu kayaknya sudah banyak yang dia coba kasih kesempatan, tapi ia masih tidak mau mengakui. Mungkin nanti dia akan ingat kembali apa yang terjadi di Mei 1998, biar jadi pengajaran bagi dia sendiri πŸ€·β€β™‚οΈ

dan siapa tahu, kalau Pemerintah Prabowo Subianto sebenarnya membeli lahan Bundaran HI dari Nusron Wahid, itu kayaknya tidak ada masalah. Setidaknya Pemerintah tidak menggunakan uang negara untuk membeli lahan tersebut, tapi masih bisa jadi ada masalah lain yang tidak kita tahu πŸ˜’

oh iya, kabar duka tentang Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto itu kayaknya sangat sedih. Semoga dia dalam keadaan yang baik di sisi Tuhan πŸ™
 
Eh, nggak percaya deh.. Fadli Zon itu kayaknya kaget banget dengan pernyataannya. Siapa tahu bukti-buktinya benar-benar tidak ada? Wiwin Suryadinata itu kayaknya salah paham, sih. Jujur aja, ia nyangka-nyangkanya kalau data TGPF itu solid, padahal mungkin ada kecurangan yang terjadi saat penyelidikan. Lahan untuk kantor MUI di Bundaran HI? Eh, nggak masuk akal banget. Siapa tahu, nanti siap-siap kan buat jadi tempat ibadah yang berbeda-beda lagi. Wah, Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto itu meninggal? Kenapa sih harus pukul 10.00 WIB? Nggak punya jam tangan sih?
 
Gue pikir ini semua itu serasa nggak ada logika sama sekali πŸ€”! Ita Martadinata baleh jadi bintang perhatian, tapi kalau Fadli Zon bilang ada yang salah, nggak apa sih kalau dia bilang begitu? Wiwin Suryadinata siapa sih untuk memanggilnya tanpa bukti? πŸ€·β€β™‚οΈ Dan kalau presiden bilang lahan itu dari gedung Kedutaan Besar Inggris, tapi ada pembangunan kantor MUI di sana, nggak ada yang sih salah kalau mereka pakai lahan yang sama? 😴 Gue rasa ini semua nggak masuk akal, dan gue ingin lihat bukti-bukti apa sih yang dia miliki! πŸ“
 
kembali
Top