Serangan terhadap anggota DPR AS Ilhan Omar, peningkatan kehadiran Amerika Serikat di Timur Tengah, dan ancaman dari IRGC: Apa yang terjadi saat ini?
Anggota DPR AS Ilhan Omar dari Minnesota diserang oleh seorang pria saat mengadakan pertemuan terbuka di Minneapolis. Politikus perempuan keturunan Somalia itu dilaporkan tidak terluka dalam serangan itu, namun pihak berwenang belum mengatakan zat apa yang disemprotkan atau apakah tuntutan telah diajukan terhadap penyerang.
Sementara itu, Amerika Serikat memperluas kehadiran militernya di Timur Tengah dengan mengirimkan kapal induk AS USS Abraham Lincoln. Kapal induk ini beserta kelompok tempurnya telah memasuki wilayah tanggung jawab Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command) di Samudra Hindia bagian barat, yang menempatkan kapal induk tersebut dalam jarak serangan cepat ke Iran.
Dalam kesempatan ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan bahwa negara-negara tetangga akan dianggap "bermusuhan" jika wilayah mereka digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Pernyataan ini dilontarkan saat kelompok serang kapal induk Amerika Serikat bergerak ke perairan Timur Tengah dengan perintah untuk menyerang Iran.
Dengan demikian, terjadi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang semakin meningkat. Namun, apakah Amerika Serikat akan mengambil tindakan yang lebih serius dalam melawan Iran? Apakah Iran akan menerima ancaman ini dengan tenang? Kini, kami menunggu jawaban dari kedua pihak tersebut.
Baca berita selengkapnya di sini.
Anggota DPR AS Ilhan Omar dari Minnesota diserang oleh seorang pria saat mengadakan pertemuan terbuka di Minneapolis. Politikus perempuan keturunan Somalia itu dilaporkan tidak terluka dalam serangan itu, namun pihak berwenang belum mengatakan zat apa yang disemprotkan atau apakah tuntutan telah diajukan terhadap penyerang.
Sementara itu, Amerika Serikat memperluas kehadiran militernya di Timur Tengah dengan mengirimkan kapal induk AS USS Abraham Lincoln. Kapal induk ini beserta kelompok tempurnya telah memasuki wilayah tanggung jawab Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command) di Samudra Hindia bagian barat, yang menempatkan kapal induk tersebut dalam jarak serangan cepat ke Iran.
Dalam kesempatan ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan bahwa negara-negara tetangga akan dianggap "bermusuhan" jika wilayah mereka digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Pernyataan ini dilontarkan saat kelompok serang kapal induk Amerika Serikat bergerak ke perairan Timur Tengah dengan perintah untuk menyerang Iran.
Dengan demikian, terjadi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang semakin meningkat. Namun, apakah Amerika Serikat akan mengambil tindakan yang lebih serius dalam melawan Iran? Apakah Iran akan menerima ancaman ini dengan tenang? Kini, kami menunggu jawaban dari kedua pihak tersebut.
Baca berita selengkapnya di sini.