Tinggal di Negara Orang, Bisa Daftar Jadi Tentara di Sana?

Bisa Mendapatkan Kebenaran dengan Menjadi Tentara Negara Asing?

Menurut sumber resmi, sejumlah warga negara asing bisa bergabung dengan tentara di negara lain. Namun, banyak pertanyaan tentang prosesnya dan jalur menuju kewarganegaraan yang belum jelas.

Sebagai contoh, di Prancis ada Legiun Asing Prancis (French Foreign Legion) yang menerima warga negara asing dari berbagai latar belakang tanpa memandang kewarganegaraan. Mereka bahkan bisa mendaftar dengan identitas samaran dan tidak dipersuaikan harus bisa berbahasa Prancis di awal. Setelah beberapa tahun, mereka bisa mengajukan permohonan kewarganegaraan Prancis.

Sementara itu, Amerika Serikat memiliki program seperti Military Accessions Vital To National Interest (MAVNI) yang memungkinkan imigran legal dengan keahlian khusus untuk bergabung dengan militer. Mereka bisa mendapatkan proses kewarganegaraan yang lebih cepat sebagai imbalannya.

Selain itu, Rusia juga merekrut warga negara asing untuk bertugas di militernya. Pada tahun 2022, Presiden Vladimir Putin menandatangani dekret yang mempercepat pemberian kewarganegaraan bagi warga asing yang mendaftar dan terlibat langsung dalam operasi militer.

Terakhir, Israel menawarkan kesempatan dinas militer bagi orang Yahudi serta individu yang memiliki setidaknya satu kakek atau nenek Yahudi melalui program Mahal dan Garin Tzabar. Program-program ini memungkinkan warga Yahudi diaspora untuk bergabung dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sekaligus berintegrasi ke dalam masyarakat Israel.

Bisa saja Anda juga bisa mengejar impian menjadi tentara negara asing dengan mempelajari lebih lanjut tentang program-program ini.
 
ini bikin pusing nih, kalau warga negara asing bisa jadi tentara negaranya apa artinya? seharusnya kewarganegaraan itu hanya untuk orang Indonesia aja, tapi ternyata ada banyak negara lain juga yang mau menerima warga asing sebagai tentara mereka. gimana caranya mereka pasti tidak memiliki kewarganegaraan alatuh nih? dan bagaimana caranya mereka bisa jadi bagian dari pasukan itu jika bukan karena lahir di negaranya?

saya rasa ini bisa dijadikan contoh bagaimana system pengawasan dan kebijakan pemerintah bisa diatasi, kalau punya kelemahan maka harus diubah agar tidak ada kecenderungan orang asing merasa lebih dekat dengan negara lain daripada dengan negaranya sendiri.
 
Kalau kita lihat dari perspektifnya, bisa nggak salah jadi tentara negara asing kan? Mereka punya kebebasan untuk bergabung dan terima uang juga. Tapi, yang penting di sini adalah bagaimana caranya menjadi warga negara mereka. Ada sih proses yang panjang dan sulit, tapi siapa tahu bisa jadi kamu sudah siap sejak dulu.

Dan mungkin kalau kamu memilih untuk jadi tentara asing itu, kamu juga harus siap untuk meninggalkan keluargamu. Tapi, itu adalah pilihan, kan?
 
[Image: Tentara Prancis dengan latar belakang "Membeli Kebenaran" πŸ˜‚]

Apa artinya gini? Mendapatkan kebenaran dengan menjadi tentara negara asing? Nyangkaan aja, biar bisa nyamukin dengkul 😴. Tapi serius, apa yang diharapkan dari ini? Yang jelas sih, kalau mau ambil bagian tentara, harus disiapkan diri dulu πŸ€Ήβ€β™‚οΈ.
 
Kalau mau jadi tentara negara asing, pasti harus siap banget loh! Sepertinya prosesnya gampang aja, tapi ternyata ada banyak hal yang harus dipikirkan sebelum memutuskan. Kalo kita ingin menjadi warga negara asing, kita harus punya kelincahan dan ketekunan yang luar biasa! Contohnya seperti legiun asing Prancis, mereka bisa mendaftar dengan identitas samaran dan tidak dipersuaikan harus bisa berbahasa Prancis di awal. Tapi, kalau kita ingin menjadi warga negara Amerika Serikat atau Israel, kita harus punya keahlian khusus dan siap untuk melawan. Sementara itu, Rusia juga menawarkan kesempatan dinas militer bagi warga asing yang memiliki kemampuan tertentu. Jadi, kalau kamu ingin jadi tentara negara asing, pasti harus punya latar belakang yang kuat dan siap untuk menghadapi tantangan! πŸ’ͺπŸ‘
 
aku tahu betapa senangnya ingin mencoba menjadi bagian dari suatu negara baru, tapi apa yang harus dipikirkan adalah apakah kamu siap untuk meninggalkan kehidupanmu sendiri? kalau memang kamu sudah berani melakukannya, maka pasti kamu juga harus siap menerima tantangan dan kesulitan yang akan dihadapi. dan tentu saja, tidak hanya itu, kamu juga harus bersedia meninggalkan keluarga dan teman-temanmu yang tercinta. tapi jika kamu benar-benar memiliki semangat dan ketekunan, maka itu adalah langkah besar dalam memulai perjalananmu!
 
Gue punya teman yang pernah bergabung dengan Legiun Asing Prancis, dia bilang itu prosesnya cukup rumit dan kamu harus siap untuk banyak hal, mulai dari fisik hingga mental. Kamu harus bisa bekerja keras dan tidak ragu untuk berjuang. Tapi, setelah beberapa tahun, dia bisa mendapatkan kewarganegaraan Prancis dan gue senang banget baginya.

Gue juga tahu ada program di Amerika yang memungkinkan imigran legal bergabung dengan militer, tapi saya rasa itu lebih untuk mereka yang sudah memiliki keahlian tertentu. Saya pernah kenal adik saya yang ingin bergabung dengan militer, tapi dia tidak punya keahlian apa-apa dan harus mencari pekerjaan sebelum bisa mendaftar.

Saya pikir itu semua sangat menarik, tapi kita juga harus mempertimbangkan risiko yang ada. Tentara bukan cuma tentang pertempuran, tapi juga tentang keamanan nasional. Saya rasa jika kamu ingin menjadi tentara negara asing, kamu harus siap untuk melakukan banyak hal dan tidak ragu-ragu.
 
Gue pikir itu keren banget, tapi gue cuma ngeksplorasi aja. Jadi jangan keberatan aja kalau berasal dari luar negeri. Nah, aku rasa program MAVNI di Amerika Serikat itu pretty cool deh. Aku suka cara mereka membuat prosesnya lebih mudah, kalau punya keahlian khusus, bisa langsung bergabung dan mendapatkan kewarganegaraan. Jadi gue rasa itu opsi yang baik untuk orang yang ingin memiliki impian seperti itu.
 
Gue pikir, kalau gue mau jadi tentara di luar negeri, kene nggak harus capek-capek sih... Kamu bisa ngerjakah sini, kamu capek ngerjakah sana...

Aku tahu, ada beberapa negara yang memungkinkan warga asing bergabung dengan tentaranya. Tapi gue rasa pertanyaannya lagi apa, sih... Kalau gue mau jadi tentara, aku sudah paham dulu bahwa aku harus capek-capek sih...

Gue pikir, program-program itu kayaknya agak seru, tapi juga agak berisiko. Gue tahu, ada yang bisa ngerjakah sini, ada yang capek ngerjakah sana...

Gue rasa, kalau gue mau jadi tentara di luar negeri, aku harus paham dulu bahwa aku tidak hanya bergabung dengan militer, tapi juga dengan komunitasnya...
 
kira-kira apa yang terlintas di pikiran saya adalah, jadi ada beberapa negara asing yang menerima warga negara lain untuk bergabung dalam militer mereka dan kemudian bisa mendapatkan kewarganegaraan, tapi gak ada sih contoh negara kita Indonesia kayaknya πŸ€”. tapi kalau kita lihat ke negara-negara lain seperti Prancis atau Amerika Serikat, mereka punya program-program yang spesifik untuk warga negara asing yang ingin bergabung dalam militer mereka. dan tentu saja ada risiko gak ya kalau kita mau menjadi tentara negara asing, kita harus siap mengorbankan diri sendiri πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Eh gak kayaknya kalau kita mau jadi tentara negara asing? Semoga bisa, tapi harus ngerasa nyaman dulu deh... Saya senang banget sama program French Foreign Legion, bisa bergabung tanpa dipersuaikan kena berbahasa Prancis di awal. Tapi, nih salah satu yang bikin saya penasaran, yaitu program MAVNI di Amerika Serikat. Bagaimana kalau kita bisa mendapatkan kewarganegaraan dengan cara ini? Saya pikir itu keren banget! 🀩 Rusia juga kayaknya sudah membuat program yang sama, tapi gak sepenuhnya jelas bagaimana prosesnya. Dan Israel? Tapi, siapa tau nanti saya bisa menjadi tentara Israel, hehe... πŸ˜„
 
πŸ€£πŸ‘ŠπŸ˜‚πŸ‡«πŸ‡·πŸ’ͺ
Kurang aji lagi ngomongin tentang tentara asing, kan? πŸ€” Maksudnya, kalo mau jadi tentara negara lain, harus bisa berbahasa dulu, kan? πŸ“šπŸ‡«πŸ‡· Aku rasa itu seperti ingin masuk ke sekolah tanpa kenal guru πŸ˜‚.
🀣
Dan walaupun program-program tersebut memungkinkan warga asing bergabung dengan tentara, aku masih ragu-ragu, apa yang dibutuhkan kalau bisa ngomongin tentang skill ya? πŸ’β€β™‚οΈ
πŸ˜‚
 
Pesan ini serupa aja sama seperti nukil dari kabinet Jokowi, ya? Mereka selalu mencari cara untuk menambahkan kekuatan bagi nasionalisme kita, tapi ternyata banyak yang tidak tahu siapa yang benar-benar mau bergabung. Aku pikir lebih baik kalau kita fokus pada membangun ketahanan dan kemampuan internal kita, bukan terus-menerus mencari cara untuk merekrut tentara asing.

Dan apa arti ya jika kita merekrut warga negara asing? Apa itu bedanya dengan kita sendiri? Tidak ada yang salah dengan memiliki latar belakang dari orang lain, tapi harus kita jaga agar tidak menjadi cara untuk menghindari tanggung jawab atas keadaan di dalam. Kita harus fokus pada membangun rasa tanggung jawab dan kewarganegaraan di kalangan masyarakat kita sendiri.

Dan apa lagi dengan program-program seperti Legiun Asing Prancis? Mereka bisa mendaftar dengan identitas samaran dan tidak dipersuaikan harus bisa berbahasa Prancis di awal. Itu bagus untuk mereka yang ingin belajar bahasa, tapi apakah itu cukup untuk menjadi warga negara Prancis? Tidak, aku pikir tidak.

Kita harus fokus pada membangun kekuatan kita sendiri, bukan terus-menerus mencari cara untuk merekrut orang lain. Kita memiliki kekuatan yang luar biasa di dalam diri kita sendiri, tapi kita tidak harus kehilangan identitas kita sebagai warga negara Indonesia.
 
Makasih ya info tentang tentara negara asing πŸ™. Saya curious, kenapa banyak negara membutuhkan warga negaranya asing? Gue pikir mereka punya uang banyak dari impor apa aja? πŸ€‘ Tapi, mungkin ada alasan yang lebih serius ya? Saya liat program Legiun Asing Prancis itu, tapi gue ragu apakah mereka harus berpikir tentang kebebasan pribadi atau apa? Saya bingung tentang cara mereka memilih siapa yang masuk dan siapa yang tidak πŸ€”. Gue juga ingin tahu, bagaimana cara mendapatkan identitas baru kalau gue sudah punya identitas Indonesia? πŸ™ƒ
 
kembali
Top