Tim Basarnas Makassar baru-baru ini berhasil mengaktifkan drone untuk mencari tanda-tanda pesawat ATR 400 yang hilang kontak di Desa Leang-leang, Maros. Operasi pencarian berlangsung setelah tim awal memberikan laporan bahwa lokasi kehilangan kontak telah diketahui dengan jelas.
Pihak Basarnas Makassar sendiri mengirimkan 15 orang ke lokasi hilang kontak tersebut, termasuk satu unit mobil truk, satu unit rescue car, dan satu unit drone untuk pencarian. Operasi ini akan dilanjutkan dengan ekspansi jumlah tim yang membawa potensi 40 orang.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyatakan bahwa koordinasi lintas instansi telah dilakukan sejak awal untuk mempercepat proses pencarian. Dia juga menegaskan bahwa medan dan cuaca menjadi tantangan utama bagi tim gabungan yang terus melakukan pencarian.
Tim SAR Makassar telah mengaktifkan drone untuk mencari tanda-tanda pesawat yang hilang kontak, namun masih belum menemukan bukti-bukti yang jelas tentang lokasi kehilangan kontak. Gubernur Sulaiman meminta semua pihak untuk menunggu hasil resmi dari tim SAR sebelum membuat kesimpulan.
Pihak Basarnas Makassar sendiri mengirimkan 15 orang ke lokasi hilang kontak tersebut, termasuk satu unit mobil truk, satu unit rescue car, dan satu unit drone untuk pencarian. Operasi ini akan dilanjutkan dengan ekspansi jumlah tim yang membawa potensi 40 orang.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyatakan bahwa koordinasi lintas instansi telah dilakukan sejak awal untuk mempercepat proses pencarian. Dia juga menegaskan bahwa medan dan cuaca menjadi tantangan utama bagi tim gabungan yang terus melakukan pencarian.
Tim SAR Makassar telah mengaktifkan drone untuk mencari tanda-tanda pesawat yang hilang kontak, namun masih belum menemukan bukti-bukti yang jelas tentang lokasi kehilangan kontak. Gubernur Sulaiman meminta semua pihak untuk menunggu hasil resmi dari tim SAR sebelum membuat kesimpulan.