Tim DVI Polda Jabar Berhasil Mengidentifikasi 67 Jenazah Korban Longsor Cisarua
Hingga saat ini, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi sebanyak 67 jenazah korban bencana tanah longsor Desa Pasirlangu di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Menurut Kombes Pol Hendra Rochmawan, kabid humas Polda Jabar, proses identifikasi ini masih berlangsung dan ada 25 jenazah yang belum teridentifikasi.
Selain itu, tim DVI juga terus melanjutkan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum terkonfirmasi melalui tahapan rekonsiliasi data. Hendra berharap jumlah korban yang berhasil diidentifikasi dapat terus bertambah seiring berjalannya proses pencocokan data oleh tim forensik.
Pihaknya juga mengerahkan Detasemen Anjing Pelacak (Den K9 SAR) untuk mempercepat proses pencarian korban bencana tanah longsor di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi. Seluruh sumber daya Polda Jabar kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif dan memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat.
Hendra menjelaskan bahwa kehadiran Den K9 SAR diharapkan dapat membantu tim gabungan dalam mendeteksi keberadaan korban yang tertimbun material longsor, terutama di area yang sulit dijangkau alat berat.
Hingga saat ini, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi sebanyak 67 jenazah korban bencana tanah longsor Desa Pasirlangu di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Menurut Kombes Pol Hendra Rochmawan, kabid humas Polda Jabar, proses identifikasi ini masih berlangsung dan ada 25 jenazah yang belum teridentifikasi.
Selain itu, tim DVI juga terus melanjutkan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum terkonfirmasi melalui tahapan rekonsiliasi data. Hendra berharap jumlah korban yang berhasil diidentifikasi dapat terus bertambah seiring berjalannya proses pencocokan data oleh tim forensik.
Pihaknya juga mengerahkan Detasemen Anjing Pelacak (Den K9 SAR) untuk mempercepat proses pencarian korban bencana tanah longsor di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi. Seluruh sumber daya Polda Jabar kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif dan memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat.
Hendra menjelaskan bahwa kehadiran Den K9 SAR diharapkan dapat membantu tim gabungan dalam mendeteksi keberadaan korban yang tertimbun material longsor, terutama di area yang sulit dijangkau alat berat.