Tiga Kajari Terseret Pemeriksaan Kejagung, Begini Perkembangannya

Tiga Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Padang Lawas, dan Magetan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Satgas SDO Bidang Intelijen Kejaksaan Agung. Ketiganya ditempatkan dalam status terperiksa meski belum dicopot dari jabatannya. Penunjukan pelaksana harian (Plh) di masing-masing Kejari dilakukan demi menjaga keberlangsungan tugas institusi di daerah.

"Jelas penunjukan PLH ini dalam rangka untuk jalannya roda pemerintahan dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat serta mencari keadilan," kata Anang Supriatna, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung. Proses klarifikasi oleh Bidang Intelijen memiliki batas waktu selama 14 hari, hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi penentu apakah perkara ini berhenti di tahap klarifikasi atau berlanjut ke penanganan pengawasan.

Di samping itu, Kejagung juga memanggil dua pejabat Kejari Deli Serdang. Mereka adalah Revanda Sitepu dan Hendra Busrian. Keduanya telah memenuhi panggilan Kejagung sejak Senin, 26 Januari 2026. Namun, alasan pemanggilan belum dipublikasikan.
 
Mengenainya kalau ada pelajarannya dari situasi ini apa? Mungkin mereka ingin menguji ketepatan dan integritas dari tiap-tiap kepala kejaksaan. Atau mungkin ada hubungan dengan kasus-kasus yang terjadi di daerah-daerah tersebut? Mereka harus jujur, tidak ada alasan untuk memanggil mereka ke Kementerian. Mereka sudah cukup kuat untuk mengawasi dan pemeriksaan pribadi ini akan membawa dampak bagaimana?
 
Gue pikir penunjukan Pelaksana Harian (Plh) di Kajari itu nggak cuma cari cara untuk menghindar dari pemeriksaan intensif ya... Sementara itu, kejagung gini aja: "Jalannya roda pemerintahan" dan "mencari keadilan". Gue curiga apa yang sebenarnya di maksudkan dengan demikian. Tapi, apapun yang terjadi, gue harap penyelesaian perkara ini cepat aja agar Kajari tidak mengalami masalah lagi...
 
Pak Kajari di Padang Lawas ini gampangnya harus keluar dari jenderannya, tapi masih ada proses yang harus dilalui dulu... 14 hari clarifikasi, itu cukup lama banget 🤔. Jika masih terus bermasalah setelah itu, toh pasti ada alasan yang lebih serius daripada itu. Mungkin ada yang salah di dalam pengelolaan Kajari tersebut, tapi kita harus berhati-hati juga karena proses ini belum selesai...
 
Kalau nggak salah informasi ini semua kena masalah intelijen... aku rasa penting banget bagus jangan ada orang yang terluka atau korupsi. tapi, aku juga rasa ada yang bisa dibicarakan tentang bagaimana sistem pemeriksaan ini? apa benar-benar perlu penanganan yang sangat intensif? mungkin ada cara lain yang lebih efektif dan efisien...
 
Saya pikir gampangnya Kajari di sini masih nggak sempurna banget 🤔. Mereka udah diintensifkan monitoring intensif, tapi masih ada yang bisa ditinjau lebih dekat lagi. Gimana kalau kita fokus pada pentingnya kesehatan mental buat para pejabat nih? Mereka udah terlalu stres dan stressnya bisa menyebar ke masyarakat. Saya rasa biar semuanya lebih baik, kita butuh lebih banyak dukungan mental dan wellness di dalam pemerintahan 🌱💚
 
Aku rasa pemeriksaan intensif ini buat apa sih? Jelas sudah ada pelaksana harian, tapi kenapa harus pemeriksaan intensif lagi? Aku pikir semuanya udah jelas banget. Tapi aku juga ngerti kalau ada kekurangan, jadi pengawasan intensif ini mungkin buat amankan prosesnya, ya?
 
[Image of a person being investigated by the authorities with a confused expression]

[ GIF: a monkey trying to figure out what's going on ]

[ Image of a clock ticking away with a red X marked through it ]

Penjelasannya apa sih? Kajari punya masalah, tapi PLH apa kegunaannya?

[ GIF: a person shrugging their shoulders ]

[Image of a person being pulled in two different directions]

Kita tunggu hasil klarifikasi saja
 
Maksudnya siapa-siapa pun yang berada di posisi seperti itu harus jujur dan terbuka 🤝. Tapi apa yang terjadi kalau ada yang tidak ingin membuka mulut? Nah, sekarang ini pemeriksaan intensif oleh Satgas SDO Bidang Intelijen Kejaksaan Agung memang sudah berlangsung 1 minggu ya... 🕰️. Saya rasa keberlangganan di institusi seperti Kajari itu harus lebih transparan, jadi kita bisa melihat apa yang sebenarnya terjadi. Dan ini juga membuat saya penasaran, apa hasil pemeriksaan intensif itu nanti? 🤔
 
Udah capek banget denger kabar ini... Kajari yang masih diintensif pemeriksaannya sih memang ada di Magetan, Padang Lawas, dan Sampang. Gimana caranya bisa ada kajari yang still masuk ke status terperiksa? Dan masih dipertahankan jabatannya? Udah kayaknya keadilan dalam sistem ini punya arti apa aja? Kalau tidak ada konsekuensi untuk para pejabat yang salah, maka bagaimana caranya bisa ada perubahan? 🤔💀
 
Saya rasa ini semua seperti mainan politik nih, siapa pun yang salah pasti akan dijadikan target 🤔. Kita harus waspada tapi jangan terlalu cepat menyalahkan, mungkin ada alasan yang tidak kita ketahui. Saya penasaran juga mengenai apa yang sebenarnya telah dilakukan oleh Revanda Sitepu dan Hendra Busrian, kalau benar-benar mereka salah maka pasti akan dihadapkan ke pengadilan 🤷‍♂️.
 
Akhirnya ganti-ganti ya kepalanya 🤣. Tiga Kajari yang ada masalah ini masih bisa nggak diopot kan? Mereka harusnya sudah tidak lagi menjalankan tugasnya, tapi masih terus-terang di situ. Kalau mau ada penjelasan sih, mungkin bisa dibilang kalau ada penembusan tuduhan yang kemudian membunuh diri atau apa aja ya?
 
Aku pikir kalau ini terlalu berlebihan dulu kan? 3 Kajari yang ditahan itu apa lagi buat apa? Aku rasa jangan harus dipikirkan seperti ini, kan karyawan negara yang sudah lama dan memiliki pengalaman. Apa yang salah dengan mereka? Aku rasa lebih baik kalau mereka diintervensi dulu sebelum terjadi hal-hal yang lebih berat.
 
Gak jelas sih apa yang terjadi di sana... kalau udah ditempatkan dalam status terperiksa tapi masih ada pelaksana harian... itu seperti main kartu nih 🤔, di mana ada yang kalah? Tapi aku pikir ini bisa menjadi kesempatan bagi Kajari-kajari tersebut untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kinerja, karena gak ada yang baik tanpa kesalahan juga 🙏. Saya harap penanganan ini bisa selesai dengan cepat dan tidak membuat masalah lebih buruk lagi 😟.
 
Hahaha, aku pikir apa artinya ketika Kajari dipanggil ke Satgas SDO? Aku lupa kenapa mereka harus diintensifkan pengecekaannya 🤔. Apakah karena ada yang salah dalam tugas mereka? Atau mungkin ada yang minta uang untuk Kejari? 😂

Aku suka membayangkan apa yang akan terjadi jika satgas SDO memanggil Kepala BPKA juga 😂. Aku rasa itu akan seru banget! Mereka harus memilih mana yang harus diintensifkan, orang-orang ini 😂.

Tapi, aku masih penasaran, apa artinya ketika mereka meminta klarifikasi? Apakah karena ada yang terlupakan dalam proses pemeriksaan? 🤔. Aku rasa itu seperti mencari sesuatu di taman, tapi lupa di mana tempatnya 😂.
 
Gue rasa ini kayak di masa lalunya lagi kan? Kenapa harus sering-sering pemeriksaan intensif seperti ini? Gue pikir sudah cukup aja kalau mereka bisa bekerja dengan baik dan tidak ada masalah-masalah yang terlalu besar. Tapi gue tahu ini semua harus dilakukan agar pemerintah bisa berjalan lancar, dan juga untuk masyarakat yang merasa aman. Gue bayangkan kalau di masa lalunya, ada kecurangan seperti ini, gue rasa semua orang akan gelisah dan tidak percaya...
 
Gue pikir itu tindakan yang tepat banget dari Kejagung. Kalau ada gugus besar yang memanggil Kepala Kejari, itulah tanda bahwa mereka sengaja lupa tentang proesurannya 😂. Jangan sampai mereka malah jadi korban sendiri karena ketidaktahanan. Proses penunjukan Plh itu bagus, jadi pasti keberlangsungan tugas Kejari tidak akan terganggu 🤝. Dan gue senang juga kalau ada klarifikasi yang cepat, kalau tidak punya hasil apa pun dari pemeriksaan intensif.
 
Aku penasaran nih, apa arti kalau tiga Kajari itu masih terperiksa meski belum dicopot? Aku pikir ini ada masalah kalau pegawai negeri dihukum tanpa adanya proses yang jernih. Banyak mungkin ada yang salah kejadian, tapi kalau tidak ada bukti yang cukup, kapan mereka bisa dibebaskan? Aku rasa perlu ada langkah-langsa yang lebih transparan, apalagi kalau ada pelanggaran yang serius.
 
Saya sengaja membaca berita ini beberapa hari yang lalu 🤔. Ternyata Kajari di kala ini juga menghadapi permasalahan? Apakah ini benar-benar hal yang normal di dalam pemerintahan, atau apakah ada sesuatu yang tidak terungkap? Aku penasaran apa sebenarnya kegiatan mereka sekarang. Tidak ada sumber yang jelas tentang hal ini, bisa saatnya kita tahu jawabannya 🤷‍♂️.
 
Sampang, Padang Lawas, dan Magetan udah terlalu banyak berita tentang kasus mereka. Kalau benar-benar ada alasan yang jujur, tapi kemarin lusin berita yang menyimpang lagi. Siapa tahu sebenarnya bukannya ada sinyal dari dalam? Kenapa udah jadi semacam drama ini? Yang paling penting apa yang terjadi di daerah mereka dan bagaimana masyarakat bisa mendapat keadilan? 🤔
 
kembali
Top