Thomas Djiwandono, keponakan Presiden Prabowo Subianto, terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal ini menimbulkan harapan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) agar Thomas bisa memberikan kontribusi pemikiran baru dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
"Harapannya beliau bisa membawa ide-ide baru yang lebih baik lagi untuk membantu pertumbuhan ekonomi," kata Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong. Ia juga berharap agar kolaborasi dan komunikasi yang baik dapat terjalin untuk mendukung upaya pemulihan dan penguatan ekonomi domestik dengan bank sentral ke depannya.
BCA berencana untuk mengadakan pertemuan dengan Thomas Djiwandono setelah pelantikannya secara resmi. "Kita ada rencana bertemu dengan beliau setelah nanti resmi dan mungkin kesempatan berikut kita bisa share ya setelah pertemuan kita dengan beliau," ujarnya.
Pemilihan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI telah disetujui oleh Rapat Paripurna DPR RI. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa pemilihan ini merupakan hasil musyawarah mufakat Komisi XI DPR RI setelah rangkaian uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur BI.
"Harapannya beliau bisa membawa ide-ide baru yang lebih baik lagi untuk membantu pertumbuhan ekonomi," kata Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong. Ia juga berharap agar kolaborasi dan komunikasi yang baik dapat terjalin untuk mendukung upaya pemulihan dan penguatan ekonomi domestik dengan bank sentral ke depannya.
BCA berencana untuk mengadakan pertemuan dengan Thomas Djiwandono setelah pelantikannya secara resmi. "Kita ada rencana bertemu dengan beliau setelah nanti resmi dan mungkin kesempatan berikut kita bisa share ya setelah pertemuan kita dengan beliau," ujarnya.
Pemilihan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI telah disetujui oleh Rapat Paripurna DPR RI. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa pemilihan ini merupakan hasil musyawarah mufakat Komisi XI DPR RI setelah rangkaian uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur BI.