Presiden Soeharto menetapkan tanggal 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional melalui Keppres Nomor 5 Tahun 1985. Tanggal penting itu masih diperingati hingga kini. Berdasarkan Keputusan Dewan Pers, setiap tahun secara bergantian di ibu kota provinsi se-Indonesia.
Tahun ini, peringatan Hari Pers Nasional 2026 akan digelar di Provinsi Banten sebagai tuan rumah. Tahun ini, tema yang ditetapkan adalah "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat". Dengan demikian, disampaikan makna peran strategis pers sebagai pilar keempat demokrasi.
Logo dan maskot resmi peringatan HPN 2026 terinspirasi dari kekayaan budaya dan alam Provinsi Banten. Maskot HPN 2026 bernama "Si Juhan" yang merupakan akronim dari "Si Jurnalis Handal". Ia merepresentasikan pers yang sehat secara moral, profesional dalam kerja, jujur, dan berimbang serta berpihak pada kepentingan publik.
Peringatan HPN 2026 tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional atau cuti bersama. Masyarakat Indonesia dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya.
Tahun ini, peringatan Hari Pers Nasional 2026 akan digelar di Provinsi Banten sebagai tuan rumah. Tahun ini, tema yang ditetapkan adalah "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat". Dengan demikian, disampaikan makna peran strategis pers sebagai pilar keempat demokrasi.
Logo dan maskot resmi peringatan HPN 2026 terinspirasi dari kekayaan budaya dan alam Provinsi Banten. Maskot HPN 2026 bernama "Si Juhan" yang merupakan akronim dari "Si Jurnalis Handal". Ia merepresentasikan pers yang sehat secara moral, profesional dalam kerja, jujur, dan berimbang serta berpihak pada kepentingan publik.
Peringatan HPN 2026 tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional atau cuti bersama. Masyarakat Indonesia dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya.