Harga batu bara kokas domestik China terus mengalami tekanan hargi. Sentimen hati-hati dari pihak berwenang membuat pembeli tetap enggan bertransaksi besar. Pasar di Indonesia juga dipengaruhi oleh harga batu bara yang melemah.
Pasar batu bara kokas domestik China terus mengalami tekanan karena sentimen hati-hati pelaku pasar, meskipun ada beberapa pembelian lokal dan kenaikan harga sesekali di tingkat tertentu. Analisis dari laporan pasar menunjukkan bahwa harga batu bara kokas domestik menurun karena permintaan dari pabrik baja yang lemah dan pedagang mengurangi aktivitas beli.
Sxcoal juga melaporkan harga batu bara termal di wilayah tambang utama China kembali turun dalam beberapa hari terakhir. Namun, pasar sempat berharap permintaan akan meningkat menjelang musim dingin dan cuaca salju lebih sering. Lesunya tren ini menunjukkan bahwa ekspektasi musim dingin yang biasanya mendorong kenaikan konsumsi energi belum cukup untuk membalikkan arah pasar yang tengah tertekan oleh permintaan yang melambat.
Sementara itu, Vietnam juga memberi kabar buruk. Impor batu bara di Vietnam pada November 2025 jatuh 20,9% dibanding bulan sebelumnya dan merupakan level bulanan terendah sejak Oktober 2023. Penurunan volume dan nilai impor menunjukkan bahwa permintaan batu bara di Vietnam menurun, bisa jadi karena turunnya kebutuhan listrik, overstock, atau faktor penyebab lain dari sisi utilitas di Vietnam.
Tren harga batu bara ini juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang kurang mendukung serta ketidakpastian permintaan industri hilir seperti pabrik kokas dan sektor baja.
Pasar batu bara kokas domestik China terus mengalami tekanan karena sentimen hati-hati pelaku pasar, meskipun ada beberapa pembelian lokal dan kenaikan harga sesekali di tingkat tertentu. Analisis dari laporan pasar menunjukkan bahwa harga batu bara kokas domestik menurun karena permintaan dari pabrik baja yang lemah dan pedagang mengurangi aktivitas beli.
Sxcoal juga melaporkan harga batu bara termal di wilayah tambang utama China kembali turun dalam beberapa hari terakhir. Namun, pasar sempat berharap permintaan akan meningkat menjelang musim dingin dan cuaca salju lebih sering. Lesunya tren ini menunjukkan bahwa ekspektasi musim dingin yang biasanya mendorong kenaikan konsumsi energi belum cukup untuk membalikkan arah pasar yang tengah tertekan oleh permintaan yang melambat.
Sementara itu, Vietnam juga memberi kabar buruk. Impor batu bara di Vietnam pada November 2025 jatuh 20,9% dibanding bulan sebelumnya dan merupakan level bulanan terendah sejak Oktober 2023. Penurunan volume dan nilai impor menunjukkan bahwa permintaan batu bara di Vietnam menurun, bisa jadi karena turunnya kebutuhan listrik, overstock, atau faktor penyebab lain dari sisi utilitas di Vietnam.
Tren harga batu bara ini juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang kurang mendukung serta ketidakpastian permintaan industri hilir seperti pabrik kokas dan sektor baja.