Putri Kusuma Wardani siap menghadapi Malaysia Open 2026, tapi tidak menetapkan target tinggi. Putri akan menjalani turnamen berlevel Super 1000 yang merupakan langkah awal untuk kembali mencari ritme sebelum berlari ke kompetisi lain di tahun 2026.
Saat ini, Putri masih mengorbankan waktu istirahat pasca BWF World Tour Finals 2025. Turnamen Malaysia Open akan menjadi peluang bagi Putri untuk kembali memulai latihan dengan intensitas penuh. Fokus utamanya saat ini adalah mengembalikan kondisi fisik serta sentuhan permainan yang sempat terhenti selama masa jeda.
Putri mengaku baru kembali menjalani latihan setelah mendapat waktu istirahat pasca BWF World Tour Finals 2025. Ia menyatakan bahwa pelatih memberi libur beberapa hari dan alhamdulillah sekarang sudah kembali fresh. Putri juga menjelaskan bahwa persiapan menuju Malaysia Open dilakukan sekitar 10 hari. Pada tahap awal, porsi latihan lebih difokuskan pada penguatan fisik sebelum kemudian beralih ke aspek teknik.
Putri tidak menetapkan target berlebihan di turnamen pembuka ini. Ia menilai turnamen pembuka ini lebih sebagai sarana untuk mengukur kesiapan sebelum menghadapi kalender kompetisi yang padat sepanjang tahun. "Cukup deg-degan karena memulai lagi dari awal. Tapi ini turnamen pembuka, saya ingin bisa bermain enak," kata Putri.
Malaysia Open dikenal sebagai salah satu turnamen dengan tingkat persaingan yang sangat ketat di awal musim. Bagi Putri, ajang ini menjadi langkah awal untuk kembali menemukan ritme permainan sebelum menghadapi rangkaian turnamen berikutnya.
Saat ini, Putri masih mengorbankan waktu istirahat pasca BWF World Tour Finals 2025. Turnamen Malaysia Open akan menjadi peluang bagi Putri untuk kembali memulai latihan dengan intensitas penuh. Fokus utamanya saat ini adalah mengembalikan kondisi fisik serta sentuhan permainan yang sempat terhenti selama masa jeda.
Putri mengaku baru kembali menjalani latihan setelah mendapat waktu istirahat pasca BWF World Tour Finals 2025. Ia menyatakan bahwa pelatih memberi libur beberapa hari dan alhamdulillah sekarang sudah kembali fresh. Putri juga menjelaskan bahwa persiapan menuju Malaysia Open dilakukan sekitar 10 hari. Pada tahap awal, porsi latihan lebih difokuskan pada penguatan fisik sebelum kemudian beralih ke aspek teknik.
Putri tidak menetapkan target berlebihan di turnamen pembuka ini. Ia menilai turnamen pembuka ini lebih sebagai sarana untuk mengukur kesiapan sebelum menghadapi kalender kompetisi yang padat sepanjang tahun. "Cukup deg-degan karena memulai lagi dari awal. Tapi ini turnamen pembuka, saya ingin bisa bermain enak," kata Putri.
Malaysia Open dikenal sebagai salah satu turnamen dengan tingkat persaingan yang sangat ketat di awal musim. Bagi Putri, ajang ini menjadi langkah awal untuk kembali menemukan ritme permainan sebelum menghadapi rangkaian turnamen berikutnya.