Tabungan Orang Kaya Melonjak 22,76% sepanjang 2025

Pertumbuhan tabungan masyarakat yang bernilai besar di perbankan mencatat peningkatan sebesar 22,76 persen di satu tahun terakhir. Menurut data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pertumbuhan ini diduga dipengaruhi oleh penempatan dana pemerintah yang berupa Saldo Anggaran Lebih (SAL).

Pertumbuhan tabungan tersebut sangat kontras dengan pertumbuhan tabungan kalangan menengah ke bawah. Tabungan di bawah Rp100 juta hanya tumbuh sebesar 3,43 persen. Meski demikian, penurunan angka unbanked (orang yang belum memiliki rekening bank) tetap terus berlanjut. Data menunjukkan penurunan dari 23,5 juta orang pada 2023 menjadi 18,2 juta di 2024 dan turun lagi menjadi 15,3 juta orang pada 2025.
 
Maksudnya siapa yang bilang tabungan masyarakat itu makin laris? Sementara yang kurang uang, kayak aja tidak bisa ngerasa perbedaannya sama sama aja 🤑 Mungkin kalo ditambah SAL lagi, itu juga bakal membuat rakyat lebih banyak yang suka ngerjakin dana di bank. Tapi masih banyak orang yang belum punya rekening, siapa yang mau bikin mereka ngerasa kehilangan privasi lagi? 💼
 
Saya masih ngak paham apa arti dari peningkatan tabungan masyarakat itu sih... kalau bank suka dibawa uang oleh banyak orang, itu artinya semua orang kehilangan kesabaran untuk menabung sendiri, kan? 🤔 Maka dari itu peningkatan tabungan yang besar ini bisa saja hanya karena banyak orang jadi kurang berani menabung sendiri, bukan karenanya mereka benar-benar punya uang. Dan apa dengan penurunan angka unbanked itu, kalau kita lama-lama tidak berubah, itu artinya kita masih akan terus masuk ke dalam cicnu peminjaman pinjaman yang bikin bawel...
 
Pertumbuhan tabungan masyarakat yang bertebaran di perbankan Indonesia ternyata masih cukup beragam, ya? Sementara itu, ada saja kelompok yang tidak bisa ikut main di game ini 🤔. Pertumbuhan tabungan kalangan menengah ke bawah ternyata sangat rendah dan jarang terjadi perubahan, tapi penurunan angka unbanked tetap berlanjut, itu lumayan baik kan? Sayangnya masih banyak orang Indonesia yang belum punya rekening bank 🤑. Mungkin jika pemerintah bisa memperluas akses ke layanan perbankan, maka angka unbanked nanti bisa turun lagi 📈.
 
Aku rasa ini kayak perubahan besar dalam ekonomi kita, tapi aku masih ragu apakah itu benar-benar baik atau tidak 🤔. Pertumbuhan tabungan masyarakat yang cepat ini bisa bikin aku bersemangat, tapi juga bikin aku khawatir bagaimana kalau dana SAL tidak cukup untuk semua orang? 🤑

Aku lihat ada kontras besar antara mereka yang kaya dan mereka yang kurang kaya. Kalau dulu kita punya banyak orang yang belum memiliki rekening bank, sekarang sudah sedikit-sedikit turun, tapi masih ada yang tidak memiliki akses ke perbankan. Aku rasa ini perlu diawasi lebih dekat, jadi semua orang bisa menikmati manfaat dari pertumbuhan ekonomi kita 🤝.
 
Sudah waktunya kita refleksikan tentang apa yang sedang terjadi di perbankan Indonesia 🤔. Pertumbuhan tabungan masyarakat yang besar itu pasti tidak hanya karena pemerintah memberikan SAL, tapi juga karena masyarakat mulai menyadari pentingnya memiliki rekening bank untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi apa sih dengan tabungan kalangan menengah ke bawah? Mereka tetap saja kesulitan untuk mempertahankan uang di rekening bank. Saya pikir perlu ada inisiatif dari pemerintah dan lembaga keuangan untuk membantu masyarakat tersebut, seperti program pendidikan keuangan yang lebih baik atau bantuan lainnya untuk membantu mereka mengelola tabungan dengan baik 💡.
 
Wah cuman 22,76 persen aja pertumbuhan tabungan masyarakat? Sebenarnya gampangnya sih buat bank-bank menabung dana orang-orang, tapi apa lagi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ini? Mungkin perlu ada inovasi atau strategi baru di bidang keuangan yang bisa membuat banyak orang merasa nyaman untuk tabungan dana mereka. Sementara itulah penurunan angka unbanked yang makin lama makin menumpuk... itu bikin aku kurang percaya, sih.
 
Kalau mau tahu sapa sih yang serius menyimpan dana? Gak sih kamu teman-temanku yang suka main game online bareng sama temen-temen di sekolah 🤔. Nah, sepertinya mereka yang punya uang untuk menyimpan di bank lebih banyak dari mereka yang gak pernah punya rekening 🤑. Tapi apa sih masalahnya kalau aja kita tidak punya uang? Gak masuk akal ya kan, kita harus menyimpan dana untuk ke depannya 🤓. Sepertinya pemerintah juga sedang berusaha mengajarkan kita tentang pentingnya menyimpan dana dengan cara memberikan SAL 👍. Tapi apa sih yang bisa kita lakukan jika kita tidak tahu bagaimana caranya? Kita harus belajar dari internet aja 📚!
 
gampang banget aja sih, masyarakat Indonesia tetap konservatif dalam menabung deh 🤑. 22,76 persen itu lumayan banget, tapi tabungan di bawah Rp100 juta hanya tumbuh sebesar 3,43 persen? kayaknya masih ada banyak orang yang belum pernah berbanking ya... dan penurunan unbanked selalu turun juga kayak apa lagi bisa kena eheh. pertumbuhan ini pasti dipengaruhi oleh SAL, tapi siapa tahu kalau ada cara lain untuk mendorong tabungan masyarakat, ayo dicoba aja! 😊
 
Maksudnya kalau tabungan masyarakat itu gak ada masalah, tapi bagaimana cara mereka ngelola uangannya? Mereka cuma simpan di bank aja, jadi apa keuntungannya? Hmm... mungkin perlu buat perencanaan keuangan yang lebih baik ya, misalnya membuat anggaran untuk setiap bulan atau tahun. Jika bisa, aku suka bikin app sendiri untuk membantu orang-orang mengelola uang, jadi tidak cuma terpaku di bank aja 😊
 
Gue pikir ini kabar baik banget! Tabungan masyarakat yang besar itu artinya masyarakat kita bisa terus berinvestasi dengan aman. Tapi, gue curiga apakah aksi pemerintah dalam menempatkan SAL benar-benar membantu atau tidak. Gue pikir ada hal lain yang perlu dicoba agar tabungan rakyat bisa semakin meningkat, misalnya ketersediaan jasa keuangan yang lebih baik dan biaya yang lebih murah.
 
Tapi kenapa sih tabungan masyarakat yang banyak berada di bawah Rp100 juta tetap saja tumbuh lebih cepat dari tabungan di atas Rp100 juta? Apakah itu karena mereka sudah tidak fokus lagi pada keuangan atau apa? Saya penasaran. Saya pikir ada kerugian lain dari tabungan di atas Rp100 juta yang belum terungkap, seperti biaya administrasi yang lebih tinggi dan kurangnya akses ke fasilitas perbankan. Saya rasa perlu kita pelajari lebih lanjut tentang tabungan masyarakat di Indonesia ini.
 
Buatlah aja kalau pemerintah bisa nendang pengetosan ini dengan program yang benar-benar bermanfaat buat rakyat, seperti program keselamatan sosial atau program pendidikan yang kompeten! Saya pikir jika rakyat bisa nyaman dan aman, tabungan mereka pasti akan makin serius. Tapi sekarang masih banyak orang yang belum punya rekening bank, itu kalau diitung keuntungan dari pertumbuhan tabungan ini gak terlalu signifikan, ya...
 
Kalau gini, tabungan masyarakat Indonesia banyak banget naik. Tahun terakhir aja peningkatan 22,76 persen itu. Ini bikin senang banget ya 🤩. Tetapi, kalau lihat di bawah Rp100 juta, pertumbuhan hanya sebesar 3,43 persen. Makanya, masih banyak orang Indonesia yang belum memiliki rekening bank, seperti orang unbanked. Lalu, penurunan orang unbanked itu sendiri kembali turun lagi, dari 23,5 juta orang pada 2023 menjadi 18,2 juta di 2024, dan lagi ke 15,3 juta pada 2025. Semua ini cukup menarik perhatian, tapi gue punya pertanyaan, bagaimana caranya kita bisa mendorong semakin banyak orang untuk memiliki rekening bank? 🤔
 
Maksudnya gini, pertumbuhan tabungan masyarakat makin besar, tapi masih ada yang kurang terluka oleh masalah unbanked ya? Sebenarnya penurunan angka ini bisa dianggap sebagai hal positif, karena lebih banyak orang bisa akses ke layanan perbankan. Tapi, apa sih itu masalahnya kalau pertumbuhan tabungan menengah ke bawah masih agak rendah? Maksudnya, jika ada yang kurang akses ke perbankan, apakah mereka malas atau tidak memiliki uang untuk tabungan?
 
Hmm, 22,76 persen itu masih tergolong rendah banget ya, kan? Mau dipikirkan lagi, sih. Pertumbuhan tabungan masyarakat seharusnya lebih tinggi, terutama kalangan menengah ke bawah. Mereka yang paling membutuhkannya untuk menghadapi hidup sehari-hari. Sementara itu, penempatan SAL semangatnya membuat saya penasaran, tapi mungkin juga bikin banyak orang kaget-kaet. Akan tetapi, ini masih jauh dari solusi yang efektif, yah? Kita harus cari cara lain yang lebih baik lagi untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan bagi semua orang, terutama di kalangan masyarakat yang kurang mampu 🤔.
 
kembali
Top