Pertumbuhan tabungan orang kaya di Indonesia melonjak 22,76% sepanjang tahun 2025. Menurut data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), perbankan mencatat pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nilai di atas Rp5 miliar meningkat hingga 22,76 persen secara tahunan.
Sumber menekankan bahwa peningkatan ini diduga dipengaruhi oleh penempatan dana pemerintah, termasuk Saldo Anggaran Lebih (SAL). Mereka percaya bahwa penempatan SAL dalam jumlah yang besar menyebabkan tabungan masyarakat meningkat.
Namun, kontras terjadi dengan kenaikan tabungan kalangan menengah dan bawah. Tabungan di bawah Rp100 juta tumbuh hanya sebesar 3,43 persen (yoy).
Meski demikian, LPS juga mencatat perkembangan positif terkait inklusi keuangan. Jumlah penduduk usia produktif yang belum memiliki rekening bank atau unbanked terus menurun tajam. Data menunjukkan penurunan dari 23,5 juta orang pada 2023 menjadi 18,2 juta di 2024 dan turun lagi menjadi 15,3 juta orang pada 2025.
Meski ini merupakan perkembangan positif, LPS masih menyatakan bahwa jumlah unbanked masih terlalu besar. Oleh karena itu, upaya meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman tentang penjaminan simpanan akan terus digencarkan untuk mengurangi jumlah unbanked.
Sumber menekankan bahwa peningkatan ini diduga dipengaruhi oleh penempatan dana pemerintah, termasuk Saldo Anggaran Lebih (SAL). Mereka percaya bahwa penempatan SAL dalam jumlah yang besar menyebabkan tabungan masyarakat meningkat.
Namun, kontras terjadi dengan kenaikan tabungan kalangan menengah dan bawah. Tabungan di bawah Rp100 juta tumbuh hanya sebesar 3,43 persen (yoy).
Meski demikian, LPS juga mencatat perkembangan positif terkait inklusi keuangan. Jumlah penduduk usia produktif yang belum memiliki rekening bank atau unbanked terus menurun tajam. Data menunjukkan penurunan dari 23,5 juta orang pada 2023 menjadi 18,2 juta di 2024 dan turun lagi menjadi 15,3 juta orang pada 2025.
Meski ini merupakan perkembangan positif, LPS masih menyatakan bahwa jumlah unbanked masih terlalu besar. Oleh karena itu, upaya meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman tentang penjaminan simpanan akan terus digencarkan untuk mengurangi jumlah unbanked.