Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Tangerang untuk Syuting Film Blackpink
Kemarin, di Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Penyebabnya adalah syuting film Extraction: Tygo yang dibintangi Don Lee dan Lalisa Manobal alias Lisa Blackpink.
Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan karena perizinan penggunaan jalan sudah terbitkan oleh pemerintah pusat. Polisi ingin mendukung kelancaran proses produksi film tersebut tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Penyelidikan dilakukan di ruas Jalan K.S Tubun Karawaci mulai dari Jembatan Pintu Air 10 hingga Simpang Tujuh. Di sana, petugas gabungan akan menjaga beberapa titik krusial untuk memastikan kelancaran proses produksi film.
Selain itu, ada penyesuaian jalur yang dilakukan di arah Neglasari menuju Cadas dan sebaliknya. Masyarakat diberi kesempatan melintas normal tanpa pengalihan ke arah yang sama seperti sebelumnya.
Sementara itu, di hari-hari berikutnya (30-31 Januari), ada perubahan lagi pada jalur lalu lintas. Di arah Neglasari menuju Pintu Air 10, kendaraan melaju lurus ke arah Rawa Kucing dan Sintanala.
Untuk masyarakat, polisi memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul karena rekayasa lalu lintas tersebut. Mereka diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas selama proses produksi film berlangsung.
Kemarin, di Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Penyebabnya adalah syuting film Extraction: Tygo yang dibintangi Don Lee dan Lalisa Manobal alias Lisa Blackpink.
Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan karena perizinan penggunaan jalan sudah terbitkan oleh pemerintah pusat. Polisi ingin mendukung kelancaran proses produksi film tersebut tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Penyelidikan dilakukan di ruas Jalan K.S Tubun Karawaci mulai dari Jembatan Pintu Air 10 hingga Simpang Tujuh. Di sana, petugas gabungan akan menjaga beberapa titik krusial untuk memastikan kelancaran proses produksi film.
Selain itu, ada penyesuaian jalur yang dilakukan di arah Neglasari menuju Cadas dan sebaliknya. Masyarakat diberi kesempatan melintas normal tanpa pengalihan ke arah yang sama seperti sebelumnya.
Sementara itu, di hari-hari berikutnya (30-31 Januari), ada perubahan lagi pada jalur lalu lintas. Di arah Neglasari menuju Pintu Air 10, kendaraan melaju lurus ke arah Rawa Kucing dan Sintanala.
Untuk masyarakat, polisi memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul karena rekayasa lalu lintas tersebut. Mereka diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas selama proses produksi film berlangsung.