Pemilu Kepala Daerah dilakukan secara langsung? Banyak warga yang masih menginginkannya. Secara umum, survei Populi Center menunjukkan bahwa mayoritas publik di Indonesia sangat mendukung pemilihan kepala daerah melalui pilkada langsung. Sebanyak 89,6 persen dari responden yang diajak wawancarai untuk melakukan survei tersebut mengatakan bahwa mereka ingin menggunakan pilkada langsung sebagai cara memilih kepala daerah.
Tidak hanya itu, pilkada langsung juga mendapat dukungan dari calon-calon yang berpartisipasi dalam pemilihan. Meski beberapa responden mengatakan bahwa mereka menginginkan pilkada langsung, namun masih memiliki pendapat yang berbeda tentang bagaimana cara memilih kepala daerah secara efektif.
Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona, menyatakan bahwa kepercayaan publik terhadap mekanisme pemilihan kepala daerah sangat dipengaruhi oleh pernyataan dari calon-calon yang berpartisipasi dalam pemilu tersebut. Perubahan dalam struktur partai politik juga dapat meningkatkan kualitas demokrasi.
Namun, dalam konteks ini, reformasi partai politik menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Sebelum pilkada bisa terlaksana secara efektif dan transparan, maka reformasi harus dilakukan.
Tidak hanya itu, pilkada langsung juga mendapat dukungan dari calon-calon yang berpartisipasi dalam pemilihan. Meski beberapa responden mengatakan bahwa mereka menginginkan pilkada langsung, namun masih memiliki pendapat yang berbeda tentang bagaimana cara memilih kepala daerah secara efektif.
Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona, menyatakan bahwa kepercayaan publik terhadap mekanisme pemilihan kepala daerah sangat dipengaruhi oleh pernyataan dari calon-calon yang berpartisipasi dalam pemilu tersebut. Perubahan dalam struktur partai politik juga dapat meningkatkan kualitas demokrasi.
Namun, dalam konteks ini, reformasi partai politik menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Sebelum pilkada bisa terlaksana secara efektif dan transparan, maka reformasi harus dilakukan.