Kasus perdana super flu di DIY, pasien tersebut telah sembuh. Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah menyatakan bahwa virus Influenza A (H3N2) subclade K ini dapat sembuh sendiri tanpa perlu obat, asalkan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Ia mengimbau agar warga di Kota Yogyakarta tidak khawatir dan melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan jika terinfeksi flu dalam rentang dua hingga tiga hari.
Lana menjelaskan bahwa super flu merupakan virus yang sama dengan flu pada umumnya, namun gejala-gejalanya lebih berat. Pasien tersebut mengalami demam tinggi, nyeri otot dan sendi hebat, lemas ekstrem, hingga sakit kepala berat. Ia juga menekankan bahwa super flu dapat menular melalui droplet atau percikan dari udara pernafasan.
Untuk mengantisipasi virus ini, Lana ajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dia meminta agar warga di Kota Yogyakarta tetap waspada dan melakukan pemeriksaan jika terinfeksi flu dalam rentang dua hingga tiga hari.
Lana menjelaskan bahwa super flu merupakan virus yang sama dengan flu pada umumnya, namun gejala-gejalanya lebih berat. Pasien tersebut mengalami demam tinggi, nyeri otot dan sendi hebat, lemas ekstrem, hingga sakit kepala berat. Ia juga menekankan bahwa super flu dapat menular melalui droplet atau percikan dari udara pernafasan.
Untuk mengantisipasi virus ini, Lana ajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dia meminta agar warga di Kota Yogyakarta tetap waspada dan melakukan pemeriksaan jika terinfeksi flu dalam rentang dua hingga tiga hari.