Sugiono: Tak Ada Kritik Kemlu di Pertemuan Prabowo & Eks Menlu

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan para mantan Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri, di antaranya Sugiono, di Istana Kepresidenan. Pertemuan tersebut dilangsungkan untuk membahas keikutseraan Indonesia dalam Board of Peace. Menurut Sugiono, tidak ada kritik terhadap kinerja Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan berlangsung dinamis dengan beragam sudut pandang, namun akhirnya mengerucut pada pemahaman yang sama mengenai arah politik luar negeri Indonesia. Sugiono mengibaratkan perbedaan pandangan itu seperti kubus rubik yang memiliki banyak warna pada setiap sisi tetapi tetap satu kesatuan.

Setelah semuanya melihat dari situasi, dari sudut pandang yang menyeluruh dan komprehensif, akhirnya sama-sama sepakat. Pertemuan tersebut juga melibatkan akademisi politik luar negeri, pengamat hubungan internasional, pegiat diplomasi, praktisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI.

Sugiono menegaskan bahwa berbagai pandangan dan pertimbangan disampaikan peserta untuk memperkuat arah kebijakan yang tengah dirumuskan pemerintah. Menurutnya, tidak ada pro dan kontra dalam pertemuan tersebut, karena perbedaan perspektif bermuara pada kesamaan pandangan terkait arah politik luar negeri Indonesia.

Saya tidak melihat adanya pros dan kontras, tetapi dari satu hal ada perspektif yang berbeda yang dibicarakan dan pada ujungnya melihat segala sesuatu khususnya tentang politik luar negeri ini sebagai satu hal yang sama.
 
Bisa dia? Pertemuan di Istana Kepresidenan gampang terasa cerita aja, kaya kayaknya ada pertengkaran yang nggak ternyata tapi semua orang agak bersetasi hati dan nantinya sama-sama sepakat. Ngomong-ngomong, kalau gini kan sambil ngobrol sama-samanya kita bisa terus nyaman dan tidak salah paham. Bisa dong sih kalau ada pendapat yang jujur tapi dihindari cerita aja.
 
Saya penasaran banget kenapa beliau bisa ngomongin begitu santai kalau di dalam pertemuan itu ada banyak pendapat yang berbeda, tapi akhirnya semua orang nyesuaikan dan sepakat? Saya bayak-bayakan kali ini ngeluhkan hal-hal kecil, tapi saya rasa ada satu hal yaitu kita Indonesia lagi-lagi ketergantungan pada kebijakan luar, kita harus belajar lebih banyak untuk menguasai diri sendiri dulu sebelum terus berlomba-lomba di lapangan internasional 🤔
 
Aku pikir itu bagus banget ya... Pertemuan seperti ini pasti membantu pemahaman kita tentang apa aja yang ingin dikerjakan. Kadang-kadang kita bisa saling berbeda pandangan, tapi kalau kita sengaja mendengar dan memahami satu sama lain, kemudian tidak ada masalah lagi 😊. Aku setuju dengan Sugiono, pertemuan ini jadi sangat dinamis dan membawa banyak ide yang positif... Mungkin bisa dijadikan referensi untuk arah kebijakan kita dalam luar negeri 🤝
 
[Image of a Rubik's Cube with all sides showing different colors, but the inside is still one color]

Memesan kalau gak ada pro dan kontra di pertemuan Sugiono, tapi aku jadi rasanya terkesan sisi lainnya. [GIF of a person scratching their head]
 
Saya rasa ini kalimatnya benar-benar masuk akal, tapi aku rasa ada kebingungan dalam penjelasan Sugiono tentang apa itu Board of Peace. Aku pikir perlu ada klarifikasi lebih lanjut lagi tentang apa itu Board of Peace dan apa yang dimaksud dengan keikutseraan Indonesia di sana... 🤔
 
ini cerita tentang pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Menteri Luar Negeri. aku pikir itu penting karena di masa lalu perlu banyak debat dan konflik dalam kebijakan luas negeri, tapi kalau sekarang bisa jadi sudah lebih baik lagi. aku senang mendengar ada akademisi politik, pengamat internasional, hingga praktisi yang hadir di pertemuan ini. mungkin ini berarti kita mulai menyadari bahwa kita harus melihat hal-hal dari sudut pandang lain juga, bukan hanya satu perspektif saja.
 
Hmm, gak sepaham aku dengar pertemuan itu. Gue rasa ada beberapa sisi yang belum dijabarkan sama sekali. Misalnya, apa kira-kira arah kebijakan luar negeri itu? Apakah benar-benar sama persis seperti yang diusulkan pemerintah? Saya rasa perlu ada klarifikasi lebih lanjut tentang itu. 🤔
 
Hehe, sepertinya Presiden Subianto lagi-lagi membuat pernyataan yang bisa dipikir-pikirkan. Kalau gini ada pertemuan di Istana Kepresidenan, apa lagi ya? Apa yang penting adalah apa yang sudah dibicarakan dan siapa nanti yang harus bertanggung jawab atas hasilnya. Tapi kalau tidak ada pro dan kontra, itu sama sekali tidak realistis. Saya masih ragu-ragu siapa yang akan memastikan kebijakan luar negeri ini benar-benar tepat. 🤔💡
 
Pertemuan Prabowo Subianto dengan mantan Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri itu benar-benar dinamis 💪, tapi saya masih ragu apakah benar-benar semua orang sepakat tentang arah politik luar negeri Indonesia? 🤔 Saya melihat ada beberapa hal yang perlu diperhatikan lagi, seperti bagaimana Indonesia akan menghadapi tantangan di masa depan dan apa yang akan dilakukan untuk meningkatkan kerja sama internasional. Yang penting adalah Indonesia tetap bisa mengekspresikan kepentingannya sendiri dalam dunia diplomatik, tapi juga harus siap menerima kritik dan saran dari komunitas internasional. Mungkin ini perlu dipertimbangkan lebih lanjut agar kebijakan luar negeri kita tidak hanya sekedar berbantah-bantahan 🤝
 
Kaya apa kabar baiknya Indonesia bisa dipersatukan dalam Board of Peace? Saya penasaran, apa kata-kata sugiono benar-benar bisa menyelesaikan keseluruhan perspektif yang berbeda? Jadi aja kalau ada yang bingung, kan dia bilang kubus rubik sama-sama satu kesatuan. Tapi sih gimana caranya nih?
 
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri itu seperti diskusi keluarga, kamu punya pendapat sendiri tapi akhirnya semua setuju. Kalau ada perbedaan pandangan itu sebenarnya tidak apa-apa, karena di akhirnya kamu all sama-sama nyesel tentang arah politik luar negeri Indonesia. Tapi yang penting adalah kita jaga kesepakatan itu agar tidak ada kekecewaan atau konflik dalam pertemuan keluarga yang serius ini 😊.
 
Makasih atas pertemuan di Istana Kepresidenan, tapi gini sih. Kalau kemlu tidak ada kritik terhadap dirinya, apa itu artinya? Artinya kalau orang-orang di dalamnya harus sangat percaya diri dan tidak mau menerima komentar dari luar. Tapi ini juga bisa jadi mereka hanya ingin menunjukkan bahwa mereka sudah siap untuk menghadapi tantangan-tantangan yang akan datang. Nah, tapi saya masih ragu-ragu nih, karena kalau pertemuan ini begitu dinamis dan ada banyak sudut pandang yang berbeda, itu berarti ada banyak konflik interest di balik latar belakangnya.
 
kembali
Top