Kades Panggalih Wahyu Jadi Korban Intimidasi Sendiri, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Menegurnya
Video viral itu menampilkan keluarga kades yang terdiri dari istri, anak, menantu, dan keponakan melakukan intimidasi secara verbal dan fisik kepada Holis Muhlisin, warga desa yang mengunggah video jalan rusak pada bulan Oktober lalu. Video tersebut diterbitkan di media sosial Facebook dan Instagram.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menegur Kades Wahyu dan juga memanggil Holis. Dalam video di Instagram, Dedi menelepon Holis dan Wahyu. Ia menyatakan bahwa jika ada warga yang mengeluh tentang jeleknya pembangunan, harus diterima dengan lapang dada.
Dedi juga menyatakan bahwa ia akan melakukan audit pada dana desa dan memanggil Wahyu. Dia mengatakan "Kang Holis berteriak memanggil tikus, kenapa yang muncul malah keluarga Pak Kades. Kalau begitu, saya audit dana desanya dan saya panggil kepala desanya. Hatur nuhun," ujar KDM.
Kelas Wahyu menjabat sebagai Kades Panggalih sejak tahun 2019 menggantikan kades sebelumnya, Rusmana. Sementara itu, Putri Karlina Wakil Bupati Garut menyatakan bahwa Wahyu akan diperiksa inspektorat.
Video viral itu menampilkan keluarga kades yang terdiri dari istri, anak, menantu, dan keponakan melakukan intimidasi secara verbal dan fisik kepada Holis Muhlisin, warga desa yang mengunggah video jalan rusak pada bulan Oktober lalu. Video tersebut diterbitkan di media sosial Facebook dan Instagram.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menegur Kades Wahyu dan juga memanggil Holis. Dalam video di Instagram, Dedi menelepon Holis dan Wahyu. Ia menyatakan bahwa jika ada warga yang mengeluh tentang jeleknya pembangunan, harus diterima dengan lapang dada.
Dedi juga menyatakan bahwa ia akan melakukan audit pada dana desa dan memanggil Wahyu. Dia mengatakan "Kang Holis berteriak memanggil tikus, kenapa yang muncul malah keluarga Pak Kades. Kalau begitu, saya audit dana desanya dan saya panggil kepala desanya. Hatur nuhun," ujar KDM.
Kelas Wahyu menjabat sebagai Kades Panggalih sejak tahun 2019 menggantikan kades sebelumnya, Rusmana. Sementara itu, Putri Karlina Wakil Bupati Garut menyatakan bahwa Wahyu akan diperiksa inspektorat.