Kalabur, Rano Karno Minta Orang Tua Siswa SDN 01 Kalibaru Bersiap Untuk Pembelajaran Daring Usai Kecelakaan Mobil Menabrak Siswa
Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta orang tua siswa SDN 01 Kalabur untuk bersiap-bersiap dengan lebih serius dalam menghadapi pembelajaran daring usai kecelakaan mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak siswa. Dalam peristiwa itu, sebanyak 21 orang menjadi korban, termasuk satu guru dan beberapa murid.
"Besok kita akan melaksanakan pembelajaran daring dengan mata pelajaran yang telah direncanakan sebelumnya," kata Rano saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (11/12).
Selain itu, Rano juga mengatakan bahwa trauma healing untuk guru-guru sekolah tersebut juga akan dilakukan. "Kita akan melakukan trauma healing bagi guru-guru sekolah itu agar mereka dapat pulih dengan baik," katanya.
Pembelajaran daring ini merupakan langkah untuk memulihkan kehidupan normal di sekolah setelah kecelakaan itu terjadi. Dengan demikian, Rano berharap bahwa siswa-siswa sekolah itu dapat kembali normal dan tidak mengalami dampak psikologis yang parah.
Sementara itu, satu guru yang menjadi korban kecelakaan tersebut saat ini sedang dirawat di RSUD Koja. "Satu guru, kakinya patah. Insyaallah tadi kita juga sudah ketemu, beliau sadar segala macam, dan insyaallah segera akan operasi," kata Rano.
Pembelajaran daring akan melibatkan beberapa mata pelajaran yang telah direncanakan sebelumnya. "Kita akan melaksanakan pembelajaran daring dengan mata pelajaran yang telah direncanakan sebelumnya, seperti matematika, bahasa Indonesia dan lain-lain," katanya.
Rano juga berharap bahwa orang tua siswa-siswa sekolah itu dapat memahami pentingnya melaksanakan pembelajaran daring untuk memulihkan kehidupan normal di sekolah. "Kita harap orang tua dapat mendukung kita dalam melaksanakan pembelajaran daring ini," katanya.
Dengan demikian, Rano berharap bahwa siswa-siswa SDN 01 Kalabur dapat kembali normal dan tidak mengalami dampak psikologis yang parah.
Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta orang tua siswa SDN 01 Kalabur untuk bersiap-bersiap dengan lebih serius dalam menghadapi pembelajaran daring usai kecelakaan mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak siswa. Dalam peristiwa itu, sebanyak 21 orang menjadi korban, termasuk satu guru dan beberapa murid.
"Besok kita akan melaksanakan pembelajaran daring dengan mata pelajaran yang telah direncanakan sebelumnya," kata Rano saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (11/12).
Selain itu, Rano juga mengatakan bahwa trauma healing untuk guru-guru sekolah tersebut juga akan dilakukan. "Kita akan melakukan trauma healing bagi guru-guru sekolah itu agar mereka dapat pulih dengan baik," katanya.
Pembelajaran daring ini merupakan langkah untuk memulihkan kehidupan normal di sekolah setelah kecelakaan itu terjadi. Dengan demikian, Rano berharap bahwa siswa-siswa sekolah itu dapat kembali normal dan tidak mengalami dampak psikologis yang parah.
Sementara itu, satu guru yang menjadi korban kecelakaan tersebut saat ini sedang dirawat di RSUD Koja. "Satu guru, kakinya patah. Insyaallah tadi kita juga sudah ketemu, beliau sadar segala macam, dan insyaallah segera akan operasi," kata Rano.
Pembelajaran daring akan melibatkan beberapa mata pelajaran yang telah direncanakan sebelumnya. "Kita akan melaksanakan pembelajaran daring dengan mata pelajaran yang telah direncanakan sebelumnya, seperti matematika, bahasa Indonesia dan lain-lain," katanya.
Rano juga berharap bahwa orang tua siswa-siswa sekolah itu dapat memahami pentingnya melaksanakan pembelajaran daring untuk memulihkan kehidupan normal di sekolah. "Kita harap orang tua dapat mendukung kita dalam melaksanakan pembelajaran daring ini," katanya.
Dengan demikian, Rano berharap bahwa siswa-siswa SDN 01 Kalabur dapat kembali normal dan tidak mengalami dampak psikologis yang parah.