Tiga menit berlalu sejak peluru nyasar menghantam siswa MTsN 1 Lumajang, tapi korban masih belum pulih sepenuhnya. Siswa asal Desa Lempeni, Kabupaten Lumajang itu kini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto.
Pada pukul 10.00 WIB, saat jam istirahat sekolah, peluru nyasar melontarkan peluru yang mengenai korban di bagian paha kiri, sehingga korban harus dioperasi untuk mengeluarkan proyektil tersebut. Selama ini, Polres Lumajang masih mencari asalnya peluru dan jenis senjata yang digunakan.
Menurut Kapolsek Lumajang Iptu Edy Kuswanto saat ditanyakan, kejadian itu terjadi ketika tiga teman korban sedang berada di koridor gedung lantai dua asrama sekolah. Saat itulah mereka mendengar suara letusan seperti senapan dari arah yang belum diketahui asalnya, sehingga korban merasakan sakit hebat di bagian paha kiri dan mengeluarkan darah.
Pihak madrasah yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pada pukul 10.00 WIB, saat jam istirahat sekolah, peluru nyasar melontarkan peluru yang mengenai korban di bagian paha kiri, sehingga korban harus dioperasi untuk mengeluarkan proyektil tersebut. Selama ini, Polres Lumajang masih mencari asalnya peluru dan jenis senjata yang digunakan.
Menurut Kapolsek Lumajang Iptu Edy Kuswanto saat ditanyakan, kejadian itu terjadi ketika tiga teman korban sedang berada di koridor gedung lantai dua asrama sekolah. Saat itulah mereka mendengar suara letusan seperti senapan dari arah yang belum diketahui asalnya, sehingga korban merasakan sakit hebat di bagian paha kiri dan mengeluarkan darah.
Pihak madrasah yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.