Sindikat Love Scamming Jaringan Internasional di Sleman Raup Rp30 M

Pemeriksaan Langkah Penanganan Sindikat Love Scamming yang Berpotensi Mencuri Rp30 Miliar di Sleman

Sekitar 64 orang dari tempat gerebekan di Jalan Gito Gati, Sleman, DIY, diperiksa oleh polisi setelah mereka ditangkap dalam kasus sindikat love scamming yang digerebek. Dalam operasi tersebut juga sekitar 200 karyawan perusahaan penyedia tenaga kerja PT Altair Trans Service diidentifikasi.

Menurut Kapolresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, kasus sindikat ini terungkap melalui patroli siber dan berhasil menyita berbagai alat seperti kamera pengawas, router WiFi, dan handphone dengan isinya. Dalam kasus ini, mereka menemukan 50 unit laptop yang menyimpan foto dan video pornografi.

PT Altair Trans Service adalah perusahaan penyedia tenaga kerja di Indonesia yang bekerja sama dengan aplikasi WOW dari China untuk melakukan penipuan online melalui mekanisme pembelian koin atau top-up untuk mengirimkan hadiah. Dalam kasus ini, mereka berhasil mengumpulkan keuntungan sebesar Rp30 miliar per bulan.

Menurut Kompol Riski Adrian, pengguna aplikasi WOW di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia akan mendapatkan berbagai 'hadiah' jika menyelesaikan transaksi. Namun, untuk mengakses foto dan video tersebut, mereka harus melakukan pembayaran yang lebih besar lagi.

Para pegawai perusahaan ini dibayar Rp2,4 juta hingga Rp3,5 juta per bulannya plus bonus berkisar Rp1-5 juta, sedangkan pemilik perusahaan diharapkan menerima pendapatan sebesar Rp750 ribu dari setiap karyawan.

Sementara itu, polisi menetapkan total enam orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah pemilik atau CEO PT Altair Trans Service, HRD, project manager, team leader, dan dua orang lainnya yang masih diperiksa.
 
Kasus sindikat love scamming ini kayaknya sangat parah banget 🤯! Pemilik perusahaan itu kayaknya cuma nemenin orang-orang untuk mengirim koin, kemudian kasih foto dan video pornografi yang sih nggak masuk akal sih. Berapa gede kalau mereka bisa mengumpulkan uang sebesar Rp30 miliar per bulan dari itu! 🤑 Saya rasa ini kayaknya harus ada batasan lebih ketat untuk kasus seperti ini, agar orang-orang tidak terjebak dalam kasus seperti ini lagi.
 
Mungkin ya, tapi aku paham kalau di balik sindikat ini, ada banyak keuntungan, kan? Aku tahu bahwa kasus ini sangatlah mencurigakan, tapi apa jadi jika itu semua adalah cerita? Kita juga tidak tahu apa yang terjadi dengan uang Rp30 miliar tersebut... Mungkin kita harus melihat dari perspektif lain, yah? Kalau kita asumsi, PT Altair Trans Service itu benar-benar melakukan penipuan, tapi bagaimana kalau mereka hanya mencoba untuk mendapatkan uang dari orang-orang yang lebih miskin? Aku rasa ini semua seperti mainan, kan? Polisi pasti tidak bisa menghukum semuanya dalam satu kali ngerjain...
 
Wahhhh, kasus sindikat love scamming di Sleman ngerasa makin gila banget! Seperti kaya-kaya suka bermain main dengan korban, bukan? 😂
Aku rasa pengguna aplikasi WOW di luar negeri tidak perlu diamanatkan untuk mengirimkan foto dan video pornografi, deh. Kalau di Indonesia, aku juga butuh waktu untuk menonton siaran TV dan nonton film bioskop, kan? 📺
Aku penasaran, bagaimana mereka bisa membuat perusahaan seperti itu yang bisa mencuri uang Rp30 miliar per bulan? Sepertinya ada kesalahpahaman tentang apa yang benar dan salah di Indonesia. Aku rasa kita harus lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak jadi korban kasus-kasus seperti ini. 🤔
Aku juga penasaran, bagaimana mereka bisa membuat karyawan perusahaan tersebut dibayar Rp2-3 juta per bulan? Sepertinya ada kesalahpahaman tentang apa yang benar dan salah di Indonesia. Aku rasa kita harus lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak jadi korban kasus-kasus seperti ini. 🤔
Aku rasa kita harus berhati-hati ketika menggunakan aplikasi online dan tidak terlalu cepat menyerah untuk memenangkan hadiah, kan? Mari kita jaga diri sendiri dari kasus-kasus seperti ini. 😊
 
Makasih ya polisi udah menemukan siapa-siapa yang terlibat dalam kasus love scamming ini 🙏. Tapi, apa yang membuatku bingung yaitu bagaimana mereka bisa memanfaatkan banyak orang dan mencuri sebesar Rp30 miliar! 🤑 Udah bukannya mereka hanya memberikan hadiah yang palsu? Apa keuntungan dari itu sih?

Dan aku rasa salah satu yang paling mengesalkan adalah para karyawan perusahaan ini, mereka dibayar sampai Rp3,5 juta per bulan plus bonus! 🤑 Tapi apa yang mereka lakukan sebenarnya? Mereka hanya jalan-jalan dan buat keuntungan dari orang lain. Itu tidak adil banget! 😠
 
Kasus sindikat love scamming di Sleman ini ngerasa nggak jelas lho... siapa sih kalau mereka udah ngecewakan 64 orang pekerja perusahaan dengan janji uang besar, tapi ternyata hanya menerima Rp2,4-3,5 juta per bulan? dan bonus Rp1-5 juta? sih kalau itu udah nggak kalah dengan pekerja lainnya yang hanya menerima gaji biasa aja? polisi juga ngerasa nggak cukup karena ternyata masih ada enam orang tersangka, tapi siapa sih kalau mereka nanti udah berjanji kepada publik bahwa kasus ini udah selesai dan tidak akan terjadi lagi...
 
aku rasa penipuan seperti ini sangat mekar di Indonesia banget! aku punya teman yang jadi korban salah satu kasus like ini, dia terkejut banget ketika teman-temannya mulai mengirimkan pesan yang gak jelas dan meminta uang. kemudian akhirnya dia menyadari bahwa itu penipuan dari perusahaan penyedia tenaga kerja.

aku pikir ini karena kesalahan kita sendiri, kita harus lebih waspada ketika ada seseorang yang meminta uang tanpa alasan jelas. dan juga perlu diwaspadai oleh pihak kepolisian agar tidak ada orang yang terkena dampak dari penipuan seperti ini.
 
aku bilang sih, kalau aplikasi apa aja bisa bikin uang Rp30 miliar per bulan? itu bukan mainan lagi, kan? tapi aku pikir ini sama saja dengan kasus 1883 tahun lalu, tapi gampangnya mereka coba ngasih hadiah foto video pornografi, kayak gitu. tapi kalau kamu jujur, aku rasa ini masalahnya banyak sekali, mulai dari pengguna yang terjebak hingga para karyawan yang tidak tahu mereka dipekerjakan untuk apa itu. aku harap pihaknya bisa menyelesaikan kasus ini cepat aja dan memberi keuntungan kepada korban yang benar-benar perlu. 🤔💻
 
mana kebenaran sih, mereka bisa jadi punya 30 miliar rupiah dari kita Indonesia? padahal mereka hanya bermain-main dengan foto pornografi aja, tapi rasanya gampang banget untuk mereka. apakah mereka juga memiliki banyak korban yang tidak bisa kembali uangnya? kemudian bagaimana kalau korban tersebut tidak punya lama waktu untuk mengembalikan uang? perlu diawasi lebih ketat ya
 
itu kalau aja mereka bilang mereka baru-baru ini menemukan kasus love scamming yang begitu besar-besian... 30 miliar rupiah? itu kayak bisa! tapi apa benar? kenapa tidak ada bukti lagi, apa buktinya dari mana?

saya curiga kalau polisi ini gak bisa jelasin bagaimana mereka menemukan kasus ini. apa patroli siber mereka yang bisa menangkap semua data seperti itu? dan mengapa 64 orang di capture secara bersamaan? kayaknya ada sesuatu yang tidak jelas.

dan yang paling penting, kenapa gak ada penjelasan tentang bagaimana pekerja di Altair Trans Service ini tidak bisa melarikan diri atau cari bantuan dari teman-teman? itulah yang terjadi ketika seseorang menemukan dia dalam situasi seperti itu.
 
Aku pikir kalau mereka bikin sistem seperti itu, siapa tau punya uang banyak kayaknya suka ngobrol ngomong dengan orang asing online, kaya nggak perlu ribet banget bikin temen-temennya kece. Tapi aku penasaran bagaimana kalau semua orang yang menggunakan aplikasi ini itu, kayaknya semua dipecat aja karena terlibat kasus ini. Dan siapa tau mereka bisa kembali lagi dengan uang yang sama tapi tanpa ada korban, itu juga tidak enak banget.
 
Kasus sindikat love scamming ini benar-benar membuat saya bingung sih... bagaimana kalau kita nggak sengaja jatuh ke trap seperti itu? mereka yang bekerja di PT Altair Trans Service, gini aja penghasilan Rp2-3 juta per bulannya. tapi siapa tahu, ini semua hanya skema yang dirancang untuk mencuri uang dari orang-orang yang lemah online. apa lagi jika kita tidak sengaja terjebak dalam mekanisme seperti itu. pihak polisi pasti harus hati-hati dalam operasi mereka, jangan biarkan korban lebih banyak lagi...
 
Paham kan kalau perusahaan itu menggunakan aplikasi dari luar negeri seperti China untuk melakukan penipuan? Tapi apa benar bahwa mereka bisa mengumpulkan Rp30 miliar per bulan? Sumbernya dimana? Apa benar bahwa pekerjaannya dibayar sebesar Rp2,4 juta hingga Rp3,5 juta plus bonus? Kalau kenyataannya mereka hanya bekerja sama dengan aplikasi WOW itu, maka bagaimana caranya mereka bisa mengumpulkan uang sebanyak itu? Dan siapa yang memimpin perusahaan ini?
 
kembali
Top